Gadis Cacat Milik Tuan Muda

Gadis Cacat Milik Tuan Muda
Hidup Menderita


__ADS_3

"Tapi aku benar benar tidak punya uang kak..Aku tidak bohong.."Jawab Nayra


"Lalu mana uang hasil dari jualanmu??Kau jangan coba membodohiku..!!!'Sentak Rengga semakin emosi


"Dagangan ku hari ini sangat sepi..Aku hanya mendapat hasil sedikit..Dan akan ku gunakan untuk berobat ayah.."Jawab Nayra menjelaskan


"Artinya kau punya uang..Cepat berikan atau kau akan kuusir dari rumah ini.."Ujar Rengga dengan nada dingin


"Tidak..Kondisi ayah sedang sakit kak..Apa kakak tidak kasihan dengan ayah??Kenapa kakak tidak bekerja saja??Dari pada harus meminta uang terus padaku.."Jawab Nayra dengan berani


"Brengsek ..!!"Sentak Rengga langsung memukul wajah Nayra hingga membuat Nayra terjatuh dan wajahnya pun terluka


"Jangan coba mengatur hidup ku gadis cacat...!!Kau seharusnya sadar,kau bukan siapa siapa dirumah..Berani sekali kau mengatur ku..Kau urus tua bangka itu..Karna aku tidak peduli dengan kalian berdua..!!!"Bentak Rengga langsung emosi dan meninggalkan Nayra begitu saja,dengan keadaan terluka


Nayra hanya bisa menahan sabar dengan perlakuan kasar Rengga.Dia sudah terbiasa menerima caci maki dan perlakuan kasar yang dilakukan Rengga terhadapnya.Jika bukan karna ayahnya yang sedang sakit,Nayra tidak akan bertahan untuk tinggal satu atap dengannya


Dan tak berapa lama sang ayah pun keluar dari kamarnya.Yang sejak tadi memilih didalam kamar karna tak sanggup menghadapi perlakuan Rengga yang kasar.Terlebih dirinya yang sudah sakit keras


"Nayra.."Panggil ayahnya dengan nada yang sedikit tidak jelas

__ADS_1


"Ayah.."Ujar Nayra yang langsung menoleh dan beranjak bangkit menghampiri sang ayah


"Ada apa dengan wajahmu nak??Apakah Rengga melakukannya lagi?"Tanya sang ayah yang bisa menebak jika yang ia lihat adalah perlakuan Rengga yang selalu berbuat kasar pada Nayra


Nayra pun hanya menunjukkan senyuman tipis


"Aku tidak apa apa yah..Ini hanya luka kecil.."Jawab Nayra tersenyum


"Maafkan ayah nak..Sudah membuat hidupmu menderita karna perlakuan Rengga..Kalau kau tidak sanggup,kau boleh tinggalkan ayah..Ayah tidak apa apa..Asal hidup mu tidak menderita seperti ini.."Ucap ayahnya dengan pelan


"Apa yang ayah katakan..Aku tidak pernah berpikir untuk meninggalkan ayah..Ayah adalah satu satunya orang yang ku miliki..Aku tidak akan pernah meninggalkan ayah..Aku baik baik saja ayah..Ayah jangan pikirkan diriku..Pikirkan saja kesehatan ayah,biar cepat sembuh.."Jawab Nayra menjelaskan


"Sudah ayah..Jangan pernah bicara seperti itu..Aku mensyukuri apa yang ku jalani selama ini..Aku tidak menyesal ayah.."Ucap Nayra memeluk sang ayah


Sang pun membalas dengan senyuman


"Sekarang kita makan dulu ya..Supaya ayah minum obat..Biar cepat sembuh..Oke.."Ujar Nayra beranjak ke dapur menyiapkan makanan untuk sang ayah


"Iya nak.."Jawab ayah

__ADS_1


Keesokan harinya..


Pagi pagi sekali Nayra pun beranjak pergi menuju alamat Gala untuk mengembalikan dompet tersebut.Diperjalanan Nayra pun bertemu dengan Nisa


"Nayra..Kau mau kemana??Pagi pagi sudah keluar rumah?"Tanya Nisa penasaran


"Ohh..Nisa..Aku mau pergi ke suatu tempat..Alamatnya lumayan jauh,jadi aku harus berangkat dari sekarang.."Jelas Nayra


"Kemana??Aku temani ya..Kau tidak boleh pergi sendiri."Ujar Nisa


"Tapi aku tidak mau merepotkan mu.."Ujar Nayra tidak enak hati


"Ah..Kau ini..Seperti baru kenal aku saja..Lagi pula aku kan punya motor,bisa mengantarmu..Daripada kau naik angkutan,sayang uangnya kan?"Ucap Nisa memaksa


"Hemm..Boleh deh..Makasih ya bantuannya..Heheh.."Jawab Nayra menerima bantuan Nisa


"Dasar..Ya sudah aku ambil motor dulu.."Ujar Nisa beranjak kerumahnya untuk mengambil motor


...****************...

__ADS_1


__ADS_2