Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Jimat Darah


__ADS_3

Bintang Brahma, Dimensi Kecil


“Ini merupakan kesempatan untuk membalas apa yang mereka lakukan ketika berada di Bintang Saint!” ucap Jie Yan dengan mata menyipit setra niat membunuh yang perlahan merembes.


“Tentu saja, aku akan membuat mereka menjadi Pasukan Bayangan. Dan suatu hari nanti kita akan menggunakan sangat banyak anggota Klan Wang untuk melawan Klan Wang!” Lanjut Huan Caiyi dengan nada serius.


Xiao Chen dan Lin Ming hanya tersenyum karena mereka juga memiliki rencana yang sama. Mereka sudah sangat membenci Klan Wang dan ketika mereka naik ke Alam Abadi, mereka sudah berniat untuk meningkatkan kekuatan lalu mencari di mana Klan Wang berada. Meksipun mereka akhirnya tau bahwa Klan Wang berada di Wilayah Utara Alam Abadi dan menjadi salah satu penguasa, mereka tidak akan berhenti untuk memberikan pembalasan.


Yang lainnya hanya diam melihat keempatnya berbicara tentang balas dendam. Jika mereka semua di posisi Jie Yan dan yang lainnya, mereka juga pasti akan melakukan hal yang sama.


“Terima kasih atas informasi yang kau berikan. Lalu, apa yang akan kau lakukan selanjutnya?” Tanya Jie Yan menatap ke arah Xun Hai.


Xun Hai menatap Jie Yan dengan tatapan kosong penuh arti. Ia pun menggelengkan kepalanya lalu berkata, “Karena kau telah membantuku di masa lalu, maka aku akan membantumu dalam perang ini. Meskipun kekuatanku belum mencapai puncak di Dimensi Kecil ini, aku masih bisa melakukan banyak hal, terutama untuk intelejen infomasi.”


“Bagus, kemampuanmu memang sangat kuat untuk hal seperti itu. Untuk masalah kultivasi, jangan khawatir, aku akan membantumu.” ucap Jie Yan saat melempar sebuah herbal yang berkaitan dengan peningkatan darah di dalam tubuh.


Xun Hai yang menangkap herbal, menatapnya sejenak lalu bertanya, “Apa fungsi herbal ini?”


“Meningkatkan kualitas darah, kekuatan tubuh dan banyak lagi. Itu mungkin berguna bagimu.” jawab Jie Yan.

__ADS_1


Xue Lingyi yang menatap itu sedikit menyipitkan matanya karena ia tau bahwa herbal yang diberikan oleh Jie Yan kepada Xun Hai adalah Herbal Peri.


“Tidak, ini tidak akan bisa meningkatkan kekuatanku lagi. Setelah mencapai tingkat Kaisar Abadi, sumber daya seperti itu hanya memberikanku peningkatan kecil. Mungkin kalian akan berpikir bahwa aku adalah kultivator sesat. Tetapi, jika dipikir-pikir kembali, aku memang terlihat seperti itu karena sumber daya paling cocok untukku meningkatkan kekuatan adalah darah.” ucap Xun Hai saat melempar Herbal Peri kepada Jie Yan kembali.


Jie Yan terdiam ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xun Hai. Yang lainnya juga tidak tau harus berkata apa karena memang benar bahwa Xun Hai sangat terlihat seperti kultivator sesat, mirip dengan Huan Caiyi tetapi dapat mengendalikan kekuatannya walaupun mungkin itu tidak sepenuhnya.


“Jika begitu, terimalah ini.” Jie Yan tidak pelit sama sekali dan langsung mengeluarkan Jimat Darah lalu melemparkannya ke arah Xun Hai.


Xun Hai menangkap Jimat Darah dan membeku seketika. Benda yang ia pegang itulah yang membuatnya menjadi seperti itu.


“Jimat Darah!” Xue Lingyi berkata dengan nada dalam.


“Apa kau mengetahui tentang Jimat Darah?” Tanya Jie Yan menatap ke arah Xue Lingyi dengan tatapan penasaran.


“Tampaknya kemampuan konsep Darah yang kau miliki berasal dari Jimat Darah ini. Dan itu kau telah berhasil mengendalikannya walaupun itu tidak sepenuhnya. Dengan menyerap Jimat Darah ini sepenuhnya, kau mungkin menjadi eksistensi paling unik di 33 Surga! Harus kau ketahui, Dewa Kabut Darah adalah salah satu Dewa terkuat di zaman kuno, setara dengan Dewa Naga Kehancuran, Dewi Naga Kehancuran, Dewi Salju dan yang lainnya!” ujar Xue Lingyi.


“Pembuat benda ini sekuat itu?” Gumam Xun Hai terkejut. Ia tentu dapat merasakan potensi kemampuan yang ia miliki tidak terbatas sama sekali. Tetapi ia selalu bertanya-tanya apakah Jimat Darah diciptakan dengan cara yang tidak lazim yang membuatnya menjadi kategori kekuatan yang sangat sesat.


“Gunakan kemampuan itu dengan bijak. Catatan tentang Dewa Kabut Darah tidak ada dimana pun, seolah-olah itu telah dihapus. Tetapi aku memiliki sedikit pengetahuan tentangnya. Tidak heran kekuatanmu akan dianggap sebagai kekuatan sesat karena pendahulumu hanya segelintir orang yang mengetahuinya!” ujar Xue Lingyi.

__ADS_1


“Bagaimana cara menyerap Jimat Darah ini?” Tanya Xun Hai.


“Gunakan konsep Darah, Jimat Darah akan menyatu secara otomatis dengan tubuhmu jika dia telah mengakuimu. Itu tidak akan meningkatkan level kekuatanmu, tetapi ketika kau menyerap darah, level kultivasimu akan meningkat lebih cepat hampir tiga kali lipat dari pada saat ini.” ucap Xue Lingyi.


Xun Hai langsung mencoba apa yang dikatakan oleh Xue Lingyi. Ia menggunakan konsep Darah dan menyalurkannya ke dalam Jimat Darah.


Jimat Darah perlahan bersinar terang lalu itu langsung melesat ke arah dahi Xun Hai, Jimat Darah langsung melebur menjadi satu ke setiap sel-sel tubuhnya.


Tubuh Xun Hai sedikit memancarkan kabut merah, ia dapat merasakan bahwa apa yang dikatakan oleh Xue Lingyi memang sangat benar. Selain dari itu, ia dapat merasakan kendalinya terhadap kekuatannya menigkat beberapa level lagi, ia tidak akan memiliki efek samping ketika menyerap darah. Semula, ia merasakan rasa sakit, nyeri dan banyak hal lainnya ketika menyerap darah sebagai bahan kultivasi, apa lagi ketika sedang menerobos. Tetapi, saat ini ia yakin bahwa ia tidak akan merasakan hal itu lagi.


“Jimat Darah itu memang telah mengakuinya.” Gumam Xue Lingyi.


“Terima kasih, Jie Yan. Aku akan membalas kebaikanmu.” Xun Hai pun berbicara dengan nada tulus setra berjanji kepadanya.


“Tidak masalah sama sekali. Sedari awal, karena kaulah aku dapat memperoleh Jimat Darah itu.” Jie Yan pun menggelengkan kepalanya karena tampaknya walaupun ia tidak pergi mengambil misi di tempat Xun Hai, Jimat Darah pasti cepat atau lambat akan jatuh di tangan Xun Hai.


“Jika begitu, aku akan pergi untuk memeriksa situasi terbaru. Jika perang telah memanas dan banyak dari mereka yang terjatuh, aku akan memberi isyarat kepada kalian.” ucap Xun Hai saat tubuhnya terpecah menjadi bintik-bintik merah lalu setetes darah tetap melayang di tempat itu untuk memberi sinyal bahwa sudah waktunya mereka bergerak.


“Ck, kemampuan yang sangat luar biasa. Tampaknya dia mampu mengendalikan darah di tempat yang sangat jauh sekalipun. Bagaimana jika dia mengendalikan darah di tubuh musuhnya? Mungkin dia tidak akan terkalahkan di level kekuatan yang sama.” Xiao Fang sedikit berdecak karena kemampuan Xun Hai terlalu serbaguna.

__ADS_1


“Ya, dia merupakan bantuan yang cukup besar. Dalam perang ini, kekuatannya akan mencapai tingkat Kaisar Abadi tahap puncak. Dengan adanya bantuan dari Xun Hai, mungkin perang ini akan lebih mudah karena dia bisa dihitung sebagai satu orang sama dengan satu pasukan.” ujar Jie Yan dengan sudut bibir melengkung sedikit.


“Kita harus mempersiapkan segalanya ketika pesan dari Xun Hai datang. Dengan mengetahui semua kondisi musuh, kemenangan akan berada di tangan kita. Persentase kemenangan kita kali ini jika semuanya sesuai dengan rencana akan mencapai persentase kemenangan sebanyak 80%!” Lanjut Jie Yan.


__ADS_2