
Keesokan harinya..
Nayra bangun lebih dulu,untuk menjalankan ibadah sholat subuh.Ketika ia akan keluar dari kamarnya,ia dikejutkan dengan kemunculan Gala yang sudah berdiri dihadapannya
"Arghh..Sedang apa tuan disini??"Teriak Nayra yang terkejut
"Aku tidak bisa tidur..Seluruh tubuh ku sakit.."Keluh Gala yang merasa tak biasa tidur dengan hanya dialasi kasur tipis.Yang seharusnya ia biasa tidur dikasur yang tebal dan mahal
"Soal itu maaf jika tuan tidak merasa nyaman.."Ujar Nayra merasa kasihan pada Gala
"Kau mau ngapain??"Tanya Gala tak menanggapi ucapan Nayra
"Saya mau sholat subuh.."Jawab Nayra singkat
"Boleh aku ikut ??"Tanya Gala,membuat Nayra menatap heran
"Tuan serius??"Tanya Nayra memastikan
"Aku serius..Kenapa kau terus meragukan ku??Biarkan aku menjadi imam mu.."Jawab Gala
"Ya..Ya sudah..Saya ambil air wudhu lebih dulu."Jawab Nayra langsung menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu
Dan akhirnya mereka menjalan ibadah sholat subuh bersama
__ADS_1
Nayra tak menyangka jika Gala tiba tiba mau menjalankan ibadah sholat.Karna selama ini yang ia tahu selama tinggal dikediaman Gala,ia tak pernah melihat Gala menjalankan ibadah sholatnya
Setelah sholat subuh,Nayra beranjak ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.Gala hanya bisa memperhatikan Nayra dari jarak beberapa meter
Dia benar benar gadis mandiri..Ketidaksempurnaannya tak menjadi penghalang untuk bisa melakukan apa yang bisa dia lakukan..Aku janji aku akan membuatmu bisa berjalan normal lagi..Tunggu saja Nayra..Batin Gala yang merasa salut dengan kemandirian Nayra
Walaupun keadaannya yang cacat,namun Nayra bisa melakukan semua pekerjaan rumah seorang diri tanpa meminta bantuan siapa pun.Dibandingkan dirinya yang sempurna namun masih saja mengandalkan orang untuk melakukan sesuai perintahnya.Gala seolah merasa malu dengan dirinya.Karna ia memiliki kekuasaan,ia bisa memerintah siapa pun
Gala berjalan menghampiri Nayra yang tengah sibuk masak
"Apa kau butuh bantuan?"Tanya Gala menawarkan bantuan pada Nayra
"Tidak tuan..Saya bisa melakukannya sendiri."Jawab Nayrabyang tetap fokus pada masakannya
"Sejak saya remaja."Jawab Nayra singkat
"Siapa yang mengajari mu masak?"Tanya Gala lagi
"Ayah saya.."Jawab singkat Nayra lagi
"Biarkan aku membantumu.."Ujar Gala yang langsung mengambil paksa penggorengan teplon yang sedang dipegang Nayra
Nayra pun menolaknya karna ia sedang menggoreng telur
__ADS_1
"Tidak usah tuan..Sebaiknya tuan duduk saja disana."Jawab Nayra menolak
"Jangan sungkan..Aku ingin membantumu.."Ujar Gala memaksa
"Saya tidak sungkan..Tapi saya bisa melakukannya sendiri."Ujar Nayra menahan penggorengannya
"Tapi aku ingin membantumu.."Ucap Gala yang terus memaksa dan berusaha merebut penggorengan tersebut
Tarik menarik pun terjadi,dan mereka saling tidak mau mengalah.Hingga akhirnya penggorengan itu pun terjatuh kelantai
Pranggg...
Membuat mereka berdua terkejut,terlebih Nayra karna percikan minyak goreng yang masih panas mengenai kaki sebelah Nayra yang tidak cacat
"Akh..Panas."Lirih Nayra kesakitan
Gala yang melihat pun langsung menghampiri Nayra.Dan tanpa pikir panjang Gala menggendong tubuh Nayra.Membawanya ke ruang depan.Nayra hanya bisa terdiam melihat kesigapan Gala yang dengan cepat menolong dirinya
"Aku akan mengobati lukamu..Kau punya obat luka??"Ujar Gala sekaligus bertanya
"Diatas situ."Jawab sambil mengarahkan jari telunjuknya diatas lemari
......................
__ADS_1