DIAM BUKAN BERARTI TAKUT

DIAM BUKAN BERARTI TAKUT
Pengantin baru Sudah pada pulang


__ADS_3

Orang tuanya Aziel, dan orang tuanya Agni menyambut kedatangan Aziel dan Agni. Yang baru selesai pulang bulan madunya.


" Alhamdullah anak-anak, sampai dengan selamat kalian dan kita lega melihat kalian sampai disini." Ucap Bunda Nya Agni, yang senang bisa melihat anaknya lagi.


" Kalian tidak hilaf kan? Karena besok kalian mulai masuk kuliah loh?." Tanya Ayah Nya Aziel, memastikan anak dan menantunya tidak hilaf samma sekali.


" Aman kok Ayah tenang saja, Aziel tidak ingin membuat Agni tidak melanjutkan kuliah dan Aziel juga tidak ingin kuliah tanpa ada Agni setiap harinya." Ucap Aziel yang selalu pakai pengaman, selama olahraga senam.


" Bener, lagian Aziel bawa banyak pengaman, dan Agni yang selalu ingetin Aziel supaya tidak lupa pakai supaya tidak hilaf." Ucap Agni yang tidak ingin, gagal kuliahnya karena kekhilafan, selama bulan madu.


" Syukur lah, ya sudah pulang yuk dirumah sudah disiapkan makanan untuk kalian." Ucap Bunda Nya Aziel, yang sengaja masak dirumahnya Agni karena ajakan besannya.


" Pas sekali, Azriel sudah lapar sekali." Lanjut Aziel, langsung gandeng tangannya Agni, untuk jalan duluan.


Dilain sisi, Violet tidak menyangka jika David, nekat ajak olahraga senam setelah tadi malam pertama kalinya ajak violet minum.


" Jahat kamu sayang! Kenapa unboxing sekarang! Aku takut mengandung sayang dan Kita harus menikah secepatnya!." Bentak Violet kesal, karena David sudah unboxing dirinya sebelum halal.

__ADS_1


" Menikah! Aku belum siap sayang, sekarang kita beli jamu untuk kamu sayang. Kita masih bisa menikmati pacaran dengan kontak fisik sayang, selama kita kuliah bagaimana? Aku akan menikahi kamu setelah kita lulus kuliah?." Tanya David kaget, Karena Violet ajak nikah sekarang.


" Ya sudah baik lah, Sekarang kita akan beli jamu supaya aku tidak mengandung, sebelum kita menikah." Lanjut Violet sambil peluk David, sambil nangis meratapi kebodohannya karena nurut saja diajak minum berdua didalam kamar.


David merasa lega karena Violet sudah tenang, dan David bisa melanjutkan pacaran dengan adanya kontak fisik.


Dilain sisi, Vivi dan Kiki menikmati sarapannya di halaman belakang villa, Vivi menikmati suasana pagi di villa milik orang tuanya.


" Sayang. Pengantin baru sudah pada pulang, kita besok kerumahnya Agni yah supaya bisa ketemu dengan pengantin baru." Ucap Vivi sambil menikmati kue buatan ART Nya.


" Boleh saja sayang, apa lagi besok kan kita memang mulai kuliah sayang, jadi ketemu di kampus saja." Ucap Kiki yang tidak sabar, ingin ledekin Aziel yang baru selesai bulan madu.


Dilain sisi, Agni dan Aziel rebahan di kasurnya, merasa lega sekali karena sudah sampai di kamarnya setelah melewati perjalanan jauh.


" Aku tidur saja dulu sayang, setelah mandi baru makan.' Ucap Aziel sambil peluk Agni.


" Ayah tidur sendirian? Atau minta ditemani sih? Aku lapar sayang?." Tanya Agni yang melihat Aziel, memejamkan mata dan sambil peluk Agni.

__ADS_1


" Ya sudah deh, sendirian saja yah makan nya, aku mau tidur dulu." Lanjut Aziel langsung balik badan, dan langsung peluk gulingnya.


" Dia beneran tidur atau marah yah? Karena tidak ditemani tidur? Yah sudah lah ikut tidur saja, dari pada Aziel marah." Batin Agni penasaran, karena Aziel langsung menghadap tembok dan langsung peluk guling.


Agni langsung ganti baju dan ikutan tidur siang di sampingnya Aziel, takut Aziel ngambek karena tidak ditemani tidur siang.


Dilain sisi, Violet pertama kalinya ke Apotik dan beli obat, supaya tidak mengandung sebelum lulus kuliah.


" Mau beli berapa?." Tanya Apoteker melihat Violet dan David.


" Lima pack, berapa Teh?." Tanya Violet sejujurnya malu, tapi jika tidak beli sekarang obatnya bisa menghancurkan masa depannya.


" Baik dan tunggu sebentar." Lanjut Apoteker langsung cari obat, yang Violet inginkan.


" Sayang. Sudah tidak sedih dan kwatir kan? Jadi aman yah kita pacaran, dengan kebebasan?." Tanya David yang belum siap kehilangan Violet, Karena David baru saja unboxing pacarannya.


" Iyah sayang. Sudah tenang aku sayang, kapan pun kamu ngajak olahraga senam aku selalu siap sayang, Selama aman untuk kita." Lanjut Violet, Violet suka olahraga senam dan ingin selalu ajak David untuk olahraga senam terus.

__ADS_1


Violet akan berusaha menjadi pacar yang baik untuk David, supaya tidak diputus karena berantem apa lagi jika Violet membuat David merasa bosan didekatnya.


David senang, karena Violet ngajak untuk olahraga senam lagi. David lebih senang pacaran seperti sekarang, tidak membosankan sama sekali.


__ADS_2