Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Ruangan Khusus


__ADS_3

Bintang Tianyu, Makam Pedang Kematian


Kedua bagian tubuh yang di tusuk oleh Jie Yan tidak berubah sama sekali walaupun sisa niat pedang yang ada di dalam tubuh mayat Tetua Agung Sekte Pedang diserap habis oleh Jie Yan.


“Apakah kita akan mencari jalan keluar dari tempat ini?” Tanya Xia Yue'er tidak memperdulikan mayat Tetua Agung Sekte Pedang.


Jie Yan terdiam untuk beberapa saat lalu menatap ke arah kejauhan dengan Mata Dewa miliknya. Ia sedikit menyerit karena sebelumnya ia memperhatikan bahwa ada lubang di sana karena teknik yang ia lancarkan.


“Tampaknya apa yang dikatakan Tetua Agung Sekte Pedang ini adalah benar bahwa seluruh Sekte Pedang adalah sebuah Artefak. Sebelumnya aku melubangi dinding di sana tetapi itu langsung pulih.” ujar Jie Yan.


Xiao Ziya tidak terkejut dengan hal itu karena sedari awal ia sudah memperhatikan. Dan untuk sebuah Artefak, itu tidak akan mengherankan jika bisa mengendalikan suatu wilayah.


“Ayo pergi mengelilingi tempat ini. Mungkin ada sesuatu yang bagus di goa bawah tanah ini.” ujar Xiao Ziya.


Jie Yan dan Xia Yue'er mengangguk lalu langsung pergi ke arah acak karena sangat banyak jalan yang ada di sana. Dari perkataan Pemimpin Aula Penegak Hukum, dia akan dihukum selama satu tahun dan dalam waktu 10 bulan lagi, mungkin mereka akan dapat mengelilingi Makam Pedang Kematian.


Selama dalam perjalanan, Xiao Ziya pun berbicara, “Dari perkataan Tetua Agung Sekte Pedang sebelumnya, di tempat ini di kubur mayat Raja Titan Kuno. Akan ada hal menarik yang ada di sana. Dikatakan bahwa 100.000 tahun telah berlalu semenjak mayat itu di kubur di sini.”


“Hal menariknya, tentu saja mayat sosok sekuat itu akan menghasilkan sesuatu yang lain. Contohnya, makhluk hidup apapun yang melahap bagian dari daging mayat itu, dia akan berevolusi menjadi sesuatu yang lain.” ujar Xiao Ziya.


Mendengar itu, Jie Yan langsung memikirkan tentang Tetua Agung Sekte Pedang. Dia memang berubah setelah menggabungkan sel dari Raja Titan Kuno ke dalam tubuhnya.


“Sekarang kita hanya perlu mencari jalan ke tempat Mayat Raja Titan Kuno itu.” ucap Jie Yan dengan senyum kecil karena merasa bahwa masuk ke dalam sana akan memberikannya keuntungan tertentu.


Jie Yan, Xia Yue'er dan Xiao Ziya pun langsung bergegas mengintari semua tempat yang ada untuk mencari jalan.


Alasan lainnya mengapa mereka penasaran, tentu saja karena Tetua Agung Sekte Pedang tidak membuat tempat berlindung di sana yang artinya sudah bisa dipastikan bahwa tempat itu pastilah cukup berbahaya untuk di tinggali.

__ADS_1


**


Sekte Pedang


Suasana di Sekte Pedang saat ini cukup tegang karena peristiwa yang terjadi beberapa saat lalu. Mereka semua tau bahwa fondasi gunung tempat Sekte Pedang berada sangat kuat, tetapi adanya getaran dan ledakan yang terjadi sebelumnya membuat semua yang ada di sana waspada.


Kecuali untuk para eselon atas Sekte Pedang yang mengetahui alasannya, hanya beberapa dari murid yang telah menebak apa yang sebenarnya terjadi.


Salah satu murid yang baru saja kembali ke arah Sekte Pedang, menatap dengan kosong ke arah ledakan sebelumnya karena ketika ia hendak naik ke puncak gunung, ia memperhatikan bilah qi yang sangat kuat menerobos dari dalam tanah.


Sosok pemuda itu tidak lain adalah Yun Che, murid Sekte Pedang yang masuk bersama dengan Jie Yan ke Sekte Pedang.


Saat ini, Yun Che juga telah mencapai tingkat Emas Abadi tahap awal, setara dengan Jie Yan. Jika ia tau bahwa Jie Yan telah mencapai tingkat kultivasi yang sama, ia pasti akan merasa tertantang karena semula ia lebih tinggi satu tahap dari Jie Yan.


“Aku dengar-dengar, di bawah Makam Pedang adalah penjara bagi para murid yang melakukan kejahatan. Baru-baru ini, ada kabar bahwa murid baru di buang ke dalam sana.” Gumam Yun Che, ia sudah menebak bahwa itu pasti adalah Jie Yan dan serangan sebelumnya ia duga adalah serangan yang dilancarkan oleh Jie Yan.


Namun, apa yang membuat Yun Che penasaran, siapa gerangan yang menghancurkan serangan sedahsyat itu karena ia tidak mampu melihat gerakannya sama sekali. Ia hanya dapat merasakan niat pedang yang sangat mengerikan sehingga ia berdiri di tempat dalam waktu yang lama dan menatap ke arah Makam Pedang.


“Satu tahun lagi kompetisi di Sekte Pedang akan diselenggarakan. Jika seperti itu, tampaknya aku harus meningkatkan kekuatanku melebihi tingkat Abadi Emas agar dapat mengalahkan semua murid lainnya.” ucap Yun Che dengan senyum serta niat bertarung tinggi. Ia pun langsung bergegas kembali untuk mengambil misi kembali serta meningkatkan kekuatannya.


**


Makam Pedang Kematian


Di sisi lain, Jie Yan, Xia Yue'er dan Xiao Ziya yang telah berkeliling dalam waktu beberapa bulan, kini telah mencapai tempat aneh di dalam goa bawah tanah tersebut.


“Jie Yan, ini pasti tempatnya. Ada segel khusus di sini ditempatkan agar siapapun tidak bisa masuk ke dalam sana. Cukup lama bagi kita untuk mencapai tempat ini.” ucap Xiao Ziya. Ia juga sedikit tidak puas karena untuk mencari jalan masuk, mereka menghabiskan waktu dua bulan lebih.

__ADS_1


Hanya tersisa 8 bulan hukuman untuk Jie Yan akan berlangsung dan ia merasa tidak cukup untuk menjelajahi apapun yang ada di dalam sana. Alasannya mengapa ia berpikiran seperti itu, tentu dikarenakan segel khusus yang ada di sana adalah segel yang terbuat dari formasi unik, yaitu formasi untuk menutup dimensi khusus.


Ini sama seperti tempat Xiao Ziya disegel, tetapi skalanya lebih besar sehingga ia telah menebak bahwa tempat yang akan mereka masuki pasti sangat luas.


“Apakah kau tau segel apa ini?” Tanya Jie Yan menatap ke arah segel dan merasa itu cukup familiar.


“Ya, ini adalah segel untuk menutup sebuah Dimensi khusus. Atau lebih tepatnya, ini adalah ruang lain untuk bagian dari Artefak tempat Sekte Pedang berdiri.” ujar Xiao Ziya.


“Ruang lain? Apakah ini Artefak yang mirip dengan sebuah istana?” Tanya Xia Yue'er penasaran.


“Kemungkinan besar itu mirip walaupun aku tidak pernah mendengar bahwa ada Artefak seperti itu milik Sekte Pedang.” ujar Xiao Ziya sambil terus mempelajari segel.


“Hm? Apakah kau kenal dengan Sekte Pedang ini?” Tanya Jie Yan cukup tertarik karena ia mendapatkan poin penting dari percakapan. Ia sangat sadar bahwa Xiao Ziya memiliki pengetahuan yang sangat luas. Dan jika dia mengingat sesuatu dengan jelas, itu pasti bukan sesuatu yang sederhana.


“Ya, Sekte Pedang adalah Sekte yang telah berdiri sejak zaman kuno. Ketika aku telah mencapai puncak jalan kultivasi, Sekte ini baru saja berdiri, tetapi pemimpin mereka cukup kuat, bisa dianggap sebagai kultivator yang memasuki tingkat kekuatan 10 teratas di Alam Abadi.” ujar Xiao Ziya.


“Oh? 10 teratas? Menarik...” Jie Yan tidak menyangka bahwa Sekte Pedang akan sekuat itu walaupun ia tau bahwa Sekte Pedang yang dimaksud oleh Xiao Ziya pastilah Sekte Pedang utama.


Tidak lama kemudian, segel itu pun bergetar. Sebagai ahli dalam formasi, Xiao Ziya bahkan lebih ahli dari pada Jie Yan jika menyangkut masalah memecah formasi segel.


Bahkan Jie Yan yang menggunakan Mata Dewa harus menganalisis formasi segel tersebut dalam waktu hampir sepuluh menit tetapi Xiao Ziya memecahnya dalam waktu kurang dari tujuh menit.


“Ayo masuk.” Xiao Ziya perlahan melangkah ke arah gerbang yang perlahan muncul diikuti oleh Jie Yan dan Xia Yue'er.


Ketika ketiganya mencapai sisi lain pintu tersebut, mereka cukup terkejut karena apa yang ada di sana tidak sesuai dengan apa yang mereka pikirkan.


Sejauh mata memandang, hanya ada Padang pasir yang sangat luas.

__ADS_1


“Memang benar ini adalah ruangan khusus Artefak ini. Menurut perhitunganku sebelumnya, untuk mencari lokasi makam dari Raja Titan Kuno dibutuhkan waktu yang sangat lama. Ini juga dibuat dengan sengaja agar siapapun yang berhasil masuk tidak menemukan tempat itu.” ucap Xiao Ziya.


“Hmm! Jika makhluk jelek sebelumnya berhasil menemukannya, kita juga pasti bisa!” Xia Yue'er mendengus kesal dengan kedua tangan terlipat di dadanya. Jika ia tau bahwa Tetua Agung Sekte Pedang membutuhkan waktu puluhan tahun menemukan makam itu, mungkin Xia Yue'er akan langsung menyerah untuk ikut mencarinya.


__ADS_2