Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Mantan Tetua Agung Sekte Pedang


__ADS_3

Bintang Tianyu, Makam Pedang Kematian


“Oh? Ternyata siapapun yang mengendalikan semua binatang roh memang tidak biasa sama sekali!” ucap Xiao Ziya dengan sudut bibir melengkung sedikit.


Xia Yue'er yang terbang di udara, hanya melipat kedua tangannya memasang wajah sedikit bersemangat karena tau bahwa musuh yang ada di tempat yang jauh cukup kuat. Walaupun begitu, ia tetap tidak gentar sama sekali karena sudah lama ia tidak bermain dengan musuh yang sangat kuat yang membuat darahnya mendidih.


Untuk Jie Yan, dia hanya diam menatap ke arah kejauhan. Ia juga penasaran siapa sebenarnya yang ada di sana apakah itu binatang roh atau tidak.


Karena, kemampuan supremasi hanya akan didapatkan oleh sesuatu yang luar biasa. Untuk dirinya sendiri, Jie Yan paham bahwa ia memiliki kemampuan supremasi karena warisan dari garis darah yang ia memiliki.


“Jika itu binatang roh...” Batin Jie Yan saat menatap ke arah semua binatang roh yang telah terbunuh di permukaan tanah. Ia merasa sedikit aneh ketika menatap semua binatang roh tersebut, walaupun mereka binatang roh, ada sesuatu yang membuatnya sedikit bingung.


Apa yang Jie Yan rasakan ketika menatap semua binatang roh tersebut adalah ia merasakan sedikit aura manusia yang membuatnya sedikit bingung.


“Apakah ini hanya perasaan ku saja? Atau apakah...” Jie Yan kembali menatap ke arah tempat yang jauh dengan tatapan serius.


“Yue’er, Ziya.. ayo kita pergi untuk melihat siapa sebenarnya yang mengendalikan para binatang roh ini.” ucap Jie Yan. Ia pun mengeluarkan sayapnya lalu terbang ke arah sumber qi Raja sebelumnya meledak.


Untuk Xia Yue'er, dia sangat bersemangat, ia langsung terbang mengikuti Jie Yan dan tidak sabar untuk melawan sosok kuat yang berada di tempat jauh.


Sedangkan Xiao Ziya, ia hanya terbang mengikuti. Ekspresinya saat ini sedikit serius karena merasakan qi Raja sebelumnya. Ia telah hidup sangat lama, jadi ia mengetahui sedikit tentang level setiap qi Raja. Yang ia ketahui, qi Raja sebelumnya telah ditempa dalam waktu yang sangat lama, bukan terbangun sangat kuat seperti milik Jie Yan dan Xiao Chen.


**


Makam Pedang

__ADS_1


Roh Artefak yang berada di Makam Pedang menatap kejadian tersebut dengan tatapan acuh tak acuh. Apa yang ia lihat saat ini adalah sosok mantan anggota Sekte Pedang.


“Cih! Bocah itu semakin keterlaluan. Jika kau terus seperti ini, kau tidak akan pernah bisa keluar dari tempat itu bagaimanapun caranya. Tetapi, aku selalu sedikit kaget ketika melihatmu, kau sangat berani memakan mayat binatang kuno itu agar memperkuat dirimu sendiri karena kekalahanmu dengan Qing Long.”


“Dan saat ini, kau harus melawan bocah yang baru masuk ke dalam sana. Pertarungan ini tampaknya sedikit menarik. Sangat jarang untuk melihat kultivator muda yang mampu melakukan kontrak dengan dua Roh tingkat tinggi. Dan juga, tampaknya kedua roh itu sama sekali tidak terikat dengan hukum Alam Roh, mereka bisa tinggal selamanya di dunia manusia. Menarik...” Kilatan tertentu terlihat di mata Roh Artefak tersebut. Ia semula tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi di Makam Pedang Kematian.


Tetapi ketika melihat Jie Yan, ia sedikit tertarik untuk melihat seperti apa cara Jie Yan melawan mantan anggota Sekte Pedang tersebut.


Kekuatan sosok yang pernah bertarung dengan Qing Long, Master Sekte Pedang tentu saja sangat kuat. Tetapi di Makam Pedang, kekuatan hanya bisa mencapai tingkat Emas Abadi tahap akhir. Jika tidak, kekuatan sosok yang terkunci selama lebih dari 10.000 tahun di dalam sana bisa dikatakan sebagai yang terbaik di Bintang Tianyu.


**


Sosok yang sedang memegang pedang besar di tangannya, menatap dengan ganas ke arah tempat Jie Yan, Xia Yue'er dan Xiao Ziya datang. Amarahnya saat ini telah mencapai ubun-ubun karena semua bawahan yang ia ciptakan telah hancur.


Semula sosok tersebut ingin menggunakan mereka semua ketika keluar dari Makam Pedang Kematian untuk menghancurkan Sekte Pedang. Ia sangat yakin bahwa ketika kekuatannya kembali ke puncaknya ketika keluar, semua bawahannya akan langsung menjadi kuat. Dengan begitu, tidak akan ada kesulitan baginya untuk menghancurkan Sekte Pedang.


Tidak lama kemudian, sosok setinggi lima meter itupun menatap kedatangan Jie Yan, Xia Yue'er dan Xiao Ziya. Matanya menyipit tajam ketika melihat ke arah Xia Yue'er dan Xiao Ziya.


Tentu saja sebagai mantan salah satu kultivator terkuat di Sekte Pedang, ia tidak asing dengan keberadaan Roh. Ia sudah sering bentrok dengan Roh tingkat tinggi, jadi ia langsung tau bahwa Xia Yue'er dan Xiao Ziya adalah Roh tingkat tinggi yang hampir tidak pernah terlihat.


Dan ketika dia melihat ke arah Jie Yan, ia merasakan darahnya mendidih. Ia tidak tau mengapa, aura Jie Yan membuatnya sangat ingin melahapnya dan menjadikannya bagian dari tubuhnya.


Zhep!


Jie Yan, Xia Yue'er dan Xiao Ziya berhenti di jarak hampir dua puluh meter dari sosok tersebut. Tempat itu sangatlah luas, ruangan itu seperti sebuah aula istana dengan lebar beberapa km persegi.

__ADS_1


“Makhluk apa itu?” Xia Yue'er tercengang menatap ke arah musuh yang tampak mengeluarkan aura tirani sepanjang waktu.


Bahkan untuk Jie Yan terkejut karena sosok tersebut tidak terlihat seperti binatang roh, tetapi memiliki banyak kemiripan dengan binatang roh yang mereka basmi.


Hanya Xiao Ziya yang memasang ekspresi serius saat ini. Penampilan sosok tersebut walaupun tercampur dengan manusia, ia sangat mengenalinya.


“Titan Kuno.. atau lebih sering disebut sebagai Titan Tirani!” ucap Xiao Ziya dengan mata tajam menatap ke arah sosok tersebut.


“Titan Tirani? Apa itu?” Tanya Xia Yue'er menatap ke arah Xiao Ziya. Bahkan untuk Jie Yan juga penasaran ras apa sebenarnya itu.


Sebelum Xiao Ziya berbicara, sosok tersebut pun berbicara, “Aku tidak menyangka bahwa masih ada yang akan mengenal Titan Kuno! Tetapi kau sangat salah, aku bukan Titan Kuno!”


Xiao Ziya mengecilkan pupil matanya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh sosok tersebut. “Manusia gila! Kau menanam gen Titan Kuno di dalam tubuhmu untuk mendapatkan kemampuan mereka! Dan kekuatan Supremasi sebelumnya, bisa dipastikan bahwa gen Titan Kuno yang kau ambil adalah milik Pangeran ataupun Raja Titan Kuno!”


“Oh? Kau sangat berpengetahuan untuk ukuran Roh! Memang benar, aku adalah manusia, bisa dikatakan sebagai Tetua Agung Sekte Pedang 10.000 tahun yang lalu!”


“Dan di Makam Pedang Kematian ini, dikubur mayat Raja Titan Kuno terakhir. Karena kau adalah murid Sekte Pedang yang tampaknya sangat jenius, maka aku akan memberikan sedikit pengetahuan sebelum kau mati dan menjadi bawahanku!”


“Sekitar 100.000 tahun yang lalu, Raja Titan Kuno berperang seorang diri melawan seluruh Sekte Pedang, untuk menjatuhkannya, Sekte Utama juga datang membantu. Itulah sebabnya dia di kubur di sini dan Roh Artefak menjaga mayatnya!”


“Dan tentu saja Makam Raja Titan Kuno ini bukan tempat sembarangan, seluruh Sekte Pedang adalah sebuah Artefak! Menarik bukan?”


“Bagaimana jika seperti ini, kau adalah pemilik qi Raja yang luar biasa, aku tidak tau garis darah apa yang kau miliki sehingga memiliki kemampuan Supremasi. Jadilah bawahanku, dan aku akan membawamu ke puncak jalan kultivasi!” ucap Tetua Agung Sekte Pedang saat mengulurkan tangan kirinya ke arah Jie Yan menyambutnya datang.


“Oh? Maaf saja, aku tidak tertarik untuk menjadi bawahanmu!” Balas Jie Yan lugas.

__ADS_1


Sorot mata Tetua Agung Sekte Pedang tampak hendak meledak. Aura tirani yang semula ia tekan kembali muncul lalu ia pun berbicara dengan nada dingin serta niat membunuh yang sangat tinggi, “Karena kau tidak mau menerima tawaranku, maka aku hanya perlu membunuhmu dan menjadikanmu bawahan setiaku!”


__ADS_2