Dijodohkan Dengan Ketos

Dijodohkan Dengan Ketos
mual


__ADS_3

satu bulan telah berlalu, dalam bulan terakhir sangat banyak kejadian yang membuat Alena terkejut, mulai dari saat ia tahu bahwa sang sahabat mengkhianatinya dengan orang yang sangat membenci dirinya, Sasa dan Natasya juga dalam bulan terakhir ini entah kenapa tidak masuk sekolah padahal Alena ingin menanyakan kenapa mereka sampai berbuat begitu terhadap dirinya


Gevan juga membuat Alena terkejut dengan perubahan sikap nya yang selalu saja mengikuti dirinya ke semua tempat seperti seorang penguntit apalagi cara ia berbicara tidak lagi kasar atau pun dingin malah lebih ke ramah dan sedikit manja ya walaupun hanya dengan Alena


*


*


*


Seperti biasa Alena akan bangun pagi untuk pergi ke sekolah tapi ada yang aneh, Alena dari pagi hanya keluar masuk toilet untuk sekedar mengeluarkan isi perutnya yang hanya berisi cairan


masih terasa mual di perutnya, alena memaksakan dirinya untuk pergi ke sekolah. Alena turun dengan wajah pucat sambil memegang perutnya


" Na kamu kenapa " Bu Melia bingung melihat Alena yang terlihat pucat


" Alena dari tadi ntah kenapa mual terus ma"

__ADS_1


" Mungkin kamu cuma masuk angin " Bu Melia mencoba berfikir positif tentang kejadian yang baru saja di alami sang putri yang sama seperti ia dulu


" Ya Mungkin aja ma, yaudah Alena pergi dulu" Alena pergi dengan tergesa-gesa karna sebentar lagi jam akan menunjukkan pukul 07:15


" Mana mungkin Alena ha.... "


*


*


*


Alena mengikuti pelajaran kimia dengan diam tidak menimbulkan keributan seperti biasanya, membuat guru dan teman kelas Alena merasa aneh dengan itu


" Na lo udah mualaf ya " teman kelas Alena yang duduk tepat di samping nya, langsung menanyakan keganjalan nya terhadap sikap Alena sekaligus mewakili guru dan teman kls lain


" Hah, ngasal lo ngomong, gue dari dulu juga islam kali" Alena tak terima ia dikatakan mualaf apalagi dengan ekspresi teman kelasnya terlihat sangat serius

__ADS_1


" sorry, sikap lo kenapa jadi aneh gini Na " Alena mengernyit tak mengerti dengan maksud perkataan sang teman kelas


" Aneh gimana ya"


" Lo yang biasanya sering ribut kok gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba bisa jadi gini pendiam, ini yang bikin semua orang bingung sama lo Na "


" Gue ribut salah, gue_"


"wekk" Alena merasakan perutnya kembali mual seperti pagi tadi, dengan tergesa-gesa Alena bergegas ke toilet sekolah. Disana Alena memuntahkan hal yang sama, hanya cairan yang keluar dari perutnya


" Kok gue ngerasa mual gini, wekk" Sekali lagi tiba-tiba Alena merasa mual kembali


Sekitar 20 menit, Alena berada di dalam toilet hanya untuk memuntahkan cairan. Saat Alena keluar bertepatan dengan itu, bel istirahat berbunyi. Alena yang biasanya setiap istirahat pasti pergi ke kantin tapi yang kali ini ntah kenapa ia tidak niat ke tempat orang mengisi perutnya itu. Malahan Alena sekarang, berjalan ke ruangan kelas mencari Saga yang ntah dari tadi belum menampakkan batang hidungnya


Cukup lama Alena bertanya ke temannya saga, akhirnya Alena mengetahui tempat saga sekarang yaitu di kantin sekolah paling belakang, tempat biasanya para anak nakal nongkrong


... ******************...

__ADS_1


__ADS_2