
Daratan Barat
Xiao Chen dan Jie Yan bersiap-siap untuk bertempur melawan dua Pangeran Iblis yang berencana untuk merebut Cermin Tembaga.
“Sangat kuat!” Jie Yan berkata dengan nada sedikit muram ketika merasakan 12 belas aura besar dan dua diantaranya selevel dengan kakeknya. Walaupun ia pernah mengalahkan seseorang sekuat itu yaitu Han Qin, ia tidak yakin menghadapi para iblis karena terakhir kalinya, ia pun tampak beruntung menang melawan Han Qin.
Zhep!
Dua belas iblis yang di pimpin oleh dua Pangeran Iblis muncul di udara, menatap ke arah Xiao Chen dan Jie Yan.
“Dialah orangnya?” Batin dua Pangeran Iblis ketika menatap ke arah Xiao Chen dengan tatapan serius. Hanya dengan berhadapan di jarak hampir 20 meter, keduanya paham betapa mengerikannya Xiao Chen.
Tetapi untuk Pangeran Iblis yang terkuat di bawah Jin Gu, yakin mengalahkan Xiao Chen jika dibantu oleh semua Jendral Iblis yang datang bersama mereka.
“Manusia, serahkan Cermin Tembaga atau mati!” Pangeran Iblis yang bernama Bi Luo berkata dengan nada dingin serta kepercayaan diri yang sangat besar kepada Xiao Chen.
Xiao Chen mengangkat pedang besar di tangan kanannya lalu menunjuk ke arah para iblis sambil berkata, “Jika kau ingin merebutnya, pertaruhkan nyawamu untuk mengambilnya!”
Para iblis memasang wajah muram ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Chen.
Untuk Xiao Chen, ia tau bahwa jika ia melawan semua iblis sendirian, ia pasti akan kalah. Tetapi saat ini, ada Jie Yan dan Xia Yue'er yang bersamanya. Ia melihat bahwa Jie Yan mampu bertahan melawan seseorang sekuat Pangeran Iblis. Dan jika dia bergabung dengan Xia Yue'er melalui teknik Fusi, ia yakin Jie Yan dan Xia Yue'er pasti bisa mengalahkan satu Pangeran Iblis. Untuk dirinya sendiri, ia yakin dapat menahan ataupun mungkin menang melawan satu Pangeran Iblis yang bergandengan tangan dengan sepuluh Jendral Iblis.
Walaupun mungkin dirinya akan terlihat, Xiao Chen harus melakukannya karena tidak ingin Cermin Tembaga jatuh ke tangan para Iblis.
“Jika kau ingin mati, maka aku akan mengabulkannya!” Bi Luo berkata dengan nada dingin saat ia memberi isyarat untuk menyerang.
Ketika para Iblis bergerak, Jie Yan juga bergerak lalu muncul tepat di depan Pangeran Iblis yang bernama Nie Fang.
Ketika lima Jenderal Iblis ingin membantu Nie Fang, Xiao Chen menghilang seketika dan menyerang kelima Jendral Iblis dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Bam! Bam! Bam!
__ADS_1
Kelimanya langsung di pukul mundur oleh Xiao Chen yang bahkan membuat Bi Luo memasang ekspresi yang lebih serius dari pada sebelumnya karena ia hampir tidak dapat melihat kecepatan Xiao Chen dengan matanya. Dan tentu itu dikarenakan Xiao Chen langsung menggunakan kecepatan tertingginya untuk memukul mundur lima Jendral Iblis.
“Kalian semua Jendral Iblis dan untukmu..” Xiao Chen menunjuk ke arah Bi Luo lalu melanjutkan, “Lawan kalian adalah aku!”
Bi Luo dan sepuluh Jendral Iblis memasang wajah yang sangat jelek saat ini ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Chen. Tetapi ia tidak menyangkal bahwa Xiao Chen pasti mampu melawan mereka semua sendiri.
“Lawanmu adalah aku!” ucap Jie Yan saat menatap ke arah Nie Fang dengan nada dingin. Ia mencengkeram erat pedang di tangannya saat auranya perlahan melambung tinggi.
Untuk kelima Jendral Iblis di bawah Nie Fang, mereka mengerti bahwa tidak mungkin membantu Nie Fang sehingga mereka langsung bergegas mengepung Xiao Chen bersama dengan lima Jenderal Iblis lainnya dan Bi Luo.
“Kau ingin melawanku seorang diri?” Nie Fang menaikkan sedikit alisnya karena merasa bahwa Jie Yan terlalu menanggap dirinya tinggi dengan tingkat kultivasi Alam Sage tahap kedelapan mencoba menghadapi seorang Pangeran Iblis. Bahkan ia berpikir bahwa salah satu Jendral Iblis dibawah kekuasaannya akan dapat mencubit Jie Yan hingga tewas.
Tatapan Nie Fang tertuju pada Xia Yue'er yang berada di pundak Jie Yan dan melanjutkan kata-katanya, “Apakah karena kau bersama dengan Roh Peri ini sehingga kau memiliki keyakinan melawanku?”
Setelah bertanya, Nie Fang langsung menghilang lalu muncul tepat di hadapan Jie Yan lalu mengayunkan tangannya membentuk cakar.
“Sangat cepat!” Batin Jie Yan saat ia langsung mengangkat pedangnya ke arah atas. Jika ia tidak memiliki Mata Dewa, bisa dipastikan bahwa ia tidak akan dapat mengikuti pergerakan Ni Fang.
Trang!
Percikan petir terlihat saat Nie Fang menekan pedang Jie Yan. Ia sedikit terkejut bahwa Jie Yan masih mampu bereaksi. “Tampaknya kau memiliki sedikit kemampuan bocah.”
Tatapan Nie Fang tertuju pada mata Jie Yan yang memancarkan qi secara samar. Menurutnya, Jie Yan memiliki cara untuk mempercepat atau membuat pandangan menjadi lebih mudah menangkap kecepatan seseorang.
Di sisi lain, Jie Yan yang menahan tekanan menatap Nie Fang dengan dingin. Ia tau bahwa Iblis dihadapannya memiliki qi Raja, sama seperti dirinya. Untuk Pangeran Iblis tidak memiliki qi Raja, itu pasti lelucon, jadi tidak mengherankan bahwa Nie Fang akan memilikinya.
“Formasi Cahaya, Pedang Cahaya!”
Xia Yue'er mengarahkan telapak tangannya yang mungil ke arah wajah Nie Fang lalu lingkaran formasi tercipta secara langsung.
“Oh? Kecepatan pembuatan lingkaran formasi Roh Peri ini sungguh tidak terduga!” Batin Nie Fang tetapi itu belum mampu untuk mematahkan keunggulannya dalam segala bidang walaupun Jie Yan dan Xia Yue'er bekerja sama.
__ADS_1
“30% Daya...”
Nie Fang mengarahkan tangan kirinya ke arah lingkaran formasi, telapak tangannya terlihat diselimuti oleh aura samar. Dan ketika lingkaran formasi seperti ditangkap, itu langsung diremas oleh Nie Fang hingga hancur.
Prang!
Jie Yan dan Xia Yue'er melebarkan mata mereka karena tidak menyangka bahwa Nie Fang akan menghancurkan lingkaran formasi, untuk melakukan hal seperti itu, dibutuhkan kekuatan yang sangat mengerikan.
Sraing!
Jrezzh!
Nie Fang menekan cakar kanannya lalu langsung membuat Jie Yan terhempas. Jejak cakar terlihat jelas di tubuhnya dan itu meneteskan darah.
Jie Yan pun menyetabilkan tubuhnya di udara dan menatap ke arah Nie Fang dengan tatapan serius karena tidak mengerti sama sekali seperti apa sebenarnya kekuatan Nie Fang.
“Inging melawan tuan hanya dengan kekuatan seperti itu?”
“Manusia tidak tau diri! Beberapa putaran lagi dia pasti akan hancur menjadi daging cincang!”
Beberapa Jendral Iblis di bawah Nie Fang mencemooh Jie Yan yang berani menghadapi Pangeran Iblis seorang diri. Bahkan untuk mereka berlima, mereka tidak akan mampu melawan Nie Fang walaupun tingkat kultivasi mereka setara.
Xiao Chen di sisi lain hanya melirik sekilas lalu menatap ke arah Bi Luo yang perlahan melayang dihadapannya bersama dengan sepuluh Jendral Iblis.
“Manusia itu cukup kuat untuk tingkat kultivasi seperti itu. Selain dari itu, dia dapat menahan sedikit qi Raja yang dibocorkan oleh Nie Fang yang artinya dia adalah pengguna qi Raja hanya dengan responnya.” ucap Bi Luo melirik sekilas ke arah Jie Yan lalu menatap kembali ke arah Xiao Chen.
“Tampaknya kau memiliki hubungan khusus dengan bocah itu. Aku tau bahwa kau adalah eksistensi teratas dan tertua di Benua Saint. Tetapi aku tidak pernah mendengar ceritamu. Bagaimana jika seperti ini? Jika kau memberikan Cermin Tembaga, aku akan membiarkan kalian berdua pergi.” ucap Bi Luo mencoba tawar menawar. Tentu ia memikirkan bahwa akan sangat disayangkan lima Jendral Iblis tertinggi di bawah dua Pangeran Iblis akan jatuh di tangan Xiao Chen.
Walaupun Xiao Chen lebih kuat darinya, Bi Luo memiliki keyakinan akan kekuatannya sendiri, dan dengan mengorbankan Jendral Iblis, ia pasti meraih kemenangan.
“Aku sudah mengatakan bahwa jika kau menginginkannya, maka kau harus mempertaruhkan nyawamu untuk merebutnya!” Balas Xiao Chen saat rambutnya melayang-layang di udara saat qi-nya meledak. Pedang besar di tangan kanannya memercikkan petir. Walaupun hanya sedikit, penindasan yang berasal darinya sungguh tidak terduga.
__ADS_1
Melihat Xiao Chen, Bi Luo sedikit muram karena apa yang ia duga memang menjadi kenyataan. Cara Xiao Chen menggunakan qi Raja sama seperti para Pangeran Iblis, tetapi satu hal yang diketahui oleh Bi Luo bahwa Belitan Qi Raja yang digunakan oleh Xiao Chen jauh lebih maju dari pada pemahaman para Pangeran Iblis Fana.
Selain dari kekuatan dan aura yang lebih besar, pengendalian qi Raja juga membuat Bi Luo yakin bahwa tidak akan ada di Alam fana ataupun alam fana iblis yang mampu bersaing dengan Xiao Chen dalam pertarungan satu lawan satu.