
' Gue semakin yakin untuk membuat lo hancur malam ini juga Alena'
Setelah pelayan pergi, Alena terdiam termenung seperti memikirkan sesuatu
' Kalau pelayan itu kenal gue dan juga ingat peristiwa saat Gevan bawa gue ke atas berarti....'
Geprak.....
Alena langsung menggebrak meja di depannya, membuat semua pengunjung kafe termasuk Sasa melihat ke arah nya
" Na lo ngapain sih" tanya Sasa yang bingung sekaligus malu dengan sikap Alena barusan
Tersadar dengan apa yang barusan ia lakukan, Alena hanya menatap sekeliling nya, melihat orang atau lebih tepatnya pengunjung kafe yang menatap dirinya, ia langsung duduk tapi tetap saja dari tadi ada yang ia pikirkan
' kok gue bisa lupa sama ni tempat sih ' rutuk Alena dalam hati yang melupakan kalau kafe ini adalah milik Gevan, suaminya yang beberapa hari ini tiba-tiba berubah padanya
" ALENA " Sasa sedikit teriak, membuat Alena sadar langsung menatap Sasa dengan sedikit rasa kesal
" Lo kenapa sih sa, teriak-teriak budeg kuping gue tau gak" Sasa memutar bola mata nya jengah melihat Alena yang kesal terhadap nya
" Lo gue panggil-panggil dari tadi gak nyaut lo, ya...terpaksa gue teriak "
" Eh tapi kenapa pelayan tadi nyebut nama Gevan Na " tanya Sasa yang sedari tadi sudah penasaran dengan kata-kata si pelayan
__ADS_1
" Emm karna pemilik kafe ini Gevan sa " Ucap Alena sambil meminum minumannya yang telah di pesan Sasa
" Hah lo serius " seakan tak percaya dengan perkataan Alena, membuat Sasa ingin memastikan lagi
Alena mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Sasa
Di detik berikutnya, Alena merasa ada yang aneh dengan tubuhnya
" Sa gue pulang dulu ya " saat Alena hendak pergi, tangan nya di tahan oleh Sasa
" Lo kenapa Na" tanya Sasa menyeringai saat melihat muka Alena sudah merah
" Gak, cuma gak enak badan aja sa"
" kalau gitu biar gue yang anter, gue takut terjadi apa-apa di jalan apalagi dengan kondisi lo yang kayaka gini Na"
Saat mereka sudah sampai di parkiran atau tepatnya telah berdiri di samping mobil Sasa, Alena di suruh masuk dulu oleh Sasa sedangkan Sasa ada urusan penting sekarang
" Gue mau bawa Alena ke situ Sekarang, lo udah harus bawa tu gigolo ke tempat yang udah kita sepakati " Ucap Sasa dengan orang di sebrang telpon, ya.. sekarang ia sedang menelpon seseorang
' Gue gak bakal biarin lo sama Gevan bersatu Na, malam ini adalah malam terakhir lo sebagai istri Gevan ' Sasa menyeringai senang, karna sebentar lagi hal yang paling ia tunggu akan terjadi
Sasa langsung masuk ke mobilnya, ia melihat Alena sudah sangat gelisah mukanya merah padam
__ADS_1
" Sa lo matiin AC nya ya' tanya Alena mulai membuka kaca mobil
" AC nya mungkin rusak Na" kalau Alena dalam keadaan baik, mungkin ia tak akan berkata kalau AC nya rusak, karna suhu dalam mobil cukup dingin dan tidak mungkin kalau AC Mobil Sasa rusak
Setelah beberapa menit, Sasa sampai di sebuah hotel bintang lima
" Sa kita kenapa ke sini " walaupun kini penglihatannya tiba-tiba menjadi kabur tapi Alena masih bisa tahu kalau Sasa membawanya ke hotel
" Ban mobil gue bocor jadi lebih baik kita nginap di sini" dengan kesusahan membopong Alena, Sasa membawa sahabat nya itu menuju kamar yang sudah di boking sebelum
Sasa meletakkan Alena di kasur yang ada di dalam kamar hotel itu, lalu pergi keluar meninggalkan Alena yang sudah gelisah dengan panas di tubuhnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa untuk
*like😊
*vote🙃
*hadiah😁
*favorit 🥺
__ADS_1
* oke😉
sampai ketemu di episode selanjutnya