Dijodohkan Dengan Ketos

Dijodohkan Dengan Ketos
Khawatir


__ADS_3

sepulang sekolah


Alena tak langsung pulang ke rumah mertuanya, ia malah pergi ke rumah orang tuanya tanpa mengabari suami maupun mertuanya


" Assalamu'alaikum Ma " ucap Alena saat ia sudah berdiri di depan pintu rumah orang tuanya


" Waalaikumsalam " jawab Bu Melia langsung membuka pintu


" Eh Na kok kamu ke sini sendirian, Gevan suami kamu mana nak " tanya Bu Melia saat menyadari sang anak datang ke rumahnya tanpa sang di dampingi sang suami apalagi sang anak masih memakai pakaian sekolah lengkap


" Gevan katanya ada tugas Ma, tapi Ale udah kasih tahu kok sama Gevan kalau Ale mau tidur di sini malam ini, boleh kan Ma " Bohong Alena pada sang Mama, Alena takut kalau ia tak berbicara seperti itu orang tuanya akan mengira kalau ia dan Gevan sedang ada masalah dan Alena juga tidak mau membuat orang tuanya khawatir


" Mmm yaudah, yang penting kamu udah kasih tau sama suami kamu, sekarang Ale mandi dulu terus makan malam sama Mama" suruh Bu Melia pada putrinya


Di lain tempat, Gevan tengah khawatir karna sang istri belum juga kembali ke rumah, sudah beberapa kali ia mencoba menghubungi Alena tapi gagal


Tak mau berlalut dalam ke khawatiran, Gevan langsung mengambil jaket kulit nya keluar dari kamar tujuan nya saat ini hanya pergi mencari sang istri, tapi langkah nya terhenti oleh suara sang Mama


" Van, istri kamu mana, kok belum pulang " tanya Bu Risa dengan nada yang terdengar khawatir


" Dan kamu juga mau kemana, malam- malam gini " sambung Bu Risa saat melihat sang anak sudah rapi dengan jaket kulit nya


" ini Gevan mau jemput Alena " bohong Gevan

__ADS_1


" Emang Alena kemana " tanya Bu Risa kembali


" Alena katanya tadi mau kerja kelompok ke rumah sahabat nya Ma "


" yaudah Ma, Gevan mau pergi dulu nanti kemalaman jemput Alena " Bohong Gevan kembali, bagaimana ia mau jemput Alena sedangkan ia tak tahu lokasi sang istri berada


Gevan pergi ke garasi mengambil motor kesayangannya, melaju melewati gerbang rumah mewah milik orang tuanya, tujuan nya sekarang yaitu ke rumah sahabat istrinya, Sasa


Saat ia sampai di rumah Sasa, Gevan menghentikan motor nya tepat di depan gerbang rumah Sasa


Tok... tok... tok..


" Ya, tunggu sebentar " sahut Sasa dari arah dalam


Saat Sasa membuka pintu, betapa kagetnya ia saat melihat seorang Gevan tiba-tiba ada di depan rumahnya


" Alena mana " Bukannya menjawab Gevan malah balik bertanya ke Sasa


" Lh mana gue tau " ucap Sasa masih berdiri di ambang pintu


" Eh tapi ngapain lo nyariin Alena van.. " Bukannya menjawab pertanyaan Sasa, Gevan malah pergi meninggalkan Sasa yang masih terdiam melihat sikap nya yang aneh, tiba-tiba saja ia mencari Alena emang nya ada hubungan apa Alena dan Gevan pikir Sasa


Gevan kembali melajukan motornya di jalanan yang sudah terlihat mulai sepi

__ADS_1


" Alena kamu di mana " monolog Gevan pada diri nya sendiri, ia khawatir di mana keadaan istrinya sekarang


Bukannya Gevan khawatir karena ia sudah mulai mencintai Alena, tapi Gevan khawatir sebagai suami yang memiliki tanggung jawab besar kepada istrinya yang hilang entah kemana sekarang


" Aisss kok gue bisa lupa " monolog Gevan sendiri saat ia baru ingat kalau dirinya belum menghubungi orang tua sang istri, Gevan lalu memberhentikan laju motornya ke tepi jalan, ia langsung mengambil benda pipih nya yang ia letakkan di saku jaketnya


" Assalamu'alaikum Ma " ucap Gevan saat panggilan yang ia lakukan tadi tersambung


" Waalaikumsalam Van, ada apa ya nak " ucap sang mertua dari sebrang telepon


" Gevan mau nanya Ma, Alena ada di rumah Mama gak " ucap Gevan hati-hati takut sang mertua curiga akan pertanyaan nya


" Oh Alena ada van, kok kamu nanya lagi bukannya tadi Alena udah kasih tahu ke kamu kalau dia mau nginap di rumah Mama " bingung Bu Risa pada pertanyaan sang menantu yang berkebalikan dari perkataan sang putri


" Maaf Ma, Gevan lupa kalau tadi Alena udah kasih tau kalau dia mau nginap di rumah Mama " Bohong Gevan pada sang mertua


" Ma kalau Gevan juga nginap di rumah Mama boleh gak ya " ucap Gevan meminta izin pada sang mertua untuk menginap sekaligus melihat kondisi sang istri kenapa ia pergi ke rumah orang tuanya tanpa sepengetahuan nya sebagai seorang suaminya


" Boleh lah van, kamu kan suaminya Alena berarti kamu juga anak Mama seperti Alena "


" yaudah Ma, Gevan tutup dulu telponnya, Assalamu'alaikum " ucap Gevan menutup panggilan nya dan sang mertua


.............

__ADS_1


***jangan lupa dukungan nya ya😊


sampai ketemu di episode selanjutnya***


__ADS_2