
" kan lo emang sakit, wajar aja tingkah Lo berubah kayak gini " ucap Alena membandingkan suhu tubuhnya dengan Gevan
*
*
*
Beberapa hari setelah kejadian saat Gevan mabuk, Gevan tak lagi mengganggu Alena seperti biasanya, ia terkesan seperti sedang menjauh baik pas mereka berpas-pasan di sekolah maupun tempat lainnya
seperti sekarang ini, Alena tengah berada di parkiran sekolah, ya karna sudah memasuki jam pulang sekolah, Alena menunggu Saga di depan gerbang sekolah karna Saga sedang mengambil mobil di parkiran tapi pemandangan di depannya membuat mata Alena panas
" Gevan... itu Gevan kan tapi itu kan... " Alena memegangi dadanya yang terasa sesak secara tiba-tiba dan dapat Alena rasakan air mata sudah menumpuk di kelopak matanya
Ya pemandangan yang dari tadi Alena lihat itu adalah Gevan yang sedang memakaikan helm dengan kepala Natasya, wanita yang ingin mencoba memperkosa suaminya sendiri tapi bukan itu saja hal yang membuat Alena sangat sakit hati tapi ketika Gevan mencium Natasya di depan umum dengan senyuman yang sangat tulus
Gevan dengan Natasya pergi dari hadapan Alena dan bertepatan dengan itu Saga muncul dengan mobil mahal nya
__ADS_1
" Ayo Na naik " Alena langsung naik, duduk di sebelah Gevan tapi Saga tak kunjung menjalankan mobilnya itu membuat Alena bingung " kenapa ga? kok gak jalan-jalan sih"
Saga langsung merubah posisinya menghadap ke arah Alena " Lo gak papa kan Na " tanya Saga dengan raut wajah khawatir
bukannya mengerti dengan maksud Saga malahan Alena menampilkan wajah yang bingung
" Kenapa mata lo sembap, habis nangis? "
Alena langsung saja mengusap-ngusap kedua matanya
" Na emang bisa ya orang kelilipan matanya seperti sedang sedih " tidak tanpa alasan Saga mengatakan itu, dari tadi Saga terfokus dengan matanya Alena yang seperti ingin menangis
Alena terdiam dengan ucapan Saga, ia merasa sekarang sudah percuma untuk membohongi Saga akhirnya ia akan tahu juga
" Kalau Lo mau cerita gue siap jadi pendengar yang baik buat lo tapi gak di sini "
" Kenapa gak boleh di sini " Saga di buat tersenyum oleh ekspresi bingung Alena sekarang
__ADS_1
Untuk menjawab pertanyaan Alena, Saga memutar kepalanya ke belakang, ia juga memberikan syarat pada Alena untuk melakukan hal yang sama dengan nya
Awalnya Alena tak mengerti dengan tindakan Saga tapi saat ia melihat ke belakang, ia harus di buat kaget dengan antrian panjang di belakang mobil Saga
" What, ini serius Ga kita udah ngehalangin jalan buat kendaraan lain dan itu pun bukan satu atau dua kendaraan tapi setengah kendaraan murid sekolah ngantri di belakang kita "
" Ya lo sih bengong mulu dari tadi "
" Au ah sekarang cepet lo nyingkirin mobil lo dulu, biar yang lain bisa lewat dan gak ngelakson terus kayak gini " perintah Alena pada Saga karna dari tadi suara klakson terus berbunyi, kalau cuma satu atau dua sih masih bisa di terima suaranya oleh Alena, lah ini gak setengah murid sekolah ngelakson secara bersamaan, gimana gak buat telinga Alena sakit coba
Saga menyingkirkan mobilnya dan suara klakson telah berganti dengan suara ejekan dan makian para murid sekolah
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa ya untuk tinggal kan jejak nya ya 😊
sampai ketemu di episode selanjutnya
__ADS_1