DIAM BUKAN BERARTI TAKUT

DIAM BUKAN BERARTI TAKUT
Kamu catat


__ADS_3

Agni melihat Azel yang susah payah ambil katak yang ada di kali, sejujurnya kasihan melihat Aziel yang lagi sakit tetep paksakan diri untuk ambil katak demi bisa dibedah.


" Agni, kamu catat apa yang saya sebutin yah" Ucap Aziel yang sudah selesai pembedahan.


" Oke" Ucap Agni bersyukur karena mendapatkan temen yang pinter, dan mau kerjain sendiri tugasnya tanpa bantuin sama sekali.


" Organ-organ yang terdapat dalam tubuh katak dewasa adalah sebagai berikut.


Jantung


Kerongkongan


Lambung


Usus  


Kloaka


Hati


Pankreas


Paru-paru


Ginjal


Fungsi dari organ jantung adalah sebagai sistem sirkulasi darah katak.

__ADS_1


Fungsi dari organ kerongkongan, lambung, usus, kloaka, hati, dan pankreas sebagai alat sistem pencernaan pada katak.


Fungsi dari organ paru-paru sebagai sistem pernapasan katak.


Fungsi dari organ ginjal adalah sebagai sistem ekskresi pada katak." Lanjut Aziel kasih penjelasan organ tubuh dalam katak, setelah melakukan pembedahan.


"Sudah saya catat, oh yah bagaimana kondisi kaki kamu apa aman?" Tanya Agni pura pura peduli, dari pada membut Azriel marah


" Sedikit nyeri sih, tapi kan mau bagaimana lagi, demi kerjain tugaas kan" Ucap Aziel langsung minum obat pereda nyeri


" Tugas selesai dan kita pulang sebelum itu anterin Aziel dulu yah, karena tidak tega membiarkan Aziel pulang sendirian." Ucap Kiki yang langsung merapihkan katak yang sudah dibedah oleh Aziel tadi


" Boleh juga hayo" Lanjut Agni terpaksa ijinkan Aziel satu mobil, Agni tidak berani melarang Aziel bareng karena demi kelancaran tugasnya dan jika orang lain yang mendapatkan satu kelompok belum tentu Agni bisa santai seperti Sekarang


Kiki setelah cuci tangan langsung dorong kursi rodanya Aziel, jalan menuju mobilnya Agni supaya Bisa dianterin pulang.


" Kalo bukan karena tugas mana mau saya main di kali seperti ini, kotor dan bau lagi membuat baju saya jadi kotor dan lengket seperti ini." Protes Vivi kessl, karena pelajaran biologi selalu membuat Vivi harus kotor dan gatel gatel


" Selain itu, juga kita satu kelompok dengan Feri yang tidak mau bantu sama sekali tapi mau mendapat nilai bagus, kan bikin susah sekali." Protes Dina kesel, karena harus mendapatkan temen yang seenaknya seperti Feri.


" Itu lebih apes lagi, yuk buruan dibedah supaya kita Bisa langsung pulang" Lanjut Vivi, yang merasa jijik berusaha berani bedah kataknya supaya bisa di lihat langsung Organ tubuh secara langsung


Dilain sisi, Agni memperhatikan Aziel yang masih saja bahas pelajaran bersama Kiki, tidak ada rasa bosan sama sekali dan tidak merasa pusing sama sekali, karena masih saja bahas pelajaran.


" Aziel dan Kiki, apa kalian tidak merasa pusing membahas pelajaran lagi? heran dengan kalian deh dan apa seperti itu orang pinter selalu Memanfaatkan kesempatan untuk tetep belajar?" Tanya Agni heran melihat Kiki dan Aziel tidak ada rasa lelah sama sekali, karena masih bahas pelajaran


"Tergantung sih Agni, kalo dimulai bahas pelajaran dan temen yang diajak ngobrol nya nolak yah tidak akan dilanjut lah, tapi kalo direspon yah terus saja bahas pelajaran tanpa pegang buku sama sekali." Ucap Aziel yang paling seneng bahas pelajaran, supaya menambah pengetahuan juga.

__ADS_1


" Betul itu, sama seperti kita bahas katalog fashion, pasti tidak ada bosannya dibahas lama bersama temen yang merespon baik topik yang dibahas kan" Ucap Kiki sedikit sindir Agni, yang kelihatan bahas majalah fashion bersama temen temen perempuan didalam kelas.


" Dasar huh, ditanya baik baik eh justru sindir saya seperti itu. " Protes Agni kesel, karena pertanyaan apa eh dijawabnya apa oleh Kiki


" Jadi pembahasan itu tergantung respon yang kita berikan, kalo diajak ngobrol bahas pelajaran tapi saya tolak yah tidak akan bahas pelajaran juga, Sama seperti bahas fashion kalo tidak direspon yah tidak akan dibahas juga." Lanjut Aziel, yang selalu seneng diajak ngobrol apa saja oleh temen temennya.


Dilain sisi, Feri bahagia sekali karena hari ini terbebas dari kerjain tugas, karena Dina dan Vivi dengan senang hati kerjain tugas berdua saja.


" Punya temen takut sama saya, ada enaknya juga ternyata, Bisa santai sepuasnya dan besok tinggal terima hasilnya saja. perempuan memang lebih banyak takutnya dari pada berani melawan" Ucap Feri bangga, karena selalu berhasil membuat temen temen perempuan takut pada Feri


Dilain sisi, Aziel setelah pulang sekolah minta ke orang tuanya, untuk bawa Aziel ke dokter untuk bahas operasi kaki nya.


" Ayah dann bunda, Aziel mau operasi kaki apa bisa secepatnya yah?" Tanya Aziel yang ingin secepatnya sembuh


" Boleh saja Aziel besok kita akan ke rumah sakit, apa karena perempuan tadi membuat kamu mau sembuh total?" Tanya Bunda nya Aziel, yang melihat Aziel dianterr pulang oleh Kiki dan Agni.


" Salah satunya sih iyah bunda, jadi mau kan besok temani Aziel untuk berobat" Lanjut Aziel yang malu karena ketahuan suka dengan Agni


" Tentu mau dong Azriel, masa orang tua tidak temani anaknya berobat sih" Lanjut Bunda nya Aziel, yang seneng karena anaknya mau sembuh kembali


Dilain sisi, Dina dan Vivi, cerita pengalamannya tadi ambil katak ke Agni, Dina dan Vivi setelah dari kali untuk ambil katak, memutus kan untuk kerumahnya Agni untuk mandi dan ngobrol bersama


" Sumpah yah tadi, pengalaman memalukan sekali karena ambil katak di pinggir kali, terus banyak anak anak kecil lagi main dan ketawain kita karena ambil katak untuk dibedah." Protes Dina kesel, karena dibikin malu karena kerjain tugas yang menjijikan.


" Kalo saja kita kerjain tugas ada cowoknya, pasti yang cowok yang ambil katak dan dibedah, sedangkan kita tinggal catat saja." Protes Vivi kesel, karena tidak ada satu pun temen laki-laki Yang mau bantuin Dina dan Vivi untuk bantuin ambil katak


" Kalian kan ada Feri, cowok yang tidak mau jijik pegang katak memang sangat merepotkan sekali, apa lagi dia cuman mau menerima beresnya tugas saja, masih beruntung saya dapat dua cowok yang mau ambil katak dengan susah payah dan Aziel yang lagi sakit kakinya saja mau pelan pelan cari katak demi tugas selesai dan saya cuman disuruh mencatat saja, yang membersihkan bekas katak nya Kiki, dengan santainya buang katak yang sudah dibedah" Ucap Agni bangga karena mendapatkan temen yang mau menahan rasa jijiknya.

__ADS_1


" Duh enak sekali, diperlakukaan seperti pricess oleh mereka beda sekali dengan kita yang sudah dicuekin, kita yang susah payah ambil katak, dan Feri tinggal terima hasilnya beres saja." Lanjut Vivi kesel tapi tidak berani protes apa lagi melawan Feri bisa bisa dianiyaya oleh Feri.


__ADS_2