Dijodohkan Dengan Ketos

Dijodohkan Dengan Ketos
kecewa & mengakui


__ADS_3

Alena mengikuti depan mulai dari ia keluar rumah sampai saat ini Gevan yang tengah duduk di salah satu kafe yang cukup terkenal


Alena duduk tak jauh dari tempat Gevan duduk, saat ia masih fokus Alena di kejutkan oleh suara dari arah samping


" mbak, mau pesan apa " tanya pelayan


' astaghfirullah, gila ni pelayan mau bikin gue mati gara Serangan jantung " maki Alena dalam hati


" gak, mbak nanti aja tapi boleh saya pinjam menu nya mbak " ucap Alena lembut yang jauh sekali dari perkataan di hati nya


" oh iya mbak, ini " ucap pelayan dengan menyodorkan menu ke Alena


sepeninggalan pelayan tadi, Alena langsung membuat menu tadi sebagai alat untuk menutupi wajahnya, sehingga ia bisa lebih leluasa memantau sang suami


Sudah 5 menit Alena memantau Gevan dari tadi tapi tidak ada satu pun orang yang duduk di depan bangku Gevan yang kosong


' mungkin gue aja yang terlalu kepo toh gak ada orang paling-paling dia juga mau makan, mending gue pulang aja udah pegel ni badan ' batin Alena yang hendak beranjak dari tempat duduk saat ia akan berjalan terdengar sebuah suara yang berhasil memutuskan niatnya untuk pergi


" Hai by kangen " ucap manja seorang wanita yang baru saja tiba


" ya "


Deg


' itu bukannya suara Gevan ' Alena melihat kebelakang dan iya tepat seperti yang ia tebak itu memang suara Gevan yang saat ini tengah berpelukan mesra dengan seorang gadis yang tinggi badan nya tak jauh dari Alena tapi yang membuat Alena cukup kaget yaitu pakaian yang di pakai oleh gadis itu sangat ketat dan terbuka sehingga bagian dada dan bentuk tubuh nya cukup terekspos


Alena memilih duduk kembali dengan posisi yang sama seperti tadi menu yang ia buat sebagai penutup wajahnya


Alena melihat interaksi antara suami nya dan gadis yang tak ia ketahui namanya itu dengan tatapan tajam setiap inci tubuh gadis itu ia perhatikan tak lupa Alena juga melihat ekspresi sang suami, cinta itu yang dapat Alena tangkap dan tanpa Alena sadari tangan nya sudah terkepal hingga kuku jarinya berubah menjadi putih, Alena terus melihat Gevan dan gadis itu


" By kok kamu gak datang lagi sih ke rumah aku, jadi nya kan aku sendiri di rumah " rengek manja gadis itu dengan kepala yang ia sandarkan ke lengan Gevan


' gila tu cewek gak malu apa sama orang-orang apalagi sama gue istri nya ' batin Alena yang merasa marah karna tak terima jika suami membiarkan gadis bersandar di lengan nya

__ADS_1


' gue aja belum pernah di gituin sama Gevan, aishhh dasar laki durhaka ' batin Alena yang mencoba menahan amarah nya


" aku sibuk Natasya " ucap Gevan lembut pada gadis yang baru saja Alena tahu namanya adalah Natasya


* kalian masih ingat siapa Natasya?


' ohh jadi nama lo Natasya dan apa ini sama gue lo pakek lo-gue dan sama wanita genit atau lebih tepatnya pelakor lo pakai Aku-kamu' batin Alena tak terima ada rasa Alena ingin melabrak suami dan selingkuhan nya tapi ia urungkan karna Alena asih ingin melihat sejauh mana suami nya itu akan berulah


" Ihhh sebel deh By pokoknya nanti malam kamu harus nginap " cemberut Natasya sambil mengerucut kan bibirnya


Gevan hanya diam menatap Natasya ada keraguan dari gevan untuk menjawab, karna mengingat ia sudah menikah dengan orang lain


" By jawab " ucap Natasya mendesak Gevan


" hmmm" akhirnya Gevan juga menyetujui perkataan Natasya, tanpa ia tau ada orang yang tersakiti oleh nya


' segitu cinta nya ya lo sama tu pelakor sampai lo mau nginap di rumah nya walaupun lo tau lo tu udah punya istri ' batin Alena yang sakit melihat sikap suami apalagi saat suami nya mengatakan mau menginap di rumah Natasya ia merasa kalau dirinya itu tidak di anggap oleh sang suami


walaupun sakit melihat kedekatan sang suami dengan wanita lain, Alena belum juga mau pergi dari kafe itu ia masih mau melihat dan mengikuti suaminya yang katanya mau pergi menginap di rumah Natasya dan tiba-tiba saja Alena teringat sesuatu


" By kamu tau gak " tanya Natasya dengan suara manja nya


" Gak "


" ihhh kamu kok gitu sih sebel deh aku " cemberut Natasya sambil mengusap dada bidang Gevan


" aku tuh selalu menanti kan tidur sama kamu by " goda Natasya berbisik di telinga Gevan


tangan Natasya terus mengelus dada bidang Gevan ke bawah, perut dan yang terakhir ia mau mengelus benda pusaka milik Gevan tapi dapat di cegah Gevan


" sya jangan " ucap Gevan memperingati


Alena yang melihat kelakuan Natasya tadi seketika naik pitam di tambah respon Gevan

__ADS_1


' cihh dasar lo bangsat van, gue gak nyangka lo kayak gini udah berapa wanita yang lo tidurin hah ' batin Alena yang sudah tidak bisa menahan emosinya, Alena memilih pergi dari Kafe ia yakin kalau ia berlama-lama di sini akhirnya ia akan membuat satu orang masuk rumah sakit dan orang itu tentu nya selingkuhan suaminya sendiri, Natasya


" kenapa lo buat gue kayak gini van apa salah gue sehingga gue bisa dapat suami kayak lo, suami yang sudah nidurin wanita lain ntah berapa banyak " kecewa Alena memikirkan nasibnya dan sang suami


" Dan apaan gue, kenapa gue sedih harus nya bahagia lah dengan ini gue bakal bisa jadiin kejadian ini sebagai alasan untuk kita bercerai " ucap Alena yang sudah berada di dalam mobilnya


" Atau gue udah jatuh cinta sama suami gue sendiri tapi sejak kapan "


" Gue gak mau jatuh cinta apalagi sama suami yang bisanya ngehamilin anak orang, gue yakin gue bakal tersakiti kalau gue ngelanjutin hubungan ini " ucap Alena frustas memikirkan nasib nya yang harus menderita jika memang ia sudah mencintai Gevan sang suami


" hufff mending gue tenangin diri gue dulu " ucap Alena berusaha tenang


Alena menghidupkan mobilnya melajukan mobil dengan kecepatan yang tidak seperti biasanya


Alena tak kuasa menahan tangis nya saat ia masih saja memikirkan kejadian di kafe tadi


" lo kenapa sih na, udah laki-laki di luaran sana masih banyak kenapa lo harus tangisin orang yang sama sekali mengharapkan lo "


" bodoh lo na " ucap Alena pada diri nya sendiri, tangis yang berusaha ia tahan sedari tadi pecah begitu saja


" hiks.. hiks... hiks... kok nasib gue gini amat ya, dan kenapa lo harus lakuin ini sama gue van kenapa gue harus cinta sama lo " ucap Alena yang mengakui kalau ia memang mencintai Gevan


Alena membawa mobil dengan keadaan yang sangat kacau di tambah konsentrasi nya sudah terpecah oleh kejadian tadi membuat ia tak sadar bahwa ada sebuah truk besar melintas di depannya


Aaaaaa


bruk.............


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


***jangan lupa dukungan nya ya😄


sampai ketemu di episode selanjutnya***

__ADS_1


Dan jangan lupa tinggal kan jejak ya


__ADS_2