
Nayra pun terkejut melihat tindakan Gala
"Tuan mau apa??Turun kan saya..!!'Teriak Nayra berusaha turun
Gala pun tak menjawab dan tetap berjalan menuju mobil yang sudah berada tepat didepan rumah Nayra bersama pak Satyo
Gala langsung memasukan Nayra kedalam mobilnya
"Ke..Kenapa pak Satyo bisa ada disini?Bukankah tuan bilang tidak membawa mobil??"Tanya Nayra bingung melihat kemunculan pak Satyo yang tiba tiba
"Ya..Tapi dia yang membawanya dan mengawasiku dari sini."Jawab Gala duduk disebelah Nayra
"Jalan."Perintah Gala pada pak Satyo
"Baik tuan."Jawab pak Satyo langsung melajukan mobilnya
"Turunkan saya..Saya harus bekerja.."Jerit Nayra berusaha turun
"Mulai hari ini kau sudah tidak bekerja lagi.. Secepatnya kita akan menikah..Suka tidak suka aku akan tetap menikahi mu.."Ucap Gala dengan tegas
"Saya tidak mau..Tuan tidak bisa menikahi saya tanpa restu dari ayah saya.."Ucap Nayra mempertegas
"Soal itu kau tidak perlu pikirkan..Semua sudah diurus..Kita hanya tinggal menunggu waktunya saja..Dan aku berjanji akan membuatmu bisa berjalan normal lagi.."Jawab Gala
Membuat Nayra menatap serius
"Berjalan normal??Saya tidak akan bisa berjalan normal lagi..Selamanya saya akan seperti ini..Jadi percuma saja..Hentikan rencana tuan..Saya juga tidak pernah memiliki perasaan apa pun pada tuan..!!"Ucap Nayra menolak
__ADS_1
"Siapa yang mengatakan kalau kau tidak akan bisa berjalan normal lagi..Jika aku bisa membuatmu berjalan normal lagi,kau harus mencintaiku..Bagaimana?"Ujar Gala memberi pilihan
"Apa??"Seru Nayra menatap heran
"Dan pernikahan ini akan tetap dilakukan."Ujar Gala dengan tegas
"Tapi.."
"Percayakan saja padaku..Aku pasti akan membuatmu bahagia."Ucap Gala lagi sambil menggenggam tangan Nayra
Nayra pun melirik kearah tangannya yang digenggam Gala
Gala begitu meyakinkan Nayra,bahwa dirinya serius akan pada Nayra
Pada akhirnya Nayra menyerah dengan semua usaha Gala.Seolah ia tak tahu lagi harus menolak dengan cara apa
"Kau istirahat lah..Aku harus kembali kekantor..Sore aku akan kembali.."Ujar Gala
Nayra pun hanya mengangguk datar setelah Gala pergi
Dwi yang mengetahui kedatangan Nayra,langsung menghampiri Nayra
"Nayra.."Sapa Dwi
"Dwi..Apa kabar?"Tanya Nayra
"Aku baik..Sudah lama sekali kita tidak bertemu..Aku kangen padamu Nay.."Ujar Dwi yang langsung memeluk Nayra
__ADS_1
"Aku juga.."Jawab Nayra membalasnya
"Apakah kau akan disini seterusnya..Jangan pergi lagi..Kami merasa kehilanganmu."Ujar Dwi mengeluh
"I..Itu..Lihat nanti saja..Bagaimana dengan kalian..Dimana Eca dan Dini?Kenapa cuma kau?"Jawab Nayra dan bertanya
"Mereka dipecat sama pak Satyo."Jawab Dwi
"Hah?Dipecat?Kenapa?"Tanya Nayra terkejut
Dwi pun menceritakan semua yang terjadi selama Nayra tidak ada
"Ya ampun..Jadi mereka dipecat karna aku??"Tanya Nayra merasa bersalah
"Sebenarnya sih tidak,hanya saja Eca membandingkan dirimu dengan Dini yang sombong itu..Jadi pada akhirnya mereka berkelahi dan dipecat oleh pak Satyo."Jelas Dwi
"Begitu..Tapi aku merasa tidak enak hati..Terutama dengan Dini."Ucap Nayra
"Untuk apa kau merasa tidak enak hati..Perempuan seperti dia memang harus dikasih pelajaran..Kan karna dia tuan jadi mengusirmu..Memang dia ingin menyingkirkan mu dari sini..Dia sangat jahat Nay.."Jelas Dwi lagi membela Nayra
"Ya..Tapi aku tidak mau sampai membuat orang orang disekitar ku jadi kena masalah."Ujar Nayra
"Itu sudah hukumannya Nay..Tapi aku senang bisa bertemu denganmu lagi..Aku jadi tidak kesepian lagi..Mereka yang pelayan baru terlalu datar..Tidak seru."Ujar Dwi menceritakan pelayan baru
Nayra pun hanya tersenyum
...****************...
__ADS_1