
Suara gemuruh dari atas langit malam yang gelap terdengar, kilatan-kilatan petir yang berada diatas sana terlihat menggulung-gulung saling bersautan satu sama lain seperti akar hingga sebuah bayangan hitam terlihat keluar dari dalam Kumpulan awan-awan hitam menggulung. Cahaya hitam yang bergerak cepat turun dari atas langit.
Seekor naga hitam besar dengan dua tanduk diatas kepalanya itu bergerak turun dari atas langit menuju tempat dimana zheng bai berada. Mahkota berwarna kuning keemasan terlihat diantara kedua tanduk milik naga hitam itu seperti helm armor yang melindunginya. Sisik-sisik naga hitam yang bergerak meliukkan tubuhnya memperlihatkan Cahaya keemasan yang keluar dari dalam sisik hitam, seperti sulur emas yang hidup.
Mata keemasan naga hitam ini melihat zheng bai dan menundukkan kepalanya.
“hapus hawa keberadaanmu, dan kecilkan lagi tubuhmu, bawa benwang dengan cepat menuju ke kediaman jiang”, ucap zheng bai memberikan perintahnya pada hewan kuno spiritual dihadapannya ini.
Seakan mengerti dengan apa yang tuannya ucapkan. Naga itu sedikit menggeram, dan membuat tubuhnya lebih kecil.
Zheng bai dengan cepat melompat keatas punggung naga. Ia memerintahkan naga spiritualnya ini untuk bergerak keatas. Naga hitam spiritual yang menerima perintah tuannya ini menggerakkan tubuhnya naik keatas langit dan menyatu dengan awan hitam malam.
Diatas awan, zheng bai melihat kedepan dengan pandangan dingin, ia begitu kesal dan sangat kesal saat ia sendiri bisa merasakan bahwa tubuh jing mei sangat rusak saat ini. Warna kulit wajah jing mei yang begitu pucat dan tubuh yang lemah sangat membuatnya marah, emosi saat ini begitu bergejolak diwajahnya yang selalu dingin, ekspresi kejam dan suram terlihat jelas diwajah zheng bai saat ini. Ia memastikan bahwa dimasa depan akan membuat seseorang yang melakukan hal ini akan membayar harga yang pasti.
Setelah kepergian zheng bai, beberapa orang berjubah hitam mendatangi tempat dimana zheng bai memanggil naga spiritual miliknya.
“hanya ada bekas kekuatan besar hewan spiritual, dimana hewan itu menghilang”, tanya salah satu dari orang berjubah hitam misterius itu pada salah satu orang yang berada disana.
Ia melihat temannya yang mendongak keatas itu ikut melihat keatas sana dimana sisa-sisa awan hitam malam yang menggulung tebal sepanjang wilayah kekaisaran zhong berada, seakan hewan spiritual dengan kekuatan besar ini sengaja menutupi keberadaanya dengan awan-awan hitam gelap diatas sana.
“wah, wah, apa yang membuat para tetua gunung tao berada di tempat seperti ini”, tanya seseorang dibelakang kelima orang berjubah yang ia panggil sebagai tetua gunung tao.
__ADS_1
Pria berhanfu biru cerah dan putih itu berjalan mendekati para tetua gunung tao. Ia dengan santai membuka kipasnya dan menggerakkannya dengan santai. Senyuman ramah di bibir pria bertopeng giok putih kebiruan itu terlihat tidak berbahaya namun sorot mata dari dalam topengnya berkata lain.
“cih, anak muda kau masih saja sombong dan naif”, desis salah satu dari tetua gunung tao itu kepada lelaki bertopeng giok yang berdiri tak jauh darinya.
“hahaha benar, sangat benar, aku terlalu naif dan sombong, tapi bukankah para tetua juga sangat idiot”, balas lelaki bertopeng itu masih dengan senyuman ramah dibibirnya.
“KAAUU !!”, ucap tetua yang lain.
“lebih baik kita pergi. Zhen daren, kami tidak ingin ada kerusakan ditempat ini dan anda juga mungkin ikut penasaran dengan sumber kuat dari energi spiritual ditempat ini, dan kami juga ikut penasaran, jadi kami akan mundur dan melanjutkan perjalanan kami kembali”, balas salah seorang tetua, ia sedikit menundukkan tubuhnya memberikan gestur sedikit menundukkan tubuhnya kepada lelaki didepannya yang ia panggil sebagai zhen daren.
Zhen daren hanya menganggukkan kepalanya dan ikut sedikit menundukkan kepalanya sebagai balasan dari ucapan tetua yang tak jauh darinya ini.
“kau !! apakah kau tau dia sangat meremehkan gunung tao kita”, desis salah satu tetua yang merasa sangat terhina karena ucapan zhen daren.
“kita tida bisa bersinggungan dengan pavilion obat, dan kita semua tahu bahwa kondisi didalam gunung tao tidak stabil bagaimana jika dia mengetahuinya dan melakukan hal gila”, balas tetua yang lain.
Semua tetua yang mendengar ucapannya langsung terdiam. Jika mereka berhasil menemukan energi spiritual yang besar ini mungkin saja gunung tao akan semakin dihormati dan ditakuti. Sayangnya mereka tidak mengetahui tentan jenis hewan spiritual apa yang turun dari langit itu karena dari kejauhan hanya terlihat awan hitam Panjang yang menggulung tebal turun kebawah.
Keesokkan harinya, kereta kuda kediaman milik perdana mentri li yang membawa nona-nona muda dari kediaman itu berhenti didepan kediaman. Li changhai yang sengaja menunggu kedatangan putrinya terlihat kebingungan karena hanya ada dua kereta yang berhenti didepan kediaman miliknya. Dan ia bertambah terkejut saat hanya li jiao li dan dua putri kembarnya yang lain yang turun dari kedua kereta itu.
“putri ini memberikan salam untuk fuqin”, ucap ketiganya kepada li changhai.
__ADS_1
Tapi, li changhai tak memberikan respon apapun untuk ketiga putrinya yang baru saja pulang dari kuil wilayah militer wen. Li changhai mengabaikan salam mereka, dan terlihat wajah kemerahan malu dari ketiganya karena hal yang dilakukan ayah mereka.
“dimana jing mei ?”, tanya li changhai.
“fuqin, bukankah jing mei jie telah lebih dulu datang ??”, tanya li shan li dengan wajah bingung.
“apa katamu ?? jelaskan apa yang terjadi !!!”, kaget li changhai.
“fuqin, benar apa yang dikatakan shan li, kereta jing mei jie telah lebih dulu pergi, dan kami tidak mengetahui apapun selain kereta itu lebih dulu pergi”, jelas shen li.
“tidak mungkin kereta yang lebih dulu pergi tidak kembali ke kediaman!!! PENGAWAL !!! CARI KERETA PUTRIKU !! CEPAT !!!”, teriak keras li changhai.
Ia begitu gelisah karena kereta jing mei yang belum juga kembali.
Beberapa orang yang lewat terlihat penasaran dengan apa yang terjadi dikediaman perdana menteri dan mereka juga sedikit bingung saat melihat menteri li yang biasanya terlihat tenang dan tenang itu menunjukkan sisi yang lain.
Dan siapa nona muda yang dimaksud itu ?? apakan nona muda baru yang tiba-tiba saja masuk kedalam kediaman seperti rumor yang bereda dulu ?? dan jangan-jangan tentang nona muda yang lahir dari rahim seseorang yang dicintai perdana menteri li benar adanya.
Bisik-bisik satu sama lain dari orang-orang yang berkumpul membuat selir niu mei yang mendengarnya berusaha menahan rasa malu sekaligus kesal. Beberapa dari orang-orang ini telah membicarakan masa lalunya, dan ia yang begitu kesal melirik sinis orang-orang rendahan yang lewat didepan kediamannya ini yang membicarakan semua tentang kediaman perdana menteri.
Jika bukan karena ulah anak ****** itu, saat ini mungkin hal ini tidak akan terjadi. Tapi, membaca surat yang dikirimkan jiao li sedikit menangkan hatinya.
__ADS_1