Eternal Love : The Most Pampered General'S Wife

Eternal Love : The Most Pampered General'S Wife
Chapter 30


__ADS_3

“fuqin”, panggil lemah jiao li saat tubuh ayahnya berjalan melewatinya, ia sangat mengharapkan lelaki tua ini untuk memanjakkannya tapi ia sendiri sedikit mulai menyadari bahwa keberadaannya sebagai nona muda pertama kediaman ini terancamnya. Ia yang tak kuat menahan rasa malunya langsung menjatuhkan dirinya kearah tubuh kakaknya.


Karena aksinya yang begitu tiba-tiba, seluruh ruangan mendadak ramai oleh teriakan panik niu mei furen yang memerintahkan seluruh pelayan yang berada didalam ruang makan untuk membawa tubuh putrinya.


Selir sa dan selir shu melihat wajah panik selir niu mei terlihat wajah puas yang mereka tampilkan saat kemalangan menimpa selir niu. Wanita itu terlalu lama menganggap dirinya sendiri sebagai nyonya utama kediaman ini, dan kedua selir ini juga sangat muak atas apa yang telah mereka alami selama ini, jadi saat melihat kesialan menimpa selir niu kedua begitu puas dan puas.


Seluruh kediaman ini tahu bahwa mereka bahkan para pelayan begitu penasaran dengan sosok nona muda yang saat ini berhasil masuk dan tinggal didalam itu. Halaman yang begitu diidam-idamkan selir niu. Walaupun mereka telah bertemu secara sekilas saat acara perjamuan kekaisaran, tapi tuan besar begitu ketat hingga mereka hanya bisa melihat sosok ramping nona muda itu.


Selir shu dan selir sa berjalan Bersama keluar dari dalam ruangan, keduanya terlihat saling berbincang santai satu sama lain terlihat seperti tidak terjadi apapun didalam kediaman ini.


”menurut jie jie, nona muda ini apakah gadis kecil yang dibawa ke desa kumuh itu ??”, tanya selir ketiga, selir shu.


Selir  sa yang berjalan disampingnya sedikit menoleh kesekeliling mereka. Ia mengangguk dan sedikit mendekatkan dirinya kearah selir shu.


“beberapa pelayan yang aku bayar dari halaman milik selir niu mengatakan hal yang sama, bahkan hampir beberapa bulan ini selir niu terlihat begitu frustasi dengan melemparkan banyak barang-barang didalam halaman kediamanya”, balas selir sa.


“dan sepertinya jiao li terlihat tertekan karena untuk pertama kalinya ia diberikan punggung dingin tuan”, kikik selir shu.


Selir sa yang mendengar ucapan selir shu ikut terkikik kecil, keduanya terlihat berjalan menuju halaman mereka.

__ADS_1


Keduanya sangat mengetahui jelas tentang apa yang dilakukan selir niu dibelakang punggung tuan besar, dan bagaimana Wanita itu memberikan punggung dinginnya untuk nona muda utama dikediaman ini. Dulu, mereka tidak ingin saling bersinggungan satu sama lain, disamping itu juga bahwa fakta jika kediaman bangsawan niu termasuk bangsawan besar karena kepala keluarga mereka yang juga menjadi menteri tua dikekaisaran. Jadi, mereka tidak saling menyinggung satu sama lain.


Di halaman Teratai, jiao li terlihat pucat tidur diatas tempat tidurnya. Xing xheng yang berada diluar kamarnya terlihat begitu gusar dan kesal, disisi lain selir niu yang saat ini berada disamping tempat tidur anak perempuannya ini juga menampilkan ekspresi yang begitu buruk.


Jiao li perlahan membuka matanya setelah beberapa saat ia berusaha menghilankan rasa malunya.


“a niang, xing ge”, panggil lemah jiao li. Saat ini ia terlihat begitu menyedihkan.


Tabib kediaman yang berada diluar halaman milik jiao li langsung bergegas masuk saat Namanya dipanggil. Tabib tua itu secara pribadi memberikan perawatannya untuk nona muda kediaman perdana menteri ini. Tabib tua itu terlihat menahan rasa terkejutnya saat ia memeriksa bahwa tidak ada yang terjadi ditubuh nona muda kediamannya ini, tapi ia juga lebih terkejut saat mengetahui bahwa jiao li secara sengaja melukai pipi bagian dalamnya.


Tabib tua itu terlihat berkeringat dingin saat tatapan mata selir niu menusuknya.


Tabib tua itu mengangguk dengan cepat, dan segera memberikan resep ramuan untuk menyembuhkan luka didalam pipi nona muda li ini.


“a niang, apa yang fuqin lakukan ?? kenapa fuqin memberikan punggung dingin untuk jiao jiao”, bisik jiao li parau.


Selir niu langsung memeluk putrinya ini dengan penuh kasih sayang. Ia mengelus pelan puncak kepala jiao li dengan hati-hati.


“jiao jiao, putri kecil a niang, dengarkan a niang, saat ini kau harus bisa mundur untuk mengambil Kembali kasih sayang laoye. Lihat saja hal ini tidak akan bertahan lama, laoye akan Kembali melupakan keberadaan gadis ****** itu”, bisik selir niu menenangkan jiao li.

__ADS_1


“TIDAK BISA !!!!... niang kita harus mengirim Kembali ****** itu ke desa”, ucap marah xing xheng.


“Desa ??!!! desa mana yang lebih baik daripada desa kumuh yang sangat dekat dengan perbatasan kekaisaran !!!... kau pikir seberapa banyak ingot emas dan ribuan koin perak yang harus a niang mu ini keluarkan demi menghanguskan seluruh desa itu !!”, bentak marah selir  niu.


Xing xheng yang mendengar apa yang diucapkan ibunya itu sontak saja terkejut, ia terlihat tidak percaya dengan pendengarannya sendiri dan menatap selir niu dengan tatapan kosong memikirkan bahwa dimasa depan mungkin saja jika seseorang mengetahui tentang kebenaran apa yang telah dilakukan ibunya, bisa saja ia ikut terseret jatuh. Pandangan xing xheng berkilat dingin.


“siapa selain aku dan jiao jiao yang mengetahui hal ini ?!”, tanya xing xheng serius.


Selir niu yang mendengar nada bicara putranya itu terdengar dingin dan sangat serius, ia langsung menutup bibirnya sendiri seakan menyadari kebodohannya.


“tidak ada, tidak ada selain kalian yang mengetahui tentang apa yang a niang lakukan”, bisik selir niu yakin.


“apapun yang terjadi a niang harus menyimpan rahasia ini serapat mungkin, dan untuk ****** itu  saat ini biarkan dia”, ucap xing xheng.


Selir niu sedikit mulai berfikir dingin saat mendengar saran dari putranya ini, benar apa yang dikatakan putranya bahwa saat ini mereka tidak harus tergesah-gesah untuk menyingkirkan ****** kecil itu. Saat ini , kasih sayang laoye terlihat jelas terfokus pada ****** kecil itu. Melihat bagaimana jing mei yang masih setia berada didalam halaman persik itu membuktikan bahwa gadis ****** itu tidak berani melawan mereka.


Benar, ia juga akan menyuap tabib gadis ****** itu agar tubuhnya semakin rusak dan rusak. Senyuman mengerikan terlihat mengantung diantara ujung bibir mereka Wanita itu.


Di sisi lain, jiao li yang mendengar perdebatan antara kakak lelaki dan ibunya ini semakin merasa bahwa keberadaan jing mei sangatlah merusak hari-hari baiknya. Lihatlah, dimasa depan ia akan membuat ****** itu jatuh dibawah kakinya, ia ingin melihat bagaimana ****** hina itu akan memohon-memohon seperti anjing !!!! ia juga akan merusak wajah jelek gadis ****** itu agar dirinya mendapatkan pernikahan yang buruk !!!... jiao li yang saat ini berbaring lemah di dalam pelukan ibunya itu terlihat bayangan gelap dibawah matanya yang ganas penuh dendam.

__ADS_1


__ADS_2