Gadis Cacat Milik Tuan Muda

Gadis Cacat Milik Tuan Muda
Pria Tampan


__ADS_3

"Mutasi??Apa harus seperti itu?"Tanya Alif


"Ya..Karna kau terlalu santai dikantor ini."Jawab Gala


"Heiii..Jangan seperti itu,kau seolah ingin menyingkirkanku.."Sahut Alif langsung memasang wajah memelas


"Jangan pasang wajah tipuan mu itu..Kau pikir aku akan mudah tertipu dengan trik murahanmu..Ck.."Cetus Gala


"Heheheh..Pintar sekali anda..Ya tapi jangan yang seperti itu juga lah..Aku sudah betah disini,tidak mudah beradaptasi dengan lingkungan baru bos.."Jawab Alif menentangnya


"Kalau begitu,jadi OB sebulan..Selain menjalankan tugasmu diruangan ini,kau juga harus melakukan pekerjaan OB..Deal??"Jelas Gala sambil mengulurkan tangannya untuk sebuah kesepakatan


"Oke..Deal..Itu lebih baik..Siapkan saja Alphard itu untukku..Buat jalan jalan bareng ayang beb..Hehehe."Sambung Alif dengan semangatnya


"Cih..Yakin sekali kau.."Cetus Gala meremehkan Alif


"Heuh..Kau pikir aku akan kalah dalam setiap taruhan..Kau lupa dengan taruhan sebelumnya..Kau beroptimis tidak akan jatuh cinta dengan istrimu..Tapi sekarang apa??SSTI..Hahahaha.."Sahut Alif menyindir Gala dan menertawakannya


"SSTI??Apa itu??"Tanya Gala penasaran


"Suami Suami Takut Istri lah..Tak berkutik kan kau jika istrimu sudah ngambek..Wkakaka.."Jawab Alif kembali tertawa puas


Seketika Gala menatap Alif dengan datar


"Tapi ingat,jangan coba kau sewa gadis untuk berpura pura jadi pacarmu..Karna kau tidak akan bisa mengelabuhiku..Jika ketahuan kau berbohong,artinya kau yang kalah..Dan kau tahu kan aku tidak suka dibohongi."Jelas Gala dengan tegas

__ADS_1


"Oke..Aku juga tidak mau bermain curang..Terlalu pecundang jika aku harus bermain curang..Kau juga tahu aku seperti apa..Seorang Alif tidak akan menyerah dengan tantangan yang mudah untuk diterimanya.."Jawab Alif dengan penuh yakin


"Buktikan dulu,baru kau bisa bicara seperti itu.."Ujar Gala


"Oke..Oke.."Jawab Alif


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Lidya mulai bekerja ditoko Nayra dihari pertamanya


Semua staff yang melihatnya bersikap ramah dengannya dan dengan sabar mengajarinya


Semoga aku betah disini..Jika aku bisa melewati ini semua,aku baru akan pulang kerumah..Pa,ma..Maafkan aku jika aku harus menghilang untuk saat ini..Aku sangat malu untuk bertemu dengan kalian..Batin Lidya termenung


Ia pun langsung menoleh kearah Dwi


"Ada apa?"Tanya Lidya pada Dwi


"Itu ada pelanggan..Cepat layani..Dia duduk disana.."Ujar Dwi memberi tahu pada Lidya


"Ah..Iya..Aku akan segera kesana..Maaf aku tadi melamun.."Ucap Lidya


"Iya tidak apa apa.."Jawab Dwi


Lidya pun langsung menghampiri pelanggan pria yang tengah menunggu untuk dilayani

__ADS_1


"Se..Selamat siang tuan..Mau pesan apa??"Tanya Lidya sedikit gugup sambil menyerahkan daftar menu kue yang tersedia ditoko Nayra


Seseorang tersebut pun membaca satu persatu menu kue yang ada dalam daftar menu


"Aku pesan cake tiramisu dengan Cofee machiato.."Jawab pria tersebut


Sesaat Lidya memperhatikan pria yang saat ini berada dihadapannya.


Pria dengan tubuh kekar dan tampan.Dengan kulit sawo matang dan sedikit brewokan.Membuat ketampanannya semakin sempurna dan gentle


Lidya pun kembali termenung menatapi ketampanan pria tersebut


"Apa kau dengar yang kukatakan?"Tanya pria tersebut


"Ahh..Iya..Saya ulangi lagi cake Tiramisu dan cofee Machiato..Apakah ada lagi tuan?"Ujar Lidya yang untungnya dia sempat mendengar pesanan yang diucapkan pria tersebut


"Itu saja.."Jawab Pria singkat


"Baik..Pesanan akan segera saya antar..Mohon untuk menunggu..Terima kasih.."Ucap Lidya langsung meninggalkan pria tersebut untuk menyiapkan pesanannya


🌸🌸🌸🌸


Maafkan Author yang karyanya banyak typo..Maklum masih penulis receh..Amatiran..


Harap maklum aja..Komen aja dialur mana saja yang typo ya..😁

__ADS_1


__ADS_2