Eternal Love : The Most Pampered General'S Wife

Eternal Love : The Most Pampered General'S Wife
Chapter 34


__ADS_3

Seluruh pasukan pemasok barang militer terlihat mulai takut dengan apa yang di ucapkan pejabat tinggi milik kaisar itu, mereka sepertinya lupa dan mengabaikannya karena ada pejabat jenius di bawah kaisar, diam-diam semua prajurit melirik ke arah ketua mereka.


“baiklah, siapapun yang jujur akan mendapatkan ampunan dari yang mulia kaisar, bukankah begitu, yang mulia ?? ”, tanya ming hao kepada kaisar Zhong.


Kaisar Zhong yang melihat pejabatnya itu terlihat begitu bersemangat ikut memikirkan apa alasan prajurit-prajurit rendahan ini, karena ia sendiri tahu bahwa pejabatnya ini telah menemukan sesuatu yang aneh dari kalimat yang di keluarkan ketua pasukan pemasok barang-barang militer ini. dan ia menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuannya. Para prajurit bawahan itu terlihat mulai goyah karena anggukkan dari kaisar mereka, di sisi lain ketua mereka terlihat mulai panik.


Suasana di dalam ruangan itu semakin tegang dan dingin.


“kau, ucapkan dengan jujur dan kaisar ini akan memberikan gelar tinggi dan juga kekayaan”, ucap kaisar Zhong tegas. Ia secara acak menunjuk prajurit kecil dibelakan ketua pasukan.


Ketua pasukan yang melihat kaisar zhong secara pribadi menunjuk prajuritnya mulai panik.


“di sana, di dalam tenda-tenda kamp militer lapisan kedua ada banyak mayat wanita-wanita penghibur dan juga tempat terbanyak prajurit di kamp itu mati, yang mulia”, jawab jujur prajurit kekaisaran itu takut-takut. Ia menundukkan kepala dalam, tak berani menatap Ketua pasukannya terlihat meliriknya dengan tatapan marah.


Lihat saja, setelah ini aku akan menghajar habis bajingan tak tahu malu ini, pikir ketua pasukan pemasok yang menatap penuh dendam pada bawahannya. Hingga pikirannya teralihkan, ia terkejut.


BRAKKKK.


Seluruh ruangan semakin tegang karena hentakan tangan kaisar yang membalikkan meja kerjanya.


“konyol !!! memalukan !!!”, bentak marah kaisar Zhong.

__ADS_1


“yang mulia, pejabat rendahan ini rasa bahwa prajurit penjaga di kamp lapis kedua sangat ceroboh, jika sejak awal mereka tetap menjaga di tiap titik penjaga sangat tidak mungkin jika seratus orang di sana bisa dikalahkan dengan sangat mudah, dan juga entah mengundang atau mendapatkan Wanita-wanita penghibur itu secara sengaja atau tidak bukankah mereka juga harus bisa melihat situasi sekitar mereka”, ucap ming hao, ia melirik sekilas ketua prajurit itu. Ia seolah sengaja melemparkan banyak umpan kearah ketua pasukan tapi ekspresi wajahnya masih terlihat datar tak menampilkan apa yang tengah ia pikirkan.


Ekspresi ketua prajurit pemasok barang militer itu terlihat tak terima dengan ucapan ming hao, melirik sinis ke arah pejabat itu, dengan cepat ketua prajurit pemasok barang itu menundukkan kepalanya dan berlutut di hadapan kaisar.


“yang mulia, yang mulia, pejabat ming tidak mengetahui medan perang sesungguhnya dan apa yang terjadi disana, pejabat ming hanya menilai dari apa yang bawahan prajurit rendahan ini katakan”, ucap ketua pasukan itu meminta keadilan pada kaisar.


Ming hao menaikkan alisnya. Secara tidak langsung prajurit itu mengatakan bahwa ia hanyalah bangsawan yang tidak tahu apa itu kesulitan di medan perang.


“jika pejabat rendahan ini hanyalah seorang pemula, menurutmu seorang prajurit yang ditugaskan untuk menjaga sebuah wilayah kamp militer adalah kumpulan orang-orang terlatih di medan perang tapi harus mati konyol karena kelalaian mereka ?? bukankah mereka seharusnya tahu membedakan mana rumah bordil dan mana medan perang ?!! atau bisakah kalian berpikir apa yang akan panglima jiao long pikirkan jika melihat pasukan militer ibukota begitu sangat tidak bermoral dan lalai”, ucap ming hao sarkas. Ia sengaja menekan kata panglima agar mereka sadar siapa sosok yang lebih kejam dibelakang kaisar.


“dan bisakah kau sebagai seorang prajurit berpikir bahwa apa yang kalian lakukan adalah atas nama kekaisaran ini dan juga kaisar kalian !!!... akan sangat memalukan jika hal seperti ini diketahui oleh kerajaan-kerajaan di bawah kekaisaran ini”, desis ming hao lagi.


“dan satu hal lagi, atas dasar apa kau berbohong di hadapan kaisar”, ucap ming hao.


“penggal semua kepala mereka”, ucap dingin kaisar Zhong.


Dari samping ming hao melihat semua perubahan ekspresi kaisar Zhong dengan tatapan mata kosong, entah apa yang ia pikirkan tapi ia terlihat tidak perduli dengan apapun.


“lenyapkan semuanya dan kirimkan Kembali pasukan ke wilayah kamp militer lapis kedua, dan lakukan hal seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya !!”, tekan kaisar Zhong.


“ming hao”, panggil kaisar.

__ADS_1


“ya, yang mulia, pejabat rendahan ini ada di sini”, jawab ming hao.


“kali ini, tanggung jawab untuk pasukan pemasok barang militer kaisar ini serahkan padamu, dan ingat jangan biarkan panglima jiao long mengetahui hal memalukan ini”, ucap kaisar Zhong.


“mengerti, yang mulia”, jawab ming hao.


“tapi, sebelum itu yang mulia, bagaimana dengan yang mulia pangeran kedua ?”, tanya ming hao.


Zhong dun ming terdiam mendengar pertanyaan pejabatnya. Ia baru teringat bahwa kuasa atas pasukan pemasok barang militer telah diberikan kaisar sebelumnya pada pangeran kedua. Dan tidak menutup kemungkinan ketua pasukan pemasok barang militer adalah bawahan pangeran kedua, matanya semakin berkilat dingin.


Apakah mungkin seseorang berkepribadian bar-bar dan bodoh seperti Zhong hao yu, pangeran kedua melakukan sesuatu dibalik punggungnya, pikir curiga kaisar Zhong dun ming.


Sejak awal ia menduduki takhta ini, ia sangat mengetahui bahwa siapapun bisa saja menjadi bahaya untuknya dan bahkan saat ini seluruh anak panah tengah mengincar kearah jantungnya serta mencari sisi kelemahannya. Dan hingga saat ini hanya jiang wang yang bisa membungkam semua Tindakan anak panah itu, selagi ada jiang wang di pihaknya. Ia sebisa mungkin akan terus menggenggam jiang wang dalam genggaman tangannya. Sumber daya apapun yang bisa ia manfaatkan untuk bisa membuat panglima besar jiao long itu berada dibawah kuasanya ia akan tetap menggunakan seluruh kuasanya agar sumberdaya yang diinginkan jiang wang ada dan ia berpihak padanya.


Zhong dun ming memangku dagunya, saat ini ia sedang berada di istana naga miliknya. Ia tengah memikirkan cara untuk mencari titik kelemahan jiang wang dan terus mengikatnya agar tetap setia padanya. Walaupun lelaki itu sangat berguna hingga saat ini ia hanya bisa memanfaatkan tubuh tanpa jiwa milik ayahnya yang masih terbaring disalah satu sudut istana terdalam.


Ia sendiri mengetahui dengan jelas setelah kejadian itu, jiang wang telah membuat batasan antara dirinya sebagai kaisar dan jiang wang sebagai seorang panglima militer. Jika bukan karena tubuh ayahnya yang masih berbaring mungkin saja jiang wang akan melakukan suatu yang lain. Zhong dun ming menggeram menahan amarah.


Secara kasar, lelaki itu tidak pernah melihatnya sebagai kaisar kekaisaran zhong.


Lelaki itu hanya melindungi wilayah kekaisaran tapi tidak dengan menyerang wilayah lain, itu sebabnya lelaki itu tetap berada diperbatasan !

__ADS_1


Zhong dun ming menghela nafasnya pelan, saat ia mendengar bahwa adik perempuannya dating mengunjunginya, wajah dingin tanpa ekspresinya telah berubah sepenuhnya menjadi wajah damai dan ramah.


Karena adik perempuannya ini adalah salah satu sumberdayanya yang langka dan sangat berguna.


__ADS_2