Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Pengkhianatan dan Kedatangan Kelompok Lain


__ADS_3

Sekte Cahaya Suci


Tubuh Tetua keempat tampak menaksir cahaya. Sebagai anggota Klan Su, ia tentu memiliki kedekatan terhadap unsur cahaya yang cukup tinggi.


“Menggunakan mode ini, kau pasti akan mati di tanganku! Secepat apapun kau berpindah tempat, tidak mungkin bisa menandingi kecepatanku!” ucap Tetua keempat dengan nada dingin. Ia sangat yakin dengan kecepatannya, jika itu seseorang yang bukan dari Klan Su, bahkan jika mereka mencapai tingkat kultivasi Alam Sage tahap kesembilan, ia sangat yakin dapat mengimbanginya menggunakan kecepatan dalam beberapa waktu.


Jie Yan yang ingin menggunakan semua kekuatannya untuk bertarung pun, tiba-tiba menaikkan sedikit alisnya. Ia menaikkan sudut bibirnya karena dapat melihat satu sosok yang bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Tetua keempat sambil memancarkan sedikit niat membunuh.


“Tebasan Pembelah Cahaya!”


Tetua Keempat yang semula ingin bergerak, tiba-tiba terkejut dan buru-buru menghindari serangan yang diarahkan padanya oleh seseorang.


Srak!


Jrezh!


Satu sosok wanita yang diselimuti oleh cahaya bercampur dengan kegelapan pun melewati Tetua keempat dalam sekejap.


“Arrrrgghh!”


Tetua keempat berteriak keras saat lengan kirinya di penggal ketika ia mencoba untuk menghindari serangan mendadak yang diarahkan kepadanya.


Teriakan Tetua keempat membuat banyak Tetua yang tidak jauh dari tempat itu terkejut dan langsing melihat ke arah teriakan. Semua dari Tetua, anggota Sekte Cahaya Suci yang melihat kejadian itu langsung marah.


Bahkan untuk Master dan Tetua Agung Sekte Cahaya Suci yang sedang melawan para Tetua Klan Naga memasang wajah yang sangat gelap karena tidak menyangka bahwa pengkhianat akan bergerak saat perang telah pecah.


Jie Yan tentu kenal dengan wanita yang menyerang Tetua keempat secara tiba-tiba. Wanita tersebut tidak lain adalah Su Mei, Guru sementara Yue-Yue. Ia ingat bahwa Su Mei mengatakan bahwa dia tidak berminat sama sekali untuk membantu Sekte Cahaya Suci karena dia juga memiliki dendam tertentu sehingga setuju bergabung dan menjadi anggota Sekte Cahaya Suci.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Zhep!


Jie Yan tidak membuang kesempatan emas yang diberikan oleh Su Mei saat Tetua keempat sedang keadaan kesakitan menahan luka ketika lengannya dipenggal.


“Su Mei sialan! Dasar pengkhianat! Kau akan...” Saat Tetua keempat mencoba untuk menyerang Su Mei, wajahnya memucat saat merasakan seseorang muncul di belakangnya. Ia tidak mampu merespon lagi karena sebelumnya ia dikuasi oleh amarah sehingga kewaspadaannya menurun terhadap daerah sekitarnya.


“Seni Rahasia, Bilah Pemisah Ruang!”


Sraing!


Jie Yan muncul di depan Tetua keempat dengan posisi sedikit berjongkok dengan kuda-kuda selesai mengayunkan pedangnya.


Srak!


Tubuh Tetua keempat terbelah dari sekitar leher mencapai pinggangnya karena posisi pedang Jie Yan sedikit miring.

__ADS_1


“Aku tidak menyangka bahwa kau akan menyerangnya di saat dia merasa sangat percaya diri melawanku.” ucap Jie Yan saat menatap ke arah Su Mei.


“Cepat atau lambat mereka akan menusukku dari belakang. Dari pada menunggu hal itu, lebih baik untuk menyerang di saat seperti ini.” Balas Su Mei acuh tak acuh.


Jie Yan hanya mengangguk kecil lalu melempar sebuah giok tertentu yang digunakan untuk merekam suara seseorang.


Ketika Su Mei menangkap giok perekam tersebut, ia sangat paham apa yang terjadi. Ini adalah pesan Yue-Yue untuknya.


“Su Mei bajingan! Apa yang kau lakukan?” Master Sekte Cahaya Suci meruang dari tempat yang cukup jauh. Ia mencoba untuk menyerang ke arah Su Mei tetapi dihadang oleh empat Tetua Klan Naga.


“Kau masih mengkhawatirkan hal lainnya saat menghadapi kami berempat? Kau sungguh menganggap dirimu tinggi, Master Sekte Cahaya Suci!” ucap Tetua Naga Emas saat mengayunkan cakarnya yang berwarna emas.


“Bilah Emas!”


Sraing!


“Sial!” Master Sekte Cahaya Suci pun langsung menyilangkan kedua lengannya karena tidak sempat lagi menggunakan teknik bertahan.


Srak!


Master Sekte Cahaya Suci merasakan sakit luar biasa. Walaupun lukanya tidak dalam, tekanan yang dihasilkan sangatlah mengerikan yang membuatnya langsung terpental ke tempat yang sangat jauh.


Bom!


Tap!


Tetua Naga Bumi dan Besi pun menyentuh permukaan tanah lalu mengaliri qi dan konsep dalam jumlah yang cukup besar ke dalam tanah.


“Kandang Besi!”


“Rawa Bumi!”


Master Sekte Cahaya Suci langsung dipenjara di kandang besi lalu dengan kemampuan Tetua Naga Bumi, kandang besi itu langsung di tenggelamkan ke tempat yang sangat jauh ke dalam tanah.


Jika Master Sekte Cahaya Suci tidak bisa keluar dalam waktu lima menit, dia pasti akan kehabisan nafas di dalam tanah.


“Saudaraku!” Tetua Agung Sekte Cahaya Suci yang menatap itupun sangat marah. Semula ia ingin meledak ketika Tetua keempat dibunuh oleh Su Mei dan menahannya, kini nyawa Master Sekte Cahaya Suci terancam oleh para naga.


Tetapi, walaupun Tetua Agung Sekte Cahaya Suci sangat marah, ia sangat mewaspadai daerah sekitarnya dan tidak mau ceroboh. Ia belajar dari pengalaman karena merasa bahwa para naga lebih licik dari pada yang ia bayangkan.


“Kau tidak akan ke mana-mana, Tetua Agung Sekte Cahaya Suci!” Tetua Naga Cahaya berkata dengan nada datar, bisa dikatakan, hanya dirinya yang bisa menyaingi kecepatan para anggota Klan Su di tingkat yang sama.


“Sialan!” Tetua Agung Sekte Cahaya Suci tau bahwa tidak lama lagi Sekte Cahaya Suci akan musnah di tangan para naga. Ia mengutuk Organisasi Saint Langit karena belum tiba juga.


Bahkan dengan anggota Sekte Cahaya Suci yang melawan para naga dua lawan satu tidak mendapatkan keuntungan sama sekali. Ketika para naga memiliki kesempatan, mereka akan langsung merobek musuh secara langsung tanpa memberinya perlawanan.

__ADS_1


Walaupun masih empat menit perang berlangsung, sudah lebih dari dua ratus anggota Sekte Cahaya Suci tewas sementara korban di pasukan Klan Naga yang jatuh tidak mencapai angka 30.


Su Mei telah mendengarkan kata-kata dari muridnya itu dan tau kondisinya seperti apa. Ia hanya menghela nafas dan menatap ke arah tertentu, “Mereka telah tiba.”


Jie Yan yang mendengar kata-kata Su Mei pun menatap ke arah tempat tertentu, Kelompok yang tidak kalah dengan milik Sekte Cahaya Suci pun mendekat di pimpin oleh beberapa sosok kuat yang dapat menyaingi kekuatan dari Master dan Tetua Agung Sekte Cahaya Suci.


“Organisasi Saint Langit!” ucap Jie Yan dengan nada sedikit dingin. Karena mereka telah datang, ia tentu tidak akan melepaskan mereka dengan mudah.


“Hentikan perang ini!” Zhu Hong yang telah tiba bersama dengan semua Tetua serta anggota kuat lainnya pun berteriak keras.


Pertarungan terhenti dalam sekejap tetapi itu langsung berlanjut kembali karena para naga menyerang lagi tanpa memperdulikan teriakan Zhu Hong.


Wajah Zhu Hong gelap dan ia tau bahwa ketika pertempuran berhenti untuk sejenak, para naga menyerang kembali lebih dulu.


“Jika kalian para naga tidak mau berbicara baik-baik, maka kami Organisasi Saint Langit akan memusnahkan kalian di sini!” ucap Zhu Hong dingin.


**


Di tempat lainnya, saat ini terlihat Di Xu bersama dengan hampir seratus anggota Klan Naga yang memiliki kekuatan rata-rata tingkat Alam Sage tahap ketujuh dan beberapa dari mereka tingkat Alam Sage tahap kedelapan.


“Berhenti di tempat Bai Yuchen!” Ketika kelompok dari Kekaisaran Han mendekat, Di Xu langsung memberi peringatan.


Bai Yuchen berhenti di tempat dan memasang wajah gelap ketika melihat ke arah Di Xu. Tetapi ia tersenyum kecil karena ini juga merupakan waktunya untuk mengurangi kekuatan Klan Naga saat lokasi perang masih cukup jauh.


“Hanya dengan dirimu? Kau menganggap dirimu terlalu tinggi, Di Xu!” Bai Yuchen mencibir saat kekuatannya meledak.


Di Xu tau bahwa Bai Yuchen lebih kuat darinya. Tetapi ia tetap mengambil tugas karena tidak mau mengecewakan Raja Naga.


“Hm? Bai Yuchen? Kenapa kau muncul di sini? Tampaknya ini adalah kesempatan emas bagiku! Aku mendengar bahwa Kaisar Han dan Han Zhang Wang mencoba menghancurkan Sekte Istana Salju. Lebih baik mengurangi kekuatan Kekaisaran Han di sini sekarang juga!”


Suara seseorang menggema di langit dan wajah Bai Yuchen gelap seketika. Ia langsung melihat ke arah tertentu dan menemukan sebuah tombak yang sedang bergerak dan diatasnya terlihat sosok menggunakan topi bambu kerucut.


Sosok tersebut tentu tidak lain adalah Guan Yu dan di sebelahnya, terlihat sosok Serigala setinggi enam meter dengan seorang pria di bahunya sedang berdiri.


“Canglan! Serahkan dia kepadaku. Awalnya aku hanya ingin menonton. Tetapi karena seseorang yang terkait dengan Kekaisaran Han datang, maka aku akan ikut dalam pesta!” ucap Guan Yu saat tombak yang pijak sebelumnya langsung muncul di tangan kanannya lalu mengayunkannya ke arah Bai Yuchen.


“Kemarahan Naga!”


Niat Tombak yang membentuk proyeksi naga timur pun langsung meraung keras dan melesat ke arah Bai Yuchen.


“Bajingan!” Bai Yuchen tau betapa kuatnya sedangan itu dan langsung menyerang balik.


Sementara Di Xu, ia memberi perintah kepada semua bawahannya untuk membereskan semua musuh. Ia tidak peduli dengan Guan Yu sama sekali karena ia tentu tau siapa Guan Yu dan kenapa dia berselisih dengan Kekaisaran Han.


Untuk Canglan, ia hanya diam dan melirik sekilas ke arah Guan Yu lalu terus bergerak ke Medan perang sebenarnya.

__ADS_1


__ADS_2