Dijodohkan Dengan Ketos

Dijodohkan Dengan Ketos
batagor


__ADS_3

Setelah kepergian Bu Risa dan Pak Frans, sekarang hanya tinggal orang tua Alena dan Gevan. Gevan? ya.. Gevan ia menginap di rumah Alena malam ini atas permintaan sang Mama mertua, Bu Melia berharap adanya Gevan malam ini akan membuat ingatan Alena mulai muncul kembali


" Pa, Ale izin keluar dulu ya " ucap Alena pada sang Papa yang fokus menonton sinetron di TV yang ukuran nya sebesar gaban😆


" mau kemana malam-malam begini " tanya pak joni yang masih fokus menonton sinetron kesukaan nya


" Mau beli batagor pa, boleh ya.. plisss " bujuk Alena seperti anak kecil pada sang Papa yang masih saja cuek dengan sikap putri nya


" Boleh "


" makasih Papa ku ca_"


" tapi kami harus pergi bareng Gevan " sontak saja Alena yang awalnya senang bukan main sekarang lesu karna orang yang disuruh pergi bersama nya adalah Gevan orang yang paling dia benci


Gevan yang sedari tadi memainkan benda pipihnya, langsung menoleh ke arah Alena dan Papa nya


" mau kan van " tanya pak joni yang akhirnya memalingkan wajahnya dari arah TV ya karna sinetron yang ia tonton sedang iklan

__ADS_1


" ya pa eh maksudnya ya om " Alena yang mendengar gevan memanggil Papa nya dengan panggilan yang sama mengernyit heran sekaligus tak suka


Alena menatap tajam ke arah Gevan yang sedang berbicara ke arah Papa nya, dan Gevan sendiri tak peduli dengan ekspresi wajah Alena yang sedang menatap nya sekarang


" Gak jadi pergi na " tanya Gevan yang sudah berdiri dari tempat duduk nya menatap Alena yang masih setia duduk di sebelah Papa nya


" Hmm " Alena langsung pergi menyelonong dulu meninggalkan Gevan yang berpamitan lebih dulu dengan sang Papa mertua


setelah berpamitan Gevan langsung menyusul Alena yang sudah berjalan keluar pagar, ya mereka memang tidak memakai kendaraan karna lokasi rumah Alena cukup padat penduduk sehingga para pedagang banyak di sekitar situ


" Lo ngapain ngikutin gue, mending lo pulang sana atau balik ke rumah gue temenin Papa gue nonton " ucap Alena dengan nada tak suka, ia terus saja berjalan berniat meninggalkan Gevan tapi sayang mau secepat apapun Alena, Gevan masih bisa mensejajarkan posisi karna Gevan memiliki kaki yang panjang di banding Alena yang pendek


" Kenapa lo ketus amat sama gue "


" ya karna gue benci ama lo " ucap Alena membuat langkah Gevan langsung terhenti akibat perkataan Alena


" serius " tanya Gevan yang seakan tak percaya dengan perkataan Alena

__ADS_1


Alena mengangguk yakin bahwa ia memang membenci Gevan


" tapi kalau lo suka sama gue gimana " tanya Gevan pada Alena di sampingnya


" It mustahil dan gak akan mungkin pernah terjadi " tolak keras Alena


Ternyata perjalanan yang jauh untuk pejalan kaki, terasa singkat bagi Alena dan Gevan mereka telah datang di tempat dan bakso jambi


setelah memesan dan menunggu sang abang batagor nya membuat pesanan Alena beberapa menit, kini pesanan Alena sudah siap, Alena membayar pesanannya lalu langsung pulang


Di dalam perjalanan pulang hening menyapa keduanya, tidak ada pembicaraan satu pun yang terjadi saat pulang mereka fokus pada urusan mereka masing-masing


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


jangan lupa tinggal kan jejak ya😄


sampai ketemu di episode selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2