DIANA & DIANI

DIANA & DIANI
BERHENTI KB


__ADS_3

WAKTU Terus cepat berlalu dan sore hari telah tiba. Diana dan Diani masih tertidur di dalam kamar nya. sedangkan Dona dan Doni, sepasang suami istri itu sedang berada di kamar pribadi mereka yang ada di lantai dua. posisi Doni memeluk Dona dari belakang dan kedua nya terlihat telanjang bulat menampakan perabotan tubuh mereka berdua. seperti nya sepasang suami istri itu sudah melakukan hubungan suami istri setelah mereka menidurkan kedua anak gadis nya ketika siang tadi.


Sebelum nya ketika sepasang suami istri itu sudah menidurkan kedua anak gadis nya, Dona mulai berbincang-bincang dengan Doni dikamar kedua anak nya itu. perbincangan tersebut adalah perihal Dona yang ingin mempunyai anak lagi dan ia berkata bahwa diri nya terpengaruh akan bujukan dari ucapan Avril agar Dona hamil lagi dan menambah anak lagi. Doni awal nya tak mengerti akan ucapan Dona itu, lama-lama ia mulai paham bahwa Dona baru melahirkan satu kali dan ia masih ingin memiliki anak kandung lagi. maka mau tak mau Doni menyuruh Dona untuk Berhenti KB saja dan Dona menuruti nya.


"yakin nih mama berhenti KB pa???"


"iya mama. lagi pula ada benar nya apa yang dikatakan oleh Avril kepada mama itu." ujar Doni lagi dan Dona lalu tersenyum nakal sembari mulai mengobrol dengan hal yang berbau mesum dengan suami nya.


Obrolan tersebut mulai menjerumus ke dalam cumbuan mesra dan kesenangan batin sepasang suami istri itu. Doni dan Dona lalu pergi ke kamar nya untuk melakukan hubungan suami istri. entah sudah berapa jam lama nya mereka tertidur karena kelelahan sehabis melakukan hubungan badan itu. tiba disore hari yaitu sekitar jam lima sore, salah satu pembantu rumah itu menghampiri kamar Diana dan Diani. sebelum nya memang ia disuruh oleh Dona dan Doni agar nanti membangunkan kedua anak nya itu untuk mandi sore. pembantu itu adalah ibu Umyati, ia sudah masuk ke dalam kamar itu dan mencoba membangunkan kedua anak gadis yang masih tertidur dengan pulas nya itu.


Dua anak gadis itu di bangunkan oleh ibu Umyati dan kedua nya lalu bangun. mereka bangun malas-malasan seakan masih mengantuk dan ingin tidur lagi. tetapi ibu Umyati menakut-nakuti kedua anak gadis itu dengan ancaman.


"tadi mama kalian bilang kepada bibi, kalau kalian tak bangun untuk mandi sore. mama kalian akan marah lho..." ucap ibu Umyati dan membuat dua anak itu segera bangun walau terpaksa. lalu kedua anak gadis itu di antar oleh ibu Umyati untuk mandi sore.


Diluar rumah besar itu, ibu Asih baru saja masuk ke dalam rumah itu dan berpas-pasan dengan pak Soleh.


"pak gerbang kunci lagi jangan lupa."


"iya nek." ujar pak Soleh sopan dan ibu Asih lalu masuk ke dalam rumah Doni. diruangan tamu rumah itu ada ibu Romlah sedang menyapu lantai dan ibu Asih bertanya.


"kedua cucu nenek sudah mandi belum bu Rom???"

__ADS_1


"sudah nek. kedua cucu nenek sedang diantar mandi oleh ibu Um."


"oh begitu, yasudah nenek masuk dulu." ucap ibu Asih sopan kepada ibu Romlah dan ibu Romlah hanya mengangguk saja dengan sopan.


Ibu Asih sengaja masuk ke dalam kamar cucu nya itu karena ia ingin membereskan kamar dan seprai ranjang bekas kedua cucu nya tidur itu. didalam kamar itu, terlihat tak terlalu berantakan dan ibu Asih tetap saja membereskan barang- barang yang berserakan dan salah letak. disamping itu, Doni baru terbangun dari tidur lelap nya. posisi ia masih memeluk istri nya dari belakang dan ia lalu melepas pelukan nya itu dan mencium pipi istri nya seraya berkata.


"bangun sayang. sudah sore..." Dona yang dibangunkan oleh Doni itu perlahan bangun dan membuka mata nya.


Ia masih sedikit mengantuk dan mata nya memandang suami nya seraya bertanya.


"sudah jam berapa pa??"


Kedua anak gadis itu sudah mandi nya dan sekarang sedang memasuki kamar nya. kedua anak gadis itu sedikit kaget ketika melihat nenek nya itu sedang membereskan mainan mereka.


"nenek sejak kapan ada dikamar ini???" tanya Diana penasaran dan ibu Asih menjawab nya.


"waktu kalian berdua tadi mandi, nenek sudah masuk kemari. gih buru kalian pakai baju, nanti masuk angin lho." Diani dan Diana lalu segera memakai pakaian yang akan mereka kenakan tanpa bantuan ibu Asih atau ibu Umyati yang sejak tadi menunggu Diana dan Diani memakai pakaian nya itu.


Lalu ibu Asih berkata kepada ibu Umyati agar diri nya saja yang akan menemani kedua cucu nya berpakaian. ibu Umyati menurut dan kini ia beranjak keluar dari dalam kamar itu menuju dapur. kini ibu Asih duduk di kursi sofa ruangan kamar kedua anak perempuan itu dan ia tersenyum menatap kedua cucu nya itu sudah mandiri dalam berpakaian dan merias diri nya di cermin. setelah kedua anak gadis itu selesai berpakaian dan rapi, kedua nya menghampiri ibu Asih yang duduk.


"nenek sebentar lagi shalat maghrib. kita shalat berjamaah yuk nek." ujar Diana dan Diani menimpali.

__ADS_1


"yuk nenek. papa dan mama pasti sudah menunggu diruangan tempat shalat." ibu Asih tersenyum dan memeluk kedua cucu nya itu sembari berkata.


"ayok sayang. sebentar lagi adzan magrib tiba." lalu ibu Asih dan kedua cucu nya itu pergi ke ruangan tempat shalat yang ada di dalam rumah itu.


Disamping itu Doni baru saja selesai mandi nya. ia masuk ke dalam kamar dan ternyata istri nya tertidur lagi dengan lelap nya. Doni lalu membangunkan Dona agar segera mandi karena waktu sore sebentar lagi maghrib. Dona terperanjat bangun dan segera bangun dalam keadaan tubuh yang polos tanpa penutup badan nya. Doni hanya melihat kepergian Dona menuju kamar mandi dan ia lanjut memakai pakaian. Doni segera turun ke lantai satu untuk menunaikan shalat maghrib bersama keluarga nya. pada saat itu suara adzan maghrib berkumandang dengan jelas nya dikampung duren.


Didalam mushalah agak luas itu, sudah ada ibu ibu Asih dan kedua cucu nya, kedua pembantu rumah itu, bersama pak Soleh pun ada. mereka sudah rapi memakai pakaian akan shalat dan Doni kini sudah masuk seraya berkata.


"pak Soleh silahkan jadi imam."


"baik pak." lalu pak Soleh menjadi imam shalat dan Doni bersama yang lain nya yang menjadi makmum. disaat mereka akan shalat, kedua anak gadis nya Doni bertanya kepada ayah nya.


"mama kemana pa???" tanya Diani.


"mama masih mandi nak."


"kok mama masih mandi pa??" tanya Diana penasaran dan Doni menjelaskan nya bahwa ibu nya mereka itu sudah bangun sore, lalu ketiduran lagi ketika ayah mereka mandi duluan. kedua anak gadis itu sudah tak penasaran lagi dan kini mereka tak banyak bertanya lagi karena pak Soleh sudah memulai memimpin jamaah dalam shalat nya itu.


...*...


...* *...

__ADS_1


__ADS_2