
Pangeran kedua, Zhong hao yu melempar seluruh barang yang ada didalam ruangannya.
Lelaki besar dengan wajah sangar dan juga baju zirah besi terbaik yang membalut tubuh besarnya berjalan keluar dengan membawa pedang miliknya, wajah yang tak bisa menahan emosi serta rasa malu itu terlihat hitam merah padam.
Beberapa hari yang lalu ia mendengar dari salah satu prajurit kepercayaannya yang sengaja ia letakkan di dalam istana kekaisaran melaporkan padanya bahwa kaisar secara pribadi turun tangan dengan pasukan pembawa dan pemasok barang-barang militer yang telah lama berada dalam kuasanya.
Cih, ia sangat tahu bahwa selama ini Zhong dun ming sialan itu sangat ingin melahap semua giok perintah kekaisaran dibawah tangannya. Ia sangat tidak menerima alasan kaisar yang memenggal habis seluruh pasukan pembawa pasokan barang-barang militer itu tanpa persetujuan dan surat darinya.
Di barak militer kekaisaran yang berada di wilayah barat kekaisaran terlihat kuda-kuda perang berjalan memasuki ibukota. Kuda-kuda itu berlarian dengan angkuh selama hampir setengah hari mereka akhirnya sampai dijalanan ibukota dan bergerak masuk kedalam benteng istana kekaisaran.
Kaisar Zhong dun ming yang saat ini tengah memimpin pengadilan kekaisaran mendengarkan seluruh surat berita yang disampaikan para kasim dibawahnya itu dengan seksama hingga suara pintu besar terbuka, seorang prajurit kecil berlari menghadapnya. Tapi, belum sampai prajurit kecil itu berbicara seseorang dengan lancang masuk kedalam ruang pengadilan.
Pangeran kedua, Zhong hao yu berjalan masuk kedalam ruang pengadilan dengan dagunya yang ia angkat tinggi. Tubuh besar tambunnya yang berjalan memasuki ruangan, setiap Langkah kakinya terdengar seperti gajah yang marah. Ia terlihat begitu angkuh dengan kedua alis pedangnya yang saling berkerutan satu sama lain.
“apa yang menjadi keperluan, jenderal hao”, tanya kaisar Zhong dun ming langsung.
“seharusnya saya yang bertanya kepada anda, yang mulia kaisar”, tekan Zhong hao yu pada setiap kalimatnya.
Zhong dun ming yang mendengar nada mengancam dari saudara keduanya ini hanya menggelengkan kepalanya.
“kalian semua bisa pergi dan sisakan jenderal hao disini”, ucap kaisar Zhong dun ming.
“TIDAKK !! untuk apa semua orang pergi, biarkan mereka menjadi saksi atas ketidakadilan yang telah kaisar mereka lakukan pada pasukan ku”, ucap Zhong hao yu marah. Urat-urat dilehernya keluar karena suaranya yang menggema didalam ruang pengadilan.
Seluruh kasim dan juga para menteri yang mendengar ucapan jenderal sekaligus putra kaisar kedua ini terdiam, beberapa bisik-bisik dari mereka yang berada ditempatnya terdengar berisik, karena masalah tentang kamp militer tidak pernah di singgung oleh kaisar.
“yang mulia, apa yang dikatakan jenderal hao benar ??”, tanya salah satu menteri.
__ADS_1
Kaisar Zhong dun ming terlihat menghela nafasnya, ia sedikit memijat dahinya.
“benar, kaisar ini melakukan hal ini karena kelalaian yang telah pasukan pemasok barang militer buat, mereka melakukan kejahatan kebohongan pada kaisar ini, tepat dibawah mata kaisar ini pasukan pemasok barang militer barani berbuat tercela, bukankah sikap mereka yang lalai ini akan membuat tuan mereka ikut terseret juga”, jelas kaisar zhong dun ming dengan wajah berat.
Dan benar saja, seluruh ruangan langsung terdengar riuh.
“TIDAK MASUK AKAL !!!!”, teriak marah Zhong hao yu.
“kebohongan apa yang mereka buat hingga seluruh pasukan menerima hukuman mati !!!!, kejahatan apa yang mereka buat ??!!!”, tanya zhong hao yu. Matanya terlihat memelotot marah.
Seluruh ruangan terlihat sangat hening karena ucapan jenderal hao yang terkenal sering menggunakan ototnya daripada otaknya, tapi kali ini pertanyaan jenderal hao sangat menarik banyak pikiran didalam otak para menteri kekaisaran.
“yang mulia kaisar, maafkan menteri rendahan ini jika menyela ucapa anda, tapi apa yang dikatakan yang mulia pangeran kedua juga menjadi tanda tanya untuk kami semua”, ucap perdana menteri li.
Hampir Sebagian menteri terlihat penasaran dengan apa yang telah dilakukan kaisar. Tanpa pertemuan dengan menteri lain untuk menjatuhkan hukuman merupakah suatu hal yang termasuk berbahaya telah terjadi dikaisaran, dan mereka juga tahu pasti bahwa pasukan prajurit pemasok barang militer ini adalah salah satu dari dua pasukan yang dibanggakan jenderal hao.
Seluruh mata saat ini melihat kearah ming hao. Selama ia menjabat sebagai pejabat tinggi langsung dibawah kaisar ia tidak pernah mengeluarkan pendapatnya kecuali permasalahan yang terjadi dikekaisaran sangat rumit dan berbahaya. Jika pejabat tingkat empat ini hanya diam dan tak mengatakan apapun, para menteri dan pejabat dibawahnya akan yakin bahwa solusi permasalahan kekaisaran sudah terjawab.
“yang mulia kaisar tidak ingin nama yang mulia pangeran kedua sebagai seorang jenderal tercoreng karena kelalaian pasukannya”, jelas ming hao singkat.
Mata jenderal hao melotot merah melihat kearah ming hao.
“KAU !!!!... aku tahu pasti kau yang saat ini telah memegang kuasa atas pasukan pemasok barang militer milik jenderal ini !!!”, tunjuk jenderal hao murka.
Sontak saja seluruh ruangan pecah akan suara para pejabat yang terkejut dengan fakta baru yang baru mereka ketahui.
BRRAAAKKKK.
__ADS_1
“DIAM SEMUANYA !!!”, ucap keras kaisar Zhong dun ming.
“bukan tanpa alasan kaisar ini memberikan giok perintah kepada pejabat keempat dari kediaman bangsawan ming, itu karena benwang mempercayainya, dan juga saat ini pejabat ming Tengah mencari siapa yang telah membunuh seluruh pasukan penjaga di luar benteng, dan ditambah lagi dengan fakta bahwa pasukan pemasok barang milik saudara kaisar ini sendiri berbohong atas insiden besar yang jika tidak kita ketahui bisa saja menjadi lubang besar bagi kekaisaran, apakah kaisar ini akan diam saja mengetahui fakta mengerikan ini dan lagi saudara dekat kaisar ini juga berada didalam kekacauan yang sedang terjadi”, ucap kaisar Zhong dun ming dengan mimik wajahnya yang terlihat menahan emosi.
Jenderal hao yang mendengar ucapan saudaranya sendiri itu terdiam. Wajahnya memerah padam saat mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.
“jenderal hao, apakah kau merencanakan pemberontakan !!”, tanya beberapa pejabat yang tak percaya dengan insiden yang terjadi.
“Tidak, tidak, mana mungkin aku melanggar janji yang telah ku buat dihadapan mendiang kekaisaran yang dulu”, ucap Zhong hao yu.
Setelah kejadian itu, Zhong hao yu terlihat sedikit malu untuk berdiri dihadapan saudara pertamanya sekaligus kaisar kekaisaran ini. Ia telah salah menilai sosok yang selama ini ia pikir akan mengambil seluruh kekuasaan milik saudaranya sendiri ini. Ia juga mulai tidak meragukan lagi bahwa kaisar Zhong dun ming sangat mirip dengan mendiang kaisar terdahulu dan hal itu juga yang dipikirkan para pejabat kekaisaran bahwa kaisar mereka sangat berbudi luhur dan juga seperti titisan dewa keadilan.
Ming hao yang melihat dingin ucapan-ucapan yang memuji kaisar kekaisaran ini, seakan-akan ia tidak masuk kedalam kekacauan yang baru saja terjadi ia terlihat terus berjalan lurus tanpa menghiraukan apapun dan masuk kedalam kereta kudanya.
“astagaa… pejabat ming, pejabat mingg”, panggil seorang pejabat tua pada ming hao yang akan menaiki kereta kudanya.
Ming hao menghentikan langkah kakinya dan membalikkan tubuhnya, terlihat pejabat kedua dari kediaman xiu menghampirinya.
“apa yang ingin disampaikan pejabat xiu ??”, tanya sopan ming hao.
“apakah pejabat ming memikirkan proposal pernikahan yang kediaman pejabat ini berikan ??”, tanya pejabat xiu.
Ming hao terdiam, ia menundukkan tubuhnya sedikit.
“pejabat ini masih jauh diatas kata yang pas untuk nona muda dari kediaman bangsawan xiu, pejabat xiu mohon memikirkannya lagi, dan pejabat ini izin untuk kembali”, jawab ming hao cepat.
Pejabat xiu melihat kereta kuda bangsawan milik pejabat ming yang berlalu pergi meninggalkan istana kekaisaran. Di belakangnya beberapa pejabat menanyakan hasil apa yang pejabat xiu dapatkan sebab sudah banyak proposol pernikahan dari para pejabat dan menteri yang ditolak langsung oleh ming hao yang menjadi salah satu tuan muda kediaman bangsawan yang sangat diinginkan di kediaman bangsawan lain di ibukota, diam-diam menteri li yang berada di belakang melihat kereta kuda ming hao yang semakin menghilang.
__ADS_1