
Di tempat lain terlihat Gevan tengah berada di salah satu kafe miliknya yang di temani dengan Natasya
" By ayolah kamu main lagi dong ke rumah, mama udah kangen banget sama kamu " Manja Natasya bergelayut di lengan kekar Gevan
" Mama lo atau lo " Gevan menepis tangan Natasya yang dari tadi hanya bergelayut manja dengan lengannya
" Kok sekarang kamu gini sih by dan apa sikap kamu barusan mana kamu kasar banget sekarang by gak kayak kamu yang aku kenal dulu atau....ini semua gara-gara si j@lang kemaren " Gevan mencengkeram lengan Natasya dengan kuat sampai Natasya menampakkan air mata di pelupuk matanya
Para pengunjung maupun pelayan hanya melihat saja kejadian itu tanpa ada rasa niat untuk membantu Natasya yang sudah kesakitan, karna mereka semua tahu siapa Gevan, seberapa pengaruh nya ia di negara ini jadi mereka tak mau mencari masalah dengan orang yang memiliki pengaruh besar
Gevan melepaskan cengkeramannya saat ia sudah melihat Natasya yang begitu kesakitan, Natasya langsung meringis saat ia memegang bekas cengkeraman Gevan tadi yang berhasil meninggalkan bekas walaupun samar-samar
" Jangan sekali lagi gue denger kata-kata kotor lo tentang istri gue " Ucap Gevan dengan menekankan kata istri
" By kamu gak bisa gini, aku udah lakuin semua hal yang kamu suruh selama ini" Marah Natasya dengan sikap semena-mena Gevan tapi apa kalian tahu apa yang di maksud Natasya?
" Gue gak pernah paksa lo, lo sendiri yang mengajukan ke gue"
__ADS_1
"Dan ya ini bayaran atas semua hal yang pernah lo lakuin itu setelah ini gue gak butuh lo lagi" Gevan melempar cek di atas meja lalu ia berjalan pergi keluar dari kafe miliknya sendiri
Natasya mengambil cek yang di lempar Gevan tadi, Natasya sedikit terkejut dengan nominal yang di tuliskan Gevan di atas cek itu,1Miliar bukan nominal yang sedikit walaupun Natasya anak orang kaya tapi tetap saja ia terkejut dengan nominal sebanyak itu
" Setelah semua hal yang gue berikan ke lo, lo mau mencampakkan gue gitu aja, jangan mimpi, kalau dulu lo milik gue sampai mati pun lo tetap milik gue Gevan "
" Dan awas aja istri lo, Alena si j@lang murahan yang udah rebut lo dari gue, bakal gue buat dia tersiksa" Dengan rasa marah Natasya pergi dari kafe milik Gevan
..........
" Na maaf ya gue gak bisa bawa lo ke tempat yang gue bilang tadi " Alena dan Saga tengah berada di depan pagar rumah Alena, saat ini Saga sangat merasa bersalah karna ia dan Alena tidak jadi pergi ke tempat yang sudah ia bilang tadi karna saat akan jalan ke arah tempat itu, Saga tiba-tiba mendapatkan sebuah panggilan yang menyuruhnya untuk segera pulang, Saga tak bisa menolak dari permintaan sang orang tuanya
" Lain kali gue janji bakal bawa lo ke tempat yang gak bakal bisa lo lupain Na"
Alena hanya tersenyum pertanda iya atas ajakan Saga tadi
" yaudah aku pulang dulu "
__ADS_1
" tumben_"
belum sempat Alena ingin berucap panjang lebar tentang sikap nya tadi, Saga sudah terlebih dahulu pergi, sengaja atau tidak tapi yang pasti sikap Saga barusan berhasil membuat Alena tersenyum penuh arti
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa untuk
•vote🙃
•like😊
•hadiah🥺
•favorit😁
•oke😉
__ADS_1
Sampai ketemu di episode selanjutnya