
Lisa yang melihat adegan ciuman Angel dan Joshua semakin panas, segera pergi dari ruangan itu dengan penuh amarah.
Angel yang melihat Lisa telah pergi, segera melepaskan ciumannya dari bibir Joshua.
"Apa yang kamu lakukan?" teriak Joshua memegang bibirnya.
"Santai saja. Bukannya kau juga menikmatinya?" ujar Angel sambil kembali duduk di sofa.
"Apa maksudmu? aku jadi begitu karena kau. Pasti kau sering berciuman dengan mantan mu ya" kata Joshua ikut duduk di samping Angel.
"Kenapa? aku seperti ahli tadi? ya kan?" tanya Angel sambil menaik turunkan alisnya menggoda Joshua.
"Ternyata benar kau memang sering berciuman dengan mantan mu" kata Joshua tersenyum sinis.
"Kau gila? aku hanya bercanda tadi. Mana mungkin aku seperti itu dengan mantanku. Kau orang yang pertama".
"Aku tidak percaya, kau kelihatan seperti ahli".
"Aku juga tidak tahu kenapa bisa seperti itu. Tiba-tiba saja saat berciuman denganmu.. aku.. jadi begitu" ucap Angel gelagapan. Saat ini jantungnya serasa ingin loncat keluar saking gugup nya.
"Terserah lah" kata Joshua singkat.
"Ya udah, aku pulang aja kalau begitu" Angel bangkit dari duduknya hendak pulang, tetapi tangannya di cegat oleh Joshua.
"Tunggu. Aku punya ide, kamu nggak perlu jadi babu lagi, tapi aku ada permintaan lain"
"Apa lagi?"
"Kamu mau nggak jadi pacar boongan? karena sepertinya Lisa akan terus mencari ku"
"Memangnya kenapa kalau dia mencarimu? kau sudah tidak menyukainya?" tanya Angel mulai penasaran.
"Tentu saja tidak. Dia cuma datang kepadaku saat butuh uang" ujar Joshua.
"Wah matre juga mantan kamu. Baiklah, aku setuju" kata Angel menerima permintaan Joshua.
"Benarkah? kalau begitu kita harus mempunya nama panggilan" ucap Joshua.
"Nama panggilan? seperti sayang, honey, beib seperti itu?" tanya Angel yang mulai bersemangat.
"Ehh..iya seperti itu. Tapi jangan panggilan yang aneh ya"
"Hmm.. kalau begitu aku ingin memanggil mu honey, bagaimana? atau cintaku? kamu pilih yang mana?
"Sepertinya itu sangat berlebihan, cukup panggil sayang saja" kata Joshua mulai merasa aneh dengan panggilan yang diinginkan Angel.
__ADS_1
"Yahh kok nggak seru sih" ujar Angel sambil cemberut.
"Panggil sayang aja ya, aku nggak suka panggilan yang berlebihan seperti itu"
"Baiklah kalau begitu, sayang" ucap Angel malu-malu.
Joshua terkekeh mendengar ucapan Angel.
"Jadi sekarang kita pacaran?" tanya Angel.
"Eh maksudnya pacaran boongan" lanjut Angel memperbaiki perkataannya.
"Iya. Nanti saat Lisa mulai datang, kita akan berakting seperti orang berpacaran. Ingat, kita harus terlihat natural di depannya, dia bisa saja mengetahui kalau kita berbohong jika kita canggung" ujar Joshua.
"Tenang saja, aku tidak akan canggung kok. Ciuman tadi saja aku tidak canggung kan?"
Joshua hanya membuang muka dan mencoba tidak terlihat gugup dengan pertanyaan Angel barusan.
Angel tersenyum melihat tingkah Joshua. Walaupun ini hanya pacaran boongan saja, tapi menurutnya ini langkah awal untuk memulai pacaran yang sebenarnya.
Keesokan harinya, Angel mendapat sms dari Joshua. Ia disuruh segera ke kantor Joshua sekarang, karena Lisa datang menemui Joshua di kantornya saat ini.
Angel melirik jam di dinding rumahnya, masih pukul 8 pagi.
Kenapa dia harus datang sepagi ini sih, bikin orang buru-buru aja. Gumam Angel terlihat kesal.
Sesampainya di kantor, Angel segera menuju ke ruangan Joshua. Ia langsung membuka pintu ruangan itu tanpa mengetuknya terlebih dahulu.
Angel melihat Lisa yang berusaha menggoda Joshua dengan memainkan dasi yang dipakai Joshua. Melihat hal itu Angel terlihat sangat geram, ia mengepalkan tangannya mencoba untuk tidak mengeluarkan amarahnya saat ini.
"Halo sayang, maaf aku terlambat datang ya" kata Angel berdiri diantara Lisa dan Joshua.
Angel menarik tengkuk Joshua dan menciumnya, kemudian ia mendorong Joshua hingga terduduk di kursinya dan ia mulai duduk di pangkuan Joshua sambil membelai wajah pacar bohongannya itu.
"Ups maaf, aku tidak tahu kalau ada orang lain disini" ujar Angel menoleh ke arah Lisa.
Lisa terlihat melipat tangan di dadanya sambil tersenyum sinis.
"Kalian sedang berpura-pura terlihat seperti pacaran sungguhan kan? lucu sekali, aku mengenal kau dengan baik Joshua. Tidak mungkin kau berpaling dari ku secepat itu. Kita pacaran 4 tahun sayang, kau tidak bisa membohongiku" ujar Lisa.
Dia bilang wanita matre ini hanya ingin uangnya saja tapi lihat sekarang, te**rnyata dia berpacaran 4 tahun? bodoh sekali, kenapa dia harus pacaran lama kalau tahu hanya dimanfaatkan. Batin Angel.
Angel terlihat menatap tajam Joshua. Joshua yang sedang ditatap, mencoba membuang muka. Ia terlihat takut menatap balik mata Angel.
Kemudian Angel berdiri dari pangkuan Joshua dan menuju ke arah Lisa. Ia mengambil cangkir teh yang ada di meja kerja Joshua dan membuang isinya ke ara Lisa. Alhasil baju Lisa basah karena teh itu.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan wanita murahan?" pekik Lisa.
Lisa yang tidak terima bajunya basah karena ulah Angel mencoba menampar Angel tapi ditahan oleh Joshua.
"Berhenti Lisa. Jangan berani-berani kau menampar wanita ku" kata Joshua menahan tangan Lisa.
Angel yang mendengar Joshua menyebutnya dengan kata wanitaku langsung tersipu malu.
"Sayang dia jahat, dia bilang aku wanita murahan. Padahal kan yang murahan dia, dia yang malah mengganggu pacar orang" kata Angel bergelayut manja di lengan Joshua.
"Kau benar-benar kurang ajar" teriak Lisa.
"Keluar sekarang juga Lisa atau aku akan memanggil satpam untuk melempar mu keluar" ancam Joshua.
Lisa lagi-lagi keluar dari ruangan itu dengan emosi yang berapi-api.
"Kau hebat" kata Joshua kepada Angel sesaat setelah Lisa keluar.
"Benarkah?" tanya Angel.
"Iya benar. Baru kali ini aku melihat ada wanita yang membuatnya semarah itu" jawa Joshua sambil mengelus kepala Angel.
"Memangnya kau pernah mencoba membuat dia marah sebelumnya?".
"Pernah. Tapi semuanya gagal, dia sama sekali tidak terpedaya".
"Wah aku sangat tersanjung karena berhasil membuatnya sangat marah. Kalau begitu kau harus mentraktir ku sebagai balasannya" ujar Angel.
"Kau mau ditraktir apa?" tanya Joshua.
"Traktir aku makan es krim"
"Cuma es krim? anak-anak banget sih"
"Kamu mau kasih aku lagi yang lain? ada satu lagi yang aku mau sih" ucap Angel.
"Apa itu?"
"Hati kamu"
"Hahaha kau bercanda kan?" tanya Joshua sambil tertawa kencang.
"Aku serius" kata Angel merasa bingung karena Joshua tiba-tiba tertawa.
"Jangan bercanda seperti itu. Kalau kau ingin hati aku nanti aku mati dong. Hati ayam aja ya aku beliin. Besok aku janji beliin deh" ujar Joshua dengan polosnya.
__ADS_1
What? hati ayam? nih orang polos apa emang nggak peka sih. Tambah ngegemesin deh, pengen nyubit. Batin Angel yang tidak tahan dengan tingkah Joshua.