
"Masalah apa itu?" tanya Alif mulai serius.
"Ada wanita yang mengaku hamil anaknya,dan wanita itu tidak lain adalah mantannya sendiri." jawab Gala memberitahu Alif.
"Hah??mantannya??ngaku hamil anak dia??tidak salah sih." tanya Alif yang sesaat terkejut tapi langsung menanggapinya biasa saja.
"Apa maksud mu tidak salah??" tanya Gala.
"Iya,karena dia kan playboy cap karatan..suka main-main sama semua wanita..Bahkan menidurinya juga,sudah puas langsung ditinggalkan..ibarat habis manis sepah dibuang..jadi tidak heran jika suatu saat akan ada wanita yang mengaku mantannya muncul lagi..tapi siapa yang menyangka kalau wanita itu sampai harus hamil." ujar Alif yang tahu tentang kehidupan Brian.
"Yah..tapi sejak dia menikah,sepertinya dia banyak berubah..Bukan si brengsek yang dulu lagi." ujar Gala.
"Artinya istrinya adalah wanita yang tepat untuk hidupnya..tapi bagaimana bisa mantannya muncul lagi sampai mengaku hamil??situasi rumah tangga mereka gimana??perang dunia ke 3 donk??" tanya Alif.
"Mereka pasti sudah ribut besar..Aku tidak tahu bagaimana tanggapan istrinya..Yang ku lihat dia begitu stres..tapi dia juga tidak akan membiarkan wanita itu mengusik rumah tangga nya"ujar Gala.
"Memangnya dia tidak mengakui kalau wanita itu hamil anaknya??"
"Dia merasa wanita itu bukan hamil anaknya..karena dia tidak merasa pernah menanamkan benihnya pada sembarangan wanita..Biar pun dia cukup lama menjalin hubungan dengan wanita itu,tapi dia tidak mau sembarangan melakukannya." jelas Gala.
"Cukup membingungkan..situasinya pun juga rumit.." ujar Alif merasa bingung.
__ADS_1
"Begitu lah,aku tadinya ingin menawarkan bantuan untuk menyelesaikan masalahnya,tapi dia malah menolak."
"Haha..sejak kapan tuan Gala serigala mau ikut campur urusan orang."sahut Alif tertawa lepas.
Gala langsung melirik tajam.
"Memangnya menurutmu itu salah??" tanya Gala dengan tatapan sinis.
"Bukan..Kan selama ini kau tidak peduli dengan urusan orang lain..mungkin sejak kau bertemu dengan istri mu,kau jadi suka ikut campur urusan orang,termasuk istri mu sendiri..hehe." jawab Alif mengungkit sebelumnya.
Gala hanya mengalihkan pandangannya.
"Tapi apa kau tahu siapa wanita itu??apa kita juga kenal dengan wanita itu??" tanya Alif penasaran.
"Benar juga..kalau saja aku tahu,mungkin aku akan membantunya mencari tahu yang sebenarnya tentang wanita itu."
"Kau mulai jadi pahlawan??"
"Haha..kenapa tidak,kau lupa..kau bisa bersama istri mu karena siapa??kau juga kalah taruhan dengan ku bos..apa kau mau taruhan lagi dengan ku??kebetulan aku mau ganti mobil baru ini..Pajero sport boleh lah.." ujar Alif mengungkit lagi tentang taruhannya pada Gala sebelumnya.
Seketika Gala melirik datar kearah Alif.
__ADS_1
"Onta mata duitan..kau pikir kau bisa memeras ku lagi..jangan mimpi kau bocah sialan." jawab Gala langsung menolak ajakan Alif untuk taruhan.
"Hehe..kan cuma menantang mu,siapa tahu tertarik.Kalau aku bisa membereskan masalah si playboy tengil itu.."
"Harusnya bukan dengan ku kalau kau mau ajak aku taruhan onta..!!! tapi si tengil itu.." ujar Gala.
"Ah..manusia licik seperti dia,tidak bisa dimanfaatkan.." ujar Alif menyinggung Brian.
"Lalu kau bisa memanfaatkan ku begitu??"
"Ya,kan kau sendiri yang gampang dipengaruhi..hahaha.."jawab Alif tertawa lagi.
"Brengsek..!!" umpat Gala langsung menghempaskan tisu ke wajah Alif.
...****************...
Nadine pergi ke kantor Brian,dengan berniat ingin bertemu dengan Brian.Sesampainya di kantor,ia menemui sang sekretaris pribadi Brian,untuk memberitahukan jika dirinya ingin bertemu dengan atasannya yaitu Brian.
Sang sekretaris pun mencoba mengkonfirmasikan lebih dulu pada Brian.
"Maaf pak,di luar ada seorang wanita ingin bertemu dengan bapak." ucap sang sekretaris pada Brian.
__ADS_1
"Aku sedang sibuk,suruh datang besok saja." jawab Brian menolak bertemu,walau ia tidak tahu siapa wanita yang ingin bertemu dengannya.