Dinikahi Om Kekasihku

Dinikahi Om Kekasihku
Kelelahan


__ADS_3

Niat untuk pergi ke rumah mertua tidak jadi karena Kaivan yang memilih menjebol gawang sehingga membuat istrinya masih berbaring sampai malam datang.


Archie kelelahan sekaligus merasakan sakit di pangkal pahanya dan sudah pasti itu ulah Kaivan. Archie tidak menyesal sama sekali, ia hanya butuh istirahat saja.


"Sayang, kita makan malam di kamar saya ya." Kaivan datang dengan membawa nampan berisi makanan dan minum.


Archie yang kala itu masih berbaring lantas bangun pelan-pelan. Wanita itu bersandar di kepala ranjang dengan selimut yang menutupi sampai dadanya.


Kaivan duduk di pinggir ranjang dengan nampak yang ia letakkan di sebelahnya. Sengaja Kaivan membawa makanan ke dalam kamar, karena dia tahu istrinya sangat kelelahan.


"Maaf ya, gara-gara saya kamu jadi seperti ini." Ucap Kaivan lalu menyodorkan sesendok nasi ke depan mulut istrinya.


Archie menerima suapan dari suaminya, lalu mengunyah dan menelan nya pelan-pelan. Wanita itu hendak menyahut, namun Kaivan kembali menyuapi nya.


"Nggak menyesal kan setelah apa yang kita lakukan, Sayang?" Tanya Kaivan lagi dengan serius.


Lagi, Archie hendak menyahut namun suaminya kembali menyuapinya dengan sesendok nasi dan lauk pauk.


"Kamu diam saja berarti iya, marah ya sama saya?" Tanya Kaivan, menatap istrinya dengan hangat.


Kaivan yang hendak menyuapi istrinya lagi terkejut ketika Archie mengambil alih sendok itu dan bergantian menyuapinya.


"Marah, diam, marah, diam. Aku bukan marah, mau nyahut kamu suapin aku terus, gimana aku bisa ngomong sih, Mas." Ucap Archie geleng-geleng kepala.


Kaivan hendak bicara, namun Archie buru-buru kembali menyuapinya.


"Nah, rasain deh yang aku rasain. Mau ngomong nggak bisa karena disuapin terus." Celetuk Archie lagi dengan gemas.


Kaivan terkekeh, ia menelan makanan nya, lalu menangkup wajah cantik istrinya.


"Maaf ya, Sayang. Abisnya saya takut kamu marah, dan menyesal." Jelas Kaivan dengan jujur.


Memang, saat Kaivan membuka mata setelah tertidur karena lelah tadi, tiba-tiba saja perasaan takut muncul. Pria itu takut Archie akan marah setelah apa yang mereka lakukan.


"Aneh ih, memangnya aku tadi nggak sadar. Aku sadar banget, Mas. Aku nggak akan menyesal." Ucap Archie lembut.

__ADS_1


Kaivan tersenyum senang, pria itu pun mencium bibir istrinya membuat Archie sedikit memberontak karena dia belum mandi sejak tadi, sedangkan Kaivan sudah dua kali mandi.


Pemberontakan Archie membuat selimut yang gadis itu pakai untuk menutupi tubuh polosnya merosot, dan memperlihatkan bagian dadanya kepada sang suami.


"Jadi gerah saya, kamu mau ajak saya main panas-panasan lagi?" Tanya Kaivan sembari menatap dada Archie.


Archie mengikuti arah pandang suaminya, sesaat selanjutnya wanita itu pun memekik dan menarik selimut untuk menutupi kembali tubuhnya.


"Mas Kaivan nakal!!" Ucap Archie sembari memukul pelan tangan suaminya.


Kaivan terkekeh. "Nakal bagaimana sih, saya hanya menikmati pemandangan yang disajikan saja kan." Sahut Kaivan dengan santai.


Archie hendak protes, namun Kaivan kembali menyuapinya nasi. Akhirnya mereka pun lanjut makan di piring yang sama.


Setelah selesai makan, Archie pun berusaha untuk mandi. Ingin jalan sendiri namun tidak bisa sehingga suaminya turun tangan dan membantunya untuk ke kamar mandi.


"Ajakan saya mandi bareng masih berlaku kan? Gimana kalau kita lakukan sekarang?" Tanya Kaivan menaik turunkan alisnya.


Archie menoleh ke kanan dan kiri, membuat Kaivan kebingungan melihat istrinya seperti mencari-cari.


"Cari benda yang bisa mukul kamu, Mas." Jawab Archiena tanpa menatap suaminya.


Kaivan melongo, pria itu pun buru-buru melangkah keluar dari walk in closet.


"Nanti kalau sudah beritahu saya ya, Sayang." Ucap Kaivan berteriak.


Archie hanya tertawa kecil di dalam sana. Lagipula bisa-bisanya Kaivan mengajak seperti itu sedangkan dia masih sangat kesakitan.


Jangan salahkan Archie dengan kata lebay, tapi salahkan Kaivan yang memiliki tombak besar itu.


Setelah menghabiskan waktu 20 menit untuk mandi dan berpakaian, Archie pun keluar dengan langkah yang tertatih.


Kaivan yang saat itu sedang bekerja lantas buru-buru menoleh dan bangkit dari duduknya. Ia mendekati sang istri yang terduduk di pinggir ranjang.


"Kenapa nggak panggil saya?" Tanya Kaivan lembut.

__ADS_1


"Nggak apa-apa, Mas. Lagian aku sudah nggak terlalu sakit kok, tinggal perih saja sedikit." Jawab Archie dengan jujur.


Kaivan tersenyum, lalu mengusap kepala istrinya yang basah dengan lembut. Tentu saja Archie keramas, umum dilakukan para wanita setelah berhubungan.


"Tadi mama telepon, tanya kita jadi datang atau tidak, lalu saya bilang tidak karena kamu sedang sakit." Ucap Kaivan sembari mengeringkan rambut Archie.


Archie mendongakkan kepalanya. "Kenapa mas bilang begitu, mama dan papa pasti khawatir karena aku sakit. Aku baik-baik saja." Timpal Archie pelan.


Kaivan berhenti mengeringkan rambut istrinya, ia lalu berlutut dan melempar senyuman manisnya.


"Saya bilang kan sakit karena proses buat cucu, dan mama malah tertawa tadi." Jelas Kaivan membuat Archie melototkan matanya.


"Kenapa mas bilang gitu!!" Pekik Archie lalu menutup wajahnya.


Kaivan terkekeh. "Nggak apa-apa, biar lain kali mama bahas soal cucu kamu nggak bingung lagi." Sahut Kaivan lalu mencium kening istrinya.


Archie menatap suaminya. "Sejak tadi kamu tersenyum dan tertawa terus, biasanya juga pasang wajah dingin." Ucap Archie.


"Sekarang beda, kamu kan sudah menjadi istri saya dan kamu juga sudah tahu perasaan saya jadi saya nggak akan bersikap dingin lagi." Kata Kaivan.


"Mungkin kalau di kantor masih sama, karena seperti yang kamu bilang harus profesional." Tambah Kaivan lalu mencium pipi istrinya.


Archie tidak menolak diciumi oleh suaminya, lagipula rasa enak. Apalagi jika dicium di bibir, benar-benar nagih.


"Mau istirahat atau mau jalan-jalan keluar?" Tawar Kaivan sembari merapikan rambut Archie yang belum disisir.


"Mau istirahat, besok kan harus kembali bekerja." Jawab Archie lalu merebahkan tubuhnya.


Kaivan tersenyum, ia pun ikut menyusul dan langsung mendekap tubuh mungil istrinya erat-erat. Hari ini mereka full di kamar karena lelah dan Archie enggan untuk keluar.


Besok mereka harus kembali bekerja, sehingga sekarang harus mengistirahatkan tubuh mereka.


ETT DAH YANG HABIS JEBOL, KELONANN MULU 😫


Bersambung...................................

__ADS_1


__ADS_2