
Karena kondisi Archie masih lemah, Kaivan pun tidak mengizinkan istrinya untuk masuk kerja. Kaivan hanya menyuruh Archie untuk memberikan salinan jadwalnya pada Karin, anak magang di kantornya.
Archie tidak membantah ucapan suaminya, ia akan libur bekerja selama beberapa hari dan memberikan jadwal Kaivan kepada Karin.
Archie cukup percaya pada gadis muda itu jika dia bisa menghandle pekerjaan selama dirinya libur.
Kini Kaivan sedang bersiap dengan dibantu oleh Archie. Mereka berada di walk in closet, Archie memakaikan dasi di leher suaminya.
"Nanti jam makan siang aku pulang, aku mau makan sama kamu." Ucap Kaivan sembari mengusap pelan pinggang istrinya.
Archie menganggukkan kepalanya. "Boleh saja, nanti aku minta bibi masak makanan yang kamu suka." Sahut Archie.
Kaivan tersenyum, ia merapikan anak rambut Archie lalu mencium keningnya bersamaan dengan simpul dasi yang sudah selesai Archie ikut.
Archie meraih tas kerja Kaivan, lalu memberikannya pada pria itu.
"Hati-hati ya, Mas. Selama aku nggak ada, jangan genit." Tutur Archie bergurau.
"Gimana mau genit, yang digenitin saja nggak masuk." Sahut Kaivan dengan tatapan jahil.
Archie mendesis, ia mencubit perut suaminya sampai Kaivan meringis dibuatnya.
"Sudahlah, ayo." Ajak Archie sembari menggandeng suaminya keluar dari kamar.
Archie dan Kaivan menuruni anak tangga sampai tiba di lantai bawah untuk sarapan bersama.
"Selamat pagi, Bi Sari." Sapa Archie dengan ramah.
"Pagi, Tuan dan Nyonya." Sahut Bi Sari dengan sopan.
Kaivan menarik kursi untuk istrinya duduk, lalu disusul olehnya yang duduk di sebelahnya.
"Kamu mau sarapan apa, Mas?" Tanya Archie hendak bangkit, namun ditahan oleh Kaivan.
"Aku bisa ambil sendiri, kamu cukup duduk saja sayangku." Jawab Kaivan penuh perhatian.
Archie pun tersenyum, ia kembali duduk tanpa membantah sama sekali. Biarlah hari ini Kaivan yang melayaninya untuk mengambil makan.
Kaivan mengambil nasi dan lauk pauk serta sayur untuk Archie sementara dirinya hanya makan nasi dan ayam.
"Makan pakai sayur, Mas." Tegur Archie geleng-geleng kepala.
__ADS_1
"Sedang tidak ingin, Sayang." Sahut Kaivan dengan senyuman lebar sampai kelihatan giginya.
Mereka pun menikmati sarapan bersama. Kaivan makan tidak pakai sayur, sementara Archie sampai nambah sayurnya.
Selain karena anjuran dokter, Archie pun memang sangat menyukai sayur bayam. Menurutnya sangat menyegarkan di banding sayur lain.
Setelah sarapan, Archie pun mengantar suaminya sampai ke depan rumah.
Sebelum pergi, ritual seperti pasangan harmonis pada umumnya. Archie mencium punggung tangan suaminya, dan Kaivan balas dengan mencium keningnya.
"Hati-hati ya, Mas. Jangan ngebut bawa mobilnya." Tutur Archie.
Kaivan tersenyum, lalu menundukkan kepalanya dan mencium perut istrinya serta memberikan usapan lembut.
"Papi berangkat dulu ya, Nak. Baik-baik di perut mami, nanti malam papi jenguk deh." Bisik Kaivan sambil tertawa.
Archie masih bisa mendengar ucapan suaminya, terutama kalimat terakhirnya itu.
"Kebiasaan." Cibir Archie geleng-geleng kepala, lalu selanjutnya tertawa bersama.
Kaivan menegakkan tubuhnya kembali, ia mencium kening, hidung, kedua pipi dan terakhir bibir. Hanya kecupan saja karena Archie menolak.
"Aku berangkat, Sayang. Sampai nanti." Pamit Kaivan lalu lekas masuk ke dalam mobilnya.
Karena Kaivan sudah pergi, Archie pun memutuskan untuk masuk ke dalam rumah. Archie belum minum susu hamilnya.
Susu hamil adalah minuman yang tidak boleh Archie lewatkan, atau suaminya akan marah.
"Bi, tolong susu hamil aku ya." Ucap Archie dan Bi Sari langsung membuatkannya.
Tidak butuh waktu lama, susu hamil Archie pun jadi dan pelan-pelan di tenggak oleh Archie sampai habis.
"Mama belum pulang, Bi?" Tanya Archie sembari meletakkan gelas bekas susunya di meja.
"Belum, Nyonya. Mungkin sebentar lagi." Jawab Bi Sari.
Archie mengangguk, ia pun memilih untuk pergi ke ruang tamu sambil menunggu ibu mertuanya yang katanya sedang jalan santai sendiri di sekitar komplek.
Bagaimana Archie tahu, tentu suaminya yang mengatakannya. Sejak 2 hari ini, mama Fia selalu ingin jalan santai agar kakinya tidak sakit katanya.
Ketika Archie baru saja duduk, sang mertua pulang.
__ADS_1
"Mama sudah pulang." Archie mendekati ibu mertuanya.
"Iya, Sayang. Kaivan sudah berangkat?" Tanya mama Fia.
"Sudah, Ma." Jawab Archie.
"Kamu sudah sarapan belum? Ini sudah siang, jangan sampai kamu belum sarapan." Kata mama Fia penuh perhatian.
"Sudah, Ma. Mama pasti yang belum sarapan, jadi biar aku ambilkan untuk mama ya." Ujar Archie namun mama Fia menolak.
"Mama mau mandi dulu, Chie. Kamu tolong bilang saja sama bibi untuk bawa sarapannya ke kamar mama, jangan kamu yang bawa nanti capek." Tutur mama Fia.
Archie menganggukkan kepalanya, ia pun membiarkan ibu mertuanya itu untuk pergi ke kamarnya.
Setelah mama Fia pergi, Archie lekas ke dapur dan mengatakan untuk membawakan sarapan ke kamar mama Fia.
***
Kaivan sampai di kantor dan langsung masuk ke dalam lift untuk menuju ruangannya. Ia hanya menatap singkat karyawan yang menyapanya.
Sampai di lantai tujuan, Kaivan langsung melangkah menuju ruangannya. Sebelum masuk, Kaivan berhenti di depan meja kerja yang biasanya Archie duduki, kini hanya Karin yang ada di sana.
"Selamat pagi, Pak." Sapa Karin dengan sopan.
"Istri saya sudah memberitahu apa saja jadwal saya hari ini kan?" Tanya Kaivan tanpa menatap Karin.
"Sudah, Pak. Saya sudah menyusun–" ucapan Karin terhenti karena Kaivan bicara.
"Lakukan pekerjaannya dengan baik, istri saya sudah mempercayai kamu untuk menghandle pekerjaan ini." Potong Kaivan lalu lekas masuk ke dalam ruangannya.
Karin membuang nafasnya setelah tadi menahan nafasnya. Ia benar-benar takut pada atasannya itu.
Karin kembali duduk di meja kerjanya dan menyalakan komputernya.
"Pak Kaivan galak, mbak Archie baik banget, lembut lagi. Dua orang beda sifat, tapi dilihatnya cocok banget." Gumam Karin heran.
Karin mengangkat bahunya, ia pun memilih untuk melanjutkan pekerjaannya. Ia akan melakukan semuanya sendiri sementara Archie tidak masuk kantor.
Jujur saja Karin takut, namun ia tidak mau mengecewakan Archie yang sudah memberinya kepercayaan.
MBAK ARCHIE SEMANGAT PULIH YAA, KARIN JUGA SEMANGAT😙
__ADS_1
Bersambung..............................................