
Aziel dan Agni merapihkan kado dari temen-temen nya, sebelum pulang ke rumah karena sudah selesai malam pertamanya.
" Sayang. Sudah semua kan di rapihkan? Jangan ada yang ketinggalan kado-kadonya?." Tanya Aziel, Aziel sengaja minta dua koper besar untuk masukin kado-kado pemberian temen-temennya.
" Sudah semua sayang, yuk lah pulang dan untungnya kado dari temen-temen tidak ada barang-barang yang ukuran besar yah." Ucap Agni yakin, Sudah masukin semua kado-kadonya kedalam koper.
" Oke sayang, kita pulang sekarang." Lanjut Aziel, bawa dua kopernya karena tidak tega membiarkan Agni bawa koper besar selama perjalanan pulang.
Agni senang sekali, karena Azriel tidak pernah membuat Agni bawa barang berat-berat sama sekali.
Dilain sisi, Vivi, Kiki, Violet, dan David. Janjian satu kampus bareng dan satu kelas bareng, Membuat Vivi dan yang lain langsung berangkat ke kampus yang sudah dijanjikan.
__ADS_1
" Temen-temen. Aziel dan Agni sudah daftar kuliah belum? Takut mereka tidak satu kampus dengan kita?." Tanya Vivi yang takut Aziel dan Agni beda kampus.
" Katanya sudah sih, orang tua mereka yang urus semuanya. Karena Aziel dan Agni mau bulan madu selama seminggu, jadi digantikan oleh orang tua masing-masing." Ucap Kiki yang mendapatkan kabar dari Aziel, setelah Aziel protes kado pernikahan yang dikasih Kiki kemarin.
" Enak juga yah, nikah sebelum kuliah, Semuanya dibantuin orang tua pas mau urus untuk masuk kuliah. Sayang, kapan nih kita juga menikah? Sepertinya seru pas di kampus panggilan sayang Ayah dan Bunda. Jangan kelamaan pacaran yah." Lanjut Vivi melihat Kiki, yang terlihat pusing dengan permintaan Vivi.
" Aku belum siap untuk nikah cepet, sabar dong sayang kita baru mau menikmati pacaran sambil kuliah." Lanjut Kiki, berusaha bujuk Vivi supaya tidak ikut-ikutan nikah cepat.
Violet yang mendengar ucapan David, langsung cemberut karena David langsung menolak menikah disaat kuliah, Padahal belum ditanya sama sekali.
Vivi langsung ajak Violet masuk duluan ke dalam kampus, untuk daftar kuliah bareng-bareng dan meninggalkan pacar yang bener-bener menyebalkan.
__ADS_1
Dilain sisi, Aziel dan Agni disambut, oleh orang tuanya Aziel dan orang tuanya Agni disaat Aziel dan Agni sudah sampai di rumah.
" Selamat datang pengantin baru, kalian mau bulan madu kemana? Bulan depan kalian sudah mulai ospek, dan bulan madu Kalian jangan sampai ganggu kuliah kalian?." Tanya Bunda Nya Agni melihat anaknya, yang langsung duduk di sofa.
" Ke Bali saja yah, berapa lama kita mendapatkan bulan madu kita?." Tanya Agni melihat mertua dan orang tuanya.
" Boleh juga sayang, sekalian kita belanja apa saja yang dibutuhkan buat ospek kan." Ucap Aziel, yang setuju bulan madunya yang deket saja.
" Seminggu deh, kalian habiskan waktu kalian selama seminggu disana dan ingat jangan bikin kecerobohan yah, kalo tidak ingin Agni putus kuliah karena kecerobohan kalian dan harus cuti punya anak selama beberapa tahun." Ucap Ayah Nya Aziel, melihat anaknya berharap Aziel tidak lupa dan membuat Agni tidak melanjutkan pendidikannya.
" Insya allah Ayah-Ayah dan Bunda-Bunda, semua aman dan pengamannya juga kita bawa kok. Supaya tidak lupa selama disana." Lanjut Aziel, yang tahu apa yang difikirkan orang tua dan mertuanya. Aziel juga tidak akan tega membuat Agni putus kuliah.
__ADS_1