
Mendengar suara orang wanita menyapanya,Lidya pun langsung menoleh.
"Ternyata benar kau Lidya." seru wanita tersebut.
Lidya pun langsung menatap kaget pada seorang wanita yang ternyata adalah istri Alfian yang dulunya sudah merebut Alfian dari nya.
"Bagaimana bisa kita bertemu disini??bukankah ini kebetulan Lidya?" tanya wanita itu dengan nada santai nya yang seolah tidak pernah merasa bersalah atas masa lalunya.
Lidya hanya menatap tajam dengan sikapnya yang tenang.
Wanita bernama Tiara pun hanya tersenyum remeh saat memandangi Lidya.Terlebih pandangannya tertuju pada perut Lidya.
"Wah,ternyata kau sedang hamil.Memangnya masih ada lelaki yang mau dengan mu??ku pikir kau akan trauma dengan lelaki karena Alfian membuang mu." sindir Tiara dengan kata tajamnya.
Mendengar ucapan Tiara,Lidya justru membalas dengan senyuman.
"Yah,aku memang sedang hamil dan mengandung anak dari seorang pengusaha hebat kaya raya.Dibandingkan dirimu menikah dengan seorang pria bajingan yang hanya lah sampah bagiku.Dan mirisnya lagi kau tempat pembuangannya." balas Lidya dengan santainya sambil tetap tersenyum.
__ADS_1
Seketika membuat Tiara menatap tajam dan emosi,saat Lidya mengatakan dirinya sebagai tempat pembuangan sampah.Hal itu membuat Tiara langsung ingin menampar wajah Lidya,tanpa peduli dengan keadaan Lidya yang sedang hamil.
Namun belum sempat menampar,tiba-tiba seseorang menahan tangan Tiara dan menepisnya secara kasar.
"Siapa kau??beraninya menepis tangan ku??" sentak Tiara yang merasa tidak terima dan menatap tajam kearah seseorang yang ternyata adalah Brian.
Brian pun membalasnya juga menatap tajam.
"Berani sedikit saja kau menyentuh istri ku,akan ku buat kau menyesal." ucap Brian memberi peringatan pada Tiara.
Tiara pun mengernyitkan pandangannya saat memperhatikan sosok Brian.
Dan secara bersamaan Alfian pun datang menghampiri Tiara.
"Sayang,sedang apa kau disini??dan kau Lidya.." ujar Alfian yang terkejut saat melihat Lidya karena bertemu kembali.
Pandangan Alfian pun juga tertuju pada Brian yang berada di samping Brian.
__ADS_1
"Jadi dia pria pecundang yang sudah menikahi mu??" tanya Alfian sambil melirik sinis kearah Brian yang tidak mengenalnya.
"Sudah kita pergi saja." sahut Lidya mengajak Brian untuk meninggalkan mereka.
"Cih,dasar wanita munafik.Kau takut semua orang tahu kalau ternyata kau menikah dengan pria bodoh seperti mu?kau tidak akan bisa menemukan pria yang sebaik diri ku." sindir Alfian dengan mengatakan kata-kata pedas.Yang membuat langkah Lidya dan Brian terhenti sesaat tanpa menoleh.
Namun,tanpa di duga Brian langsung melayangkan sebuah pukulan kearah wajah Alfian.
Buk..
Seketika membuat Alfian jatuh tersungkur.Tiara pun langsung panik dan menghampiri Alfian.Dan semua para tamu yang menghadiri pun memperhatikan keributan mereka.
Menerima pukulan keras,Alfian langsung bangkit dan mencoba membalas menyerang Brian.Tapi sebelum Alfian menyerangnya,Brian justru mencengkram leher Alfian sambil menatap tajam.
Melihat tindakan Brian,Tiara pun tidak dapat membela Alfian.Karena ia memang tahu siapa sosok Brian.
Sementara Lidya membiarkan tindakan Brian dan tidak menghalangi Brian untuk memberi pelajaran sedikit pada Alfian yang berkoar terus menerus.
__ADS_1
"Aku tidak tahu siapa kau yang seenaknya menghina istri ku dan juga aku.Kalau kau merasa pria gentle langsung saja hadapi aku,tidak perlu kau menyindirnya seperti wanita sialan..!!" sahut Brian langsung menghempaskan tubuh Alfian secara kasar.