
Ternyata kamu baik sama aku karena kamu udah selingkuh mas. Kamu jahat banget. Siapa sebenarnya Manda itu, sejak kapan kamu mengenalnya dan mulai tidur bersamanya di hotel. Aku tidak tahan lagi seperti ini.
Pagi harinya, Sofia terlihat lebih banyak diam dari biasanya. Vernon yang tidak peka, berpikir bahwa mungkin istrinya sedang datang bulan, sehingga mengurungkan niatnya untuk bertanya.
Ia juga sama sekali tidak membahas apapun soal wanita yang mengirimkan chat tadi malam, menambah kecurigaan Sofia.
Karena penasaran, Sofia memutuskan untuk mengintai Vernon diam-diam. Ia mencoba untuk menepis semua dugaannya itu, dengan melihatnya secara langsung.
Agar pengintaiannya tidak ketahuan, Sofia memilih untuk naik taksi online.
Tidak lama kemudian, terlihat Vernon keluar dari kantor dan mengendarai mobilnya.
"Pak tolong ikuti mobil yang di depan itu ya, tapi jangan sampai ketahuan" ucap Sofia pada pak supir.
"Baik bu".
Taksi yang dinaiki Sofia mengikuti kemana Vernon pergi, dan sampai lah mereka di sebuah apartemen yang cukup mewah.
"Kenapa dia kesini? apa wanita itu ada disini?" Gumamnya.
Mereka menunggu dari kejauhan hingga si wanita yang bernama Manda muncul, karena Vernon tidak turun dari mobilnya.
Benar saja, setelah menunggu beberapa menit, muncullah wanita yang mendekati mobil milik Vernon.
Apa dia yang bernama Manda? dia cantik. Pantas saja mas Vernon jatuh hati padanya.
Manda tersenyum dan melambaikan tangannya ke arah Vernon, dan ia masuk ke dalam mobil itu.
"Kita tetap ikuti terus bu?" tanya sang supir.
"Iya, ikuti mereka" jawabnya dengan bibir bergetar, menahan tangis.
Ternyata sesuai dugaan, tujuan mereka adalah datang ke sebuah hotel bintang 5.
Vernon dan Manda keluar dari mobil itu dengan teetawa bersama, membuat hati Sofia semakin sakit.
Ternyata kamu benar-benar selingkuh mas. Aku kecewa sama kamu.
Sofia berurai air mata, ia tidak dapat lagi menahan semuanya.
"Antar ke rumah xx pak".
"Nggak mau ngelabrak bu?".
"Nggak" ketus Sofia.
"Baik bu".
Supir taksi segera mengendarai mobilnya menuju ke rumah Sofia.
Sesampainya di rumah, Sofia langsung menuju kamar dan membereskan seluruh bajunya ke dalam koper.
Setelah itu ia menelepon ibunya yang saat ini sedang berada di Swiss.
Assalamualaikum ma.
Waalaikumsalam. Iya ada apa sayang? suara kamu kenapa kayak lagi nangis?.
Ma, aku mau ke Swiss sekarang. Akan aku ceritakan nanti.
Ya Allah nak. Oke mama akan suruh papa Rudi untuk memesankan tiket pesawat sekarang.
__ADS_1
Iya ma. Aku akan ke bandara sekarang. Assalamualaikum.
Waalaikumsalam.
Setelah memutuskan sambungan telepon bersama ibunya, Sofia segera keluar dari kamar membawa semua kopernya.
Tidak ada yang sadar saat itu, karena para asisten rumah tangga sedang berada di dapur dan satpam rumahnya sedang berada di halaman belakang.
Sofia menghentikan taksi dan segera pergi ke bandara.
Di malam hari, Vernon pulang dari kantor seperti biasanya. Ia tidak mencurigai apapun saat pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, ia langsung menuju ke lantai 2 untuk menemui istrinya. Namun ia sama sekali tidak menemukannya.
"Sofia sayang, kamu dimana?" teriaknya.
Tidak ada suara yang menyahut. Diceknya ke seluruh ruangan bahkan di kamar mandi sekali pun, namun hasilnya nihil.
Perasaan Vernon saat itu mulai tidak enak, dibukanya lemari pakaian miliknya bersama Sofia, dan ternyata sudah tidak ada satu pun pakaian milik Sofia.
Dengan wajah panik, ia berteriak memanggil satpam rumahnya.
"Pak satpam kesini sekarang juga!".
"Ada apa Tuan?".
"Dimana Nyonya?".
"Maksud Tuan?".
"Istri saya dimana? kenapa kamu tidak tahu kemana perginya, sedangkan kamu seharian berada di rumah ini!" teriaknya lagi.
"Mohon maaf Tuan, tapi dari tadi saya tidak melihat Nyonya Sofia keluar dari rumah. Sejak tadi, saya berada di halaman belakang Tuan".
"Baik Tuan".
Vernon menjadi gusar. Pikirannya entah kemana, ia sangat ketakutan karena Sofia meninggalkannya tiba-tiba seperti ini.
Tidak hanya diam saja, ia menuju ke rumah orang tuanya. Kalau-kalau Sofia berada disana.
Dipacunya mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Kamu dimana Sofia? kenapa kamu meninggalkan aku seperti ini?.
Sesampainya di rumah bunda Anya dan ayah Bram, Vernon langsung menerobos masuk ke dalam rumah tanpa mengucapkan salam.
"Ayah, bunda, Sofia ada disini?" tanyanya.
"Kamu itu baru datang nggak kasih salam, langsung menerobos masuk" ucap ayah Bram.
"Maaf ayah. Assalamualaikum".
"Walaikumsalam".
"Bunda dengar kamu selingkuh. Apa benar itu Vernon?".
"Apa? tidak bunda. Bunda dengar darimana?".
"Mamanya Sofia tadi menelepon bunda, katanya kamu pergi dengan seorang wanita ke hotel. Apa itu benar?".
"Tidak bunda. Pasti Sofia salah paham, tadi aku cuma temenin Manda, teman sekolah aku saat SMA. Dia lagi nyari hotel untuk honeymoon bersama suaminya, jadi aku bantuin karena suaminya sibuk kerja disini" ujar Vernon.
__ADS_1
"Lalu kenapa kamu nggak kasih tahu Sofia sejak awal? kenapa kamu malah membiarkan dia tahu sendiri dan jadi salah paham?".
"Aku memang salah bunda, aku lupa memberitahukan padanya. Aku tidak menyangka kalau dia akan semarah ini".
"Terserah lah. Sofia sudah pergi sekarang. Tidak ada yang bisa dilakukan".
"Sofia kemana?".
"Tidak tahu. Hanya itu yang dikatakan mama Sonya tadi".
"Pasti Sofia pergi ke tempat mama Sonya. Mama Sonya dimana sekarang?".
"Bunda juga tidak tahu, mereka kan pindah-pindah negara. Nomor mama Sonya juga sudah tidak aktif sekarang".
"Ya Allah bagaimana ini, Sofia kamu dimana?" ucap Vernon terlihat frustasi.
Flashback On
Vernon baru saja keluar dari sebuah restoran setwlah meetinf bersam kliennya dan tidak sengaja bertemu dengan Manda, temannya saat SMA.
"Manda" panggil Vernon.
"Hei Vernon. Astaga udah lama banget ya. Bagaimana kabar kamu? dengar-dengar udah nikah ya?".
"Alhamdulillah baik. Iya udah. Kamu sendiri gimana? udah nikah juga?".
"Iya belum lama aku nikah dan juga udah tinggal di luar negeri sekarang, ngikut suami".
"Bagus kalau gitu. Terus kamu buat apa disini?".
"Aku lagi nemenin suami aku kerja sekaligus mau honeymoon. Oh iya kamu tahu nggak dimana hotel yang bagus untuk honeymoon?".
"Tahu sih. Kamu mau ditemenin nyarinya?".
"Boleh juga. Nomor kamu berapa? nanti aku hubungi besok ya".
"Oke. Ini nomornya".
"Makasih Vernon. Sukses ya. Nanti aku hubungi kamu".
"Oke Manda".
Flashback Off
Sofia saat ini sudah berada di Swiss. Ia mulai menceritakan semua yang terjadi, hingga ia memutuskan untuk pergi meninggalkan Vernon dan juga hal yang mengejutkannya saat di bandara tadi.
"Jadi saat di bandara kamu diperiksa dokter dan dinyatakan sedang mengandung?" tanya mama Sonya terkejut.
"Iya ma. Anak kembar" ucap Sofia tertunduk lesuh.
"Kamu harus beritahu Vernon, sayang. Nggak mungkin kamu sedang hamil seperti ini tanpa suami" ujar mama Sonya.
"Tidak ma. Untuk apa? dia sudah selingkuh dari aku, dia sudah menyakiti hatiku ma. Aku nggak mau lagi" kata Sofia sambil berurai air mata.
"Jadi kamu ingin bagaimana sekarang nak?".
"Janga beritahu Vernon atau keluarganya tentang kehamilan aku dan jangan sampai dia tahu keberadaan aku ma".
"Baiklah kalau itu yang kamu mau. Mama akan lakukan".
"Terima kasih mama".
__ADS_1
Semoga kamu bahagia dengan wanita itu mas.