
Saat pulang sekolah Alena memilih untuk bersantai di depan televisi sambil menonton sinetron kesayangannya yaitu Love in School di Chanel XYPDMN
Pas seru-serunya, Alena menonton terdengar sebuah panggilan dari ponselnya, Alena mengangkat panggilan dari sahabat nya itu yang sudah lama tidak terdengar kabarnya
*Call on
" Sasa lo kemana aja, gue sendirian tahu di sekolah beberapa hari ini " ( ucapa Alena)
" Gue ada urusan sama keluarga gue Na, oh ya Na nanti malam bisa gak kita ketemu" ( ucap Sasa)
" Bisa sa, emang nya mau ketemu di mana" ( ucap Alena)
" Di kafe biasa Na, gue tunggu jam 20.00 malam ya " ( ucap Sasa)
" Oke, yaudah gue mau lanjutin nonton sinetron kesayangan gue dulu bye.." ( ucap Sasa)
*Call off
" Kenapa ya Sasa ajak ketemuan, biasanya juga dia langsung ke rumah, au ah mending gue lanjutin nonton ayang Rakha " Alena melanjutkan aktivitas menonton nya tadi yang sempat tertunda oleh panggilan dari Sasa, meski Alena merasa aneh dengan ajakan Sasa barusan tapi ia tidak peduli atau pun curiga dengan itu
Di sebuah ruangan, terdapat dua orang yang tersenyum penuh arti, ntah kenapa yang pasti itu bukan senyuman yang baik
" Gue bakal buat lo hancur Alena "
" Ya dan malam ini adalah malam terakhirnya bersama Gevan "
*
*
__ADS_1
*
Malamnya sesuai dengan jam dan tempat yang sudah di tetapkan, Alena pergi ke kafe sesuai dengan ajakan Sasa
Saat Alena masuk ke dalam kafe, ia sudah melihat Sasa tengah duduk di pojok tempat biasa mereka kalau sedang ngumpul di kafe itu
" Maaf ya Sa, gue agak telat soalnya tadi jalan nya macet banget" Alena langsung duduk di depan Sasa yang hanya tersenyum dengan nya
" Ya gak papa, gue juga baru datang "
" Jadi kenapa lo ajak gue ke sini biasanya Lo langsung ke rumah " tanya Alena yang aneh dengan Sasa sekarang
" Gue cuma ngerasa udah lama gak ngumpul di kafe ini bareng lo Na, emang lo keberatan ya kalau gue ajak lo ngumpul di sini " Sasa menatap Alena dengan ekspresi sedih
" Gak kok Sa gue cuma ngerasa aneh tapi gue senang kok kita bisa kumpul lagi " Alena merasa bersalah atas perkataan nya tadi yang berhasil membuat sang sahabat merasa sedih
" Oh ya Na gue udah pesenin minuman favorit lo di sini"
Tak selang beberapa lama Sasa membicarakan tentang minuman yang ia pesan untuk Alena, tiba-tiba datang seorang pelayan membawakan pesanan minuman Sasa tadi
" Permisi kak, ini pesanan orange juice nya, selamat menikmati " pelayan itu sedikit membungkuk untuk meletakkan minuman di atas meja, saat ia tanpa sengaja melihat Alena, pelayan itu sedikit terkejut
" Kakak yang kemaren bareng pak Gevan kan" tanya pelayan itu sambil nampan yang di bawa ia letakkan di dada
Alena tampak bingung dengan ucapan pelayan itu barusan
" Kapan ya mbak, maaf saya kurang ingat "
" Itu kak pas pak Gevan marah terus narik kakak ke lantai atas, dan kalau gak salah kakak hari itu pergi bareng teman cowok kakak ke sini " Sekarang Alena ingat dengan apa yang di katakan pelayan itu, apalagi hari itu ciuman pertamanya di rampas oleh Gevan secara paksa
__ADS_1
" Oh ya mbak, saya baru ingat " senyum kikuk Alena melihat si pelayan yang matanya sangat berbinar-binar, ntah kenapa tapi dari ekspresi nya ia tampak senang
" Kakak punya hubungan ya sama pak Gevan" tanya pelayan itu dengan keponya
" Gak,cuma teman sekolah " Mendengar jawaban Alena yang tak sesuai ekspektasi nya, pelayan itu tiba-tiba murung
" Tapi kalian kan cocok banget kak, dan lagian Pak Gevan gak pernah bawa perempuan lain ke lantai atas,kakak yang pertama_"
Saat si pelayan hendak menyambung lagi ucapan nya, pelayan lain memanggil pelayan itu untuk kembali bekerja melayani tamu-tamu yang lain
Dan tanpa mereka sadari ada orang yang tengah mengepalkan tangannya marah mendengar obrolan Alena dan si pelayan
' Gue semakin yakin untuk membuat lo hancur malam ini juga Alena'
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa untuk
*vote🙃
*like😊
*favorit 😁
*hadiah 🥺
*oke😉
sampai ketemu di episode selanjutnya
__ADS_1