Dosenku Sahabatku

Dosenku Sahabatku
S2. Terungkap


__ADS_3

Hai hai semua 😊


Masih menunggu kelanjutan Sofia dan Vernon apa si kembar nih? πŸ˜‚


Hari ini author kembali up 2x


Semoga suka ya ^^


...****************...


Awalnya Sofia ragu untuk kembali ke Jakarta karena masa lalunya yang menyakitkan berada disana, namun setelah dibujuk oleh keluarganya, akhirnya ia memutuskan untuk pulang ke Jakarta dan menetap disana selama 1 bulan.


Sofia juga mengajak si kembar untuk ke Jakarta agar bisa melihat tanah kelahiran ibunya.


.


.


.


Sofia tiba di Jakarta bersama si kembar. Tidak lupa ia juga mengajak kedua baby sitter untuk menjaga Nisya dan Nasya saat ia bekerja.


Mereka tinggal di rumah papa Rudi untuk satu bulan kedepan.


2 hari lagi ia harus menghadiri pembukaan restorannya yang baru dengan kolaborasi sebuah brand ternama. Tentu saja, itu akan membuat wajahnya akan terpampang di semua media di Indonesia.


Apa mas Vernon bakal cari aku kalau aku muncul di TV dan koran? aku belum siap memberitahukan padanya tentang Nisya dan Nasya.


"Mama" panggil Nasya, membuyarkan lamunannya.


"Iya ada apa dek?" tanya Sofia.


Sofia memang terbiasa memanggil Nasya dengan sebutan adek, sedangkan Nisya dengan sebutan kakak.


"Nasya pokonya nggak mau lagi baju kembalan sama Nisya. Nasya sukanya warna melah, jadi jangan beli lagi pink walna kesukaan Nisya".


"Kan kalian kembar dek, masa beda sih warna bajunya".


"Nggak mau tahu. Kalau nggak beda, Nasya nggak mau pakai" ancamnya.


"Iya deh nanti mama kasih beda warnanya. Udah nggak usah bete terus, anak mama yang cantik" ucap Sofia mencubit pipi gembulnya.


"Makasih ma. Nasya main sama Nisya dulu".


"Iya hati-hati sayang".


Sofia memutuskan malam ini untuk mengajak si kembar pergi ke mall, tanpa mengajak baby sitternya.


Sofia ingin lebih dekat lagi kepada kedua anaknya, sehingga mereka hanya pergi bertiga.


"Twin, malam ini kita jalan-jalan ke mall. Siapa yang suka ke mall?".


"Aku..aku" teriak keduanya bersemangat.


"Baiklah. Sekarang minta tolong ke mbaknya untuk ganti baju kalian, mama tunggu di bawah ya".


"Siap ma" ucap keduanya kompak.


Nisya dan Nasya menuruni tangga dengan dress mungil selutut ditambah aksesoris tambahan berupa bunga kecil di sudut kanan baju mereka.

__ADS_1


Tentu saja mereka menggunakan warna yang berbeda, sesuai permintaan Nasya yang tidak ingin mirip dengan warna sang kakak.


Nisya memakai dress berwarna pink, sedangkan Nasya menggunakan dress berwarna merah.


Ketiganya pergi ke mall, dengan Sofia yang mengemudi.


Sesampainya di mall. Sofia langsung mengajak si kembar ke arena bermain anak.


Ia membiarkan kedua buah hatinya itu bermain sepuasnya dengan terus diawasinya.


Tiba-tiba ada sebuah teriakan yang memanggil namanya. Sofia menoleh ke sumber suara dan mendapati sahabatnya Angel yang sedang berdiri syok sekaligus menangis dihadapannya.


"Ya ampun Angel, apa kabar? udah lama kita nggak ketemu" ucap Sofia memeluk sahabatnya itu.


"Lo jahat Sofia hiks..lo dimana aja selama ini? kita semua stres nyariin lo tahu nggak. Hiks..lo nggak bilang sama gue kemana lo pergi, lo emang jahat".


Angel terus menangis dipelukan Sofia, sedangkan Sofia sendiri hanya bisa terdiam.


"Maafin gue ya, gue memang salah. Tapi gue punya alasan kenapa waktu itu pergi diam-diam".


"Apa alasannya? karena lo pikir Vernon selingkuh?".


"Tahu darimana?".


"Astaga Sofia lo..".


"Mama" panggil Nisya dan Nasya memotong pembicaraan Angel.


"Eh sayang. Udah selesai mainnya?" tanya Sofia.


Keduanya mengangguk.


"Iya Angel".


"Jadi ini anak lo dengan dia?".


"Iya betul. Kita cari tempat ngobrol yang bagus aja ya. Bagaimana kalau di restoran?".


"Boleh juga. Tunggu aku panggil Tania dulu".


Mereka berlima akhirnya mampir untuk mengobrol di restoran.


"Nisya, Nasya, kalian kenalin ini sepupu kalian namanya kak Tania. Dia 2 tahun lebih tua dari kalian" jelas Sofia.


"Hai Tania, aku Nisya dan ini adik aku, Nasya" kata Nisya.


"Hai Nisya, Nasya" ucap Tania.


"Nah kalian makan ya sambil cerita biar lebih dekat lagi. Mama mau bicara sama tante Angel dulu".


"Iya mama" sahut keduanya.


"Lucu banget mereka Fi. Lo udah kasih tahu tentang mereka sama Vernon?".


"Belum Angel, aku belum bisa".


"Kenapa begitu? lo tahu nggak sih beberapa tahun lalu dia udah kayak orang gila nyariin lo di Swiss. Tapi lo nya nggak ada".


"Iya gue udah dengar itu. Gue hanya..belum bisa saja" ucap Sofia tertunduk.

__ADS_1


"Oh iya kita bahas pembicaraan yang terpotong tadi. Jadi lo pikir Vernon selingkuh kan? yang gue dengar dari suami gue, katanya Vernon tuh nggak selingkuh. Orang yang lo lihat itu sebenarnya adalah teman sewaktu SMA Vernon. Dia cuma minta tolong Vernon nyariin hotel buat honeymoon dia sama suaminya aja, karena suaminya lagi sibuk".


"Lo serius? tapi kenapa dia nggak bilang ke gue dulu kalau itu cuma teman? padahal gue lihat loh chat cewek itu semalam sebelum kejadian".


"Kalau itu sih gue juga nggak tahu ya. Gue cuma dengar itu doang dari Joshua".


"Oh iya kak Joshua mana? kenapa cuma berdua doang perginya?".


"Dia lagi ngurusin klien di luar kota. Kalau Vernon masih disini. Dengar-dengar sih, dia jadi kejam banget sama orang dan dingin banget. Dia juga nggak pacaran sama siapa pun" jelasnya.


"Oh gitu".


"Lo harus kasih tahu sama Vernon tentang anak lo Fi. Demi kebaikan anak-anak lo juga".


"Iya Angel, gue pasti kasih tahu kok".


"Senang banget ketemu dan ngobrol gini. Lain kali kita ngobrol kayak gini lagi ya. Udah 5 tahun loh".


"Iya siap. Yuk makan dulu, keburu dingin nih makanan".


2 hari kemudian


Tiba saatnya pembukaan cabang baru restoran milik Sofia yang berkolaborasi dengan brand ternama.


Sudah banyak paparazi yang berkumpul di restoran itu. Sofia terlihat sangat anggun dan elegan saat memasuki restoran.


Banyak foto dan videonya bertebaran di sosial media, membuat seluruh orang bisa melihatnya.


Tidak terkecuali Vernon. Ia terkejut saat mendengar kedatangan Sofia di Jakarta.


"Cari alamat rumah Sofia saat ini sekarang juga!" perintahnya kepada asistennya.


Akhirnya kamu muncul juga Sofia. Kita lihat sampai mana penjelasan kamu yang sudah meninggalkan aku selama 5 tahun ini.


Vernon sangat geram, karena Sofia baru muncul dan seakan-akan tidak bersalah.


Keesokan harinya, Vernon mendapat kabar dari asistennya kalau mereka sudah mendapatkan alamat rumah Sofia.


Tanpa berlama-lama, ia segera memacu mobilnya menuju ke alamat itu.


Vernon membunyikan bel rumah. Tidak lama kemudian, pintu terbuka dan keluar lah Sofia, wanita yang selama ini dicarinya kemana-mana.


"Hai Sofia, lama tidak berjumpa" sapanya tersenyum sinis.


"Mas Vernon ka..kamu tahu darimana alamat ini?".


"Tidak sulit menemukan alamatmu, jika saja dulu kamu nggak lari dariku saat aku mencari kamu".


"Maaf, tapi sepertinya saat ini aku belum bisa menemuimu. Nanti kita bicara di tempat lain".


Sofia hendak menutup pintu, namun ditahan oleh Vernon.


"Kenapa tidak bicara disini? oh kamu takut kalau pacarmu tahu? atau mungkin suami baru kamu?".


"Apa? sepertinya kamu salah paham".


"Salah paham? aku sudah..".


"Mama" panggil Nisya dan Nasya yang keluar dari kamarnya karena mendengar suara ribut dari arah luar rumah.

__ADS_1


Vernon terkejut melihat dua gadis mungil dengan wajah yang mirip, menghampiri Sofia dan memanggil Sofia dengan sebutan mama.


__ADS_2