
Setelah cukup lama berbincang dengan Brian,Gala pun bersiap akan mengakhiri perbincangan mereka
"Kali ini aku mau untung yang lebih besar dari sebelumnya."Ujar Gala
"Tenang..Kau seperti baru mengenalku saja..Dan btw ku dengar kau menikahi seorang wanita yang berbeda kalangan darimu..Seperti apa wanita mu itu??"Tanya Brian langsung mengalihkan topik
Gala hanya melirik datar tanpa menjawab
"Tapi kurasa kau yang pasti jatuh cinta padanya..Karna setahuku kau sulit mencintai wanita bukan..Hehehe.."Ucap Brian yang selalu bicara sembarangan tentang dirinya
"Kurasa bukan urusanmu..Pertemuan ini hanya membicarakan bisnis,bukan mengomentari tentang istriku."Jawab Gala dengan nada dingin
"Oke..Maaf jika kau merasa tersinggung..Dan siapa karyawan mu yang itu?"Tanya Brian mengarahkan lirikan matanya yang tertuju pada Lidya yang sedang melayani pelanggan lain
"Aku tidak mengenalnya..Semua urusan toko ini bukan urusan ku..Ini wewenang istriku..Jadi aku tidak tahu menahu siapa karyawannya..Yang ku tahu wanita itu telah di tolong istriku.."Jelas Gala
"Ohh..Begitu.."Jawab Brian sambil tersenyum menyeringai dengan tatapan playboynya
__ADS_1
"Kenapa??Kau ingin mengejarnya??"Tanya Gala dengan sengaja
"Ya..Jika dia bisa ku tiduri..Heuh.."Sahut Brian dengan seenaknya
"Heuh..Bajingan tengik..Kau masih saja tidak berubah..Sudahlah..Aku harus kembali kekantor..Hubungi aku jika bisnis itu sudah berjalan."Ujar Gala langsung bangkit dan meninggalkan Brian begitu saja
Sementara Brian masih melirik Lidya dari kejauhan
Dan beberapa saat Brian pun memanggil Lidya untuk meminta bill harga
"Ya tuan..Ada yang bisa saya bantu."Ucap Lidya dengan ramah
"Baik..Tunggu sebentar tuan."Ujat Lidya langsung mengambil bill pesananya
Dan setelah menghitung jumlah pesanan nya ,ia pun kembali menghampiri Brian
"Ini tuan."Ucap Lidya
__ADS_1
Sesaat Brian melirik jumlah harga pesanannya dan mengeluarkan uang dari dompetnya.Ia pun mengeluarkan jumlah uang yang lebih dari harga kue yang ia pesan
Lidya pun menatap bingung
"Maaf tuan..Ini kelebihan."Ucap Lidya
"Lebihnya untukmu..Ku lihat sejak tadi sepertinya kau memperhatikan ku..Apa kau tertarik padaku??"Jawab Brian dengan nada sombong
"Ah..Itu..Maaf jika tuan merasa tidak nyaman..Saya memang sedikit memperhatikan tuan,tapi saya tidak memiliki maksud apa pun."Jelas Lidya pada Bram
"Benarkah??Kau pasti terkesan dengan ketampanan ku bukan?"Tanya Brian yang terus menyombongkan dirinya
Seketika membuat Lidya merasa risih dengan nada bicara Brian yang sombong.Ia yang tadinya memang sedikit terkesan dengan ketampanan Brian,sekejap menjadi muak karna setelah mengetahui gaya Brian yang sepertinya sombong
"Maaf tuan..Saya akui anda memang tampan,semua wanita normal juga akan mengakui ketampanan tuan..Tapi saya benar benar tidak ada maksud apa pun dengan ketampanan tuan..Bahkan tertarik dengan seperti yang tuan katakan..Jika tidak ada yang tuan butuhkan lagi,saya permisi untuk kebelakang..Terima kasih.."Jelas Lidya dengan menegaskan
"Heii..Jangan terlalu jual mahal..Apa yang kau inginkan??Uang??Rumah?Apartemen??Semua bisa ku berikan..Asal kau mau menjadi wanitaku..Dan banyak wanita yang mengejarku lebih dulu..Tapi untukmu,khusus aku yang akan memberimu tawaran...Karna semua wanita yang mengejarku,akan melakukan apa pun untukku..Kau pasti paham maksudku.."Ujar Brian semakin berlebihan
__ADS_1
Sesaat Lidya mendengus kesal
πΈπΈπΈπΈ