
"Alfian." seru Lidya yang seketika syok melihat sosok lelaki yang sangat ia benci dan ia lupakan.
Yang tidak lain adalah sang mantan pacarnya dulu,yang sempat akan menikah dengannya.
"Woah..Ternyata benar kau Lidya..Bagaimana bisa kita bertemu disini." seru Alfian yang langsung girang bertemu Lidya.
Tapi Lidya justru hanya menatap dingin pada Alfian dan tidak bicara apa pun.
"Sedang apa kau disini??apa kau juga sedang berbelanja??dan.-" tanya Alfian yang sesaat melirik kearah perut Lidya yang sudah membesar karena sedang hamil.
Lidya hanya memilih diam dan tidak menjawab pertanyaan Alfian.
"Kau sedang hamil??" tanya Alfian sambil menunjuk jarinya kearah perut Lidya.
"Bukan urusanmu." sahut Lidya dengan nada ketus dan mencoba mengabaikan Alfian.
"Hei,kenapa sikap mu sinis begitu??apa kau masih merasa sakit hati pada ku??" tanya Alfian dengan nada ingin menyindir Lidya.
Lidya pun tetap mengabaikan Alfian dan kembali memilih sayuran yang ada didepannya.
"Jadi siapa laki-laki yang sudah membuat mu seperti ini??apakah dia menikahi mu atau justru meninggalkan wanita munafik seperti mu??" tanya Alfian kembali menyindir Lidya dengan kata-kata tajamnya.
Plak..
Dengan refleknya Lidya langsung menampar wajah Alfian cukup keras.
"Jaga ucapan mu,aku tidak mau dengar kata-kata yang keluar dari mulut kotor mu itu..Dan asal kau tahu,aku justru sudah menikah dan menemukan lelaki yang lebih baik dibandingkan bajingan parasit seperti mu..Paham." ucap Lidya membalas sindiran Alfian dan langsung pergi.
__ADS_1
Alfian pun seketika terdiam mematung dan membiarkan Lidya pergi.Karena ia sudah cukup merasa malu,menerima tamparan keras didepan para pengunjung yang berada disitu.
Sial..ku kira dia wanita bodoh seperti dulu.' umpat Alfian.
Dan disaat bersamaan,seorang wanita menghampirinya.
"Sayang,aku sudah menemukan dagingnya.Ayo kita kekasir." sahut wanita yang ternyata adalah istrinya.
Wanita yang sempat ketahuan oleh Lidya saat bercinta dengannya.
Selesai belanja,Lidya bergegas meninggalkan supermarket.Dengan cepat ia menuju parkiran mobil,supaya ia tidak melihat atau pun berpapasan lagi dengan Alfian.
Sosok lelaki yang seumur hidupnya akan ia benci.
Dan saat Lidya sudah memasuki mobil dan hendak akan meninggalkan supermarket.Alfian kembali melihat Lidya yang sedang berada didalam sebuah mobil dan dikendarai oleh sang sopir pribadi.
Alfian hanya memandang sinis saat mobil Lidya sudah pergi.
...****************...
Sorenya,Alif langsung bergegas meninggalkan kantornya.Gala yang melihat langsung menghampiri Alif sebelum pulang.
"Kau mau pulang?" tanya Gala.
"Yoi bos..Hehe." jawab Alif tersenyum nyengir.
"Masih kurang dari 10menit kau sudah stand bye pulang?aku yang bos disini masih belum berpikir untuk pulang..Jadi ceritanya disini yang bos siapa sebenarnya??" tanya Gala secara tidak langsung menyindir Alif.
__ADS_1
"Haha..Kau seperti baru mengenal ku saja..Aku harus buru bos,istri ane ngidam kue cucur..jadi ane harus cepat beli sekarang,kalau tidak nanti malam ane malah tidak dapat jatah.."jawab Alif dengan santainya.
Gala pun hanya memandang Alif dengan ekspresi wajah yang datar.
"Benar-benar staff tidak tahu diri..Menyesal aku membiarkan mu bekerja dikantor ini." ujar Gala masih menyindir Alif.
"Yang penting perusahaan mu maju berkat aku..haha..Aku pulang dulu bos..Bye." jawab Alif langsung ngeloyor pergi.
Gala hanya bisa menghela nafas melihat tingkah laku Alif yang selalu seenaknya.
...****************...
Jangan lupa mampir ya gaes..😉😉
Kasih dukungan like,fav,and gift..😉😉
Othor mau kasih kuis buat kalian yang mengikuti alur ceritanya.
Cari tahu siapa sosok si Shiera..
Yang bisa jawab & komen terbaik akhir bulan depan,Othor bakal undi ya..😁😁
Ingat GA nya ;
Pulsa 100rb / pemenang 1
__ADS_1
Pulsa 50rb / pemenang 2 & 3
Happy Reading..🥰🥰