
Terlihat di dalam kelas XI MIPA 2, Alena tengah duduk sendiri di samping jendela padahal waktu istirahat sudah berbunyi dari tadi
" Kok gue di cuekin semua orang ya dan yang gak gue nyangka sahabat gue sendiri cuek sama gue, emang gue punya salah ya "
" Gue rasa gak deh kan beberapa hari ini gue masuk rumah sakit dan gue juga gak buat onar lagi " Monolog Alena pada dirinya sendiri sambil menatap keluar
Wajah Alena yang biasanya ceria sekarang ditutupi oleh ekspresi murungnya, Alena tak tahu apa yang telah dia lakukan sampai-sampai ia dijauhi oleh semua orang bahkan sahabatnya sendiri
Tak mau berlarut dalam pikirannya, Alena memilih pergi dari kelasnya ntah kemana ia akan pergi
Dan disini lah Alena berada yaitu di rooftop sekolah nya tempat ia menenangkan dirinya selama ini, karna di tempat ini Alena bisa melepaskan semua unek-unek yang sudah ia tahan
" KENAPA SIH SEMUA ORANG CUEK SAMA GUE, EMANG SALAH GUE APAAN AAAAA " Teriak Alena di tepi pagar pembatas rooftop, meluapkan semua hal yang sedari tadi menganggu hati dan pikiran nya
__ADS_1
" Lo gak salah " ucap seseorang di belakang Alena, saking terkejut nya Alena saat mendengar suara di belakang nya tanpa sadar Alena hampir saja terjatuh
Untung saja saat Alena akan jatuh, laki-laki di hadapan nya dengan sigap menangkap Alena karna laki-laki itu tidak bisa menjaga keseimbangan tubuh nya apalagi di tambah ia memeluk Alena agar tidak jatuh dari rooftop,akhirnya mereka terjatuh dengan posisi laki-laki itu di bawah sedangkan Alena di atas
Cukup lama mereka menatap satu sama lain, hingga sebuah suara memecah keheningan yang sedari tadi menyelimuti mereka
" Ehem, minggir lo berat " ucap laki-laki itu dengan wajah yang terlihat menahan kesakitan
Mendengar ucapan laki-laki di bawah nya langsung saja Alena tersadar dari lamunan nya Alena langsung turun dari tubuh laki-laki yang dari tadi sangat cerewet bagi Alena, tak lupa ia mengibas-ngibaskan pakaian nya
" Emang gue gak boleh di sini " tanya balik laki-laki di depan Alena
" ya gak boleh ini kan tempat gue dan lo gak punya hak di sini " ucap Alena menaikan oktaf bicara nya dengan berkacak tangan di depan laki-laki itu seakan menantang orang di depan nya
__ADS_1
" jangankan rooftop sekolah, gue aja punya hak atas lo " gumam laki-laki di depan Alena dengan suara yang pelan tapi masih bisa di dengar oleh Alena
" ngomong apa lo barusan ketlay " tanya Alena memicingkan mata nya, melihat wajah Gevan yang menurutnya sangat tebal karena tidak ada ekspresi sama sekali alias datar
" Gak " Gevan menatap Alena dengan sangat dalam ia sedang berperang dengan pikiran nya sendiri ntah apa yang dia pikirkan
Lama hening menimpa mereka berdua, Gevan masih setia menatap mata sang istri yang kehilangan ingatan nya itu dan Alena yang sedari tadi melihat ponsel nya seperti menunggu pesan dari seseorang
" Lo gak salah cuma pikiran mereka yang gak bisa memahami kebenaran tentang lo " setelah mengatakan perkataannya barusan Gevan langsung pergi dari rooftop meninggalkan Alena yang menatap nya dengan bingung, Alena tak tahu apa maksud dari perkataan Gevan
...----------------...
****Maaf ya kemaren aku gak update 🙂
__ADS_1
*jangan lupa tinggal kan jejak nya ya 😄
*sampai ketemu di episode selanjutnya***