
Rumah sakit..
Ketika Gala dan seluruh keluarganya,menantikan persalinan Nayra yang kini sedang berjuang dikamar operasi.Karna ia harus menjalani persalinan sesar
Membuat mereka menjadi sedikit cemas dan berharap operasi Nayra berjalan dengan lancar
Setelah berjam berjam menunggu,akhirnya Rianti yang menangani operasi Nayra pun keluar dari ruang operasi
Gala pun dengan cepat menghampiri Rianti
"Bagaimana keadaan istri dan anak ku.?"Tanya Gala yang tidak sabar
Rianti menatap Gala dengan serius dan tertunduk
"Kenapa kau diam saja??Operasinya lancarkan??Istri dan anakku baik baik saja kan?"Tanya Gala mulai panik
Dan seketika Lidya menoleh kearah Gala yang langsung tersenyum
__ADS_1
"Selamat ya..Operasinya berjalan dengan sangat lancar..Istri dan anakmu dalam keadaan baik baik saja..Dan anakmu lahir sehat dengan sempurna tanpa kurang sedikit pun.."Jawab Rianti dengan tersenyum
Seketika Gala bernafas lega dan raut wajahnya pun langsung tersenyum bahagia.Mengetahui kabar yang sempat membuatnya takut,kini berubah menjadi rasa haru yang begitu bahagia dan bersyukur
"Alhamdulillah..Terima kasih ya Allah..Engkau maha pelindung istri dan anakku..Terima kasih.."Ucap Gala pada dirinya sambil terus bersyukur
Begitu juga keluarga Gala dan Nayra,tak henti hentinya mengucapkan syukur karan persalinan Nayra yang lancar tanpa hambatan
"Kapan kami bisa menemuinya??Aku ingin melihat anak ku?"Tanya Gala
"Untuk saat ini,istri mu masih dalam tahap pemulihan..Untuk anakmu kau bisa menemuinya sekarang..Tapi hanya satu orang saja yang diperbolehkan..Sampai keduanya dipindahkan ke kamar perawatan.."Jelas Rianti
"Iya nak..Pergi lah..Adzanin cucu ibu..Dan biarkan cucu ibu melihatmu menjadi orang pertama nak.."Sambung ibu Nayra
Gala pun mengangguk dan tersenyum
"Ayo..Ikut aku.."Ujar Rianti mengajak Gala memasuki kamar operasi.Dimana Nayra masih berada disana
__ADS_1
Gala masih sengaja tak melihat proses persalinan Nayra secara langsung.Karna ia masih tak tega untuk melihatnya langsung.Terlebih ia juga masih belum melupakan musibah yang sebelumnya pernah terjadi pada Nayra,hingga membuat mereka kehilangan sang buah hati
Saat memasuki kamar operasi,Gala perlahan melangkahkan kakinya menuju tempat Nayra yang masih terbaring diatas ranjang operasi.Terlihat banyaknya peralatan operasi,yang biasa digunakan oleh tim medis untuk melakukan operasi mereka.
Gala pun tak terfokus pada ruangan tersebut,ia hanya lebih fokus pada Nayra yang masih dalam keadaan sadar.Walau tubuh masih belum masa pemulihan
Gala mendekati Nayra sambil mengecup dahi Nayra dengan sangat lembut
"Sayang..Terima kasih..Kau sudah berjuang untuk anak kita..Anak kita sudah lahir sayang..Hiks."Ucap Gala yang tanpa sadar meneteskan air matanya.
"Iya..Tapi kenapa kamu menangis Bii?"Tanya Nayra dengan pelan
"Siapa yang menangis..Mata ku hanya kelilipan debu.."Jawab Gala langsung mengusap matanya dan tak mengakuinya
"Tapi kamu berbohong bii..Itu air mata sungguhan..Kamu pasti bahagiakan?"Ujar Nayra
"Ya..Kau benar..Aku sangat bahagia..Akhirnya penantian kita terjawab sudah..Ini kebahagiaan yang tidak bisa kuungkap lagi dengan kata kata..Kau benar benar wanita luar biasa sayang..Terima kasih untuk pengorbananmu..Hiks.."Jawab Gala kembali mencium dahi Nayra dan mencium tangan Nayra yang tak henti hentinya
__ADS_1
Dan disela kebahagiaan mereka,Rianti pun menghampiri Gala
πΌπΌπΌπΌπΌ