
Tak bisa melihat kebersamaanya,Gala pun datang menghampiri mereka berdua
"Ehem.."Seru Gala mengejutkan mereka
Dan mereka pun menoleh serentak bersama
"Apa kau bekerja disini,untuk menggoda pelayanku tuan Alif??"Tegur Gala.dengan menyindir
Alif yang mengerti maksudnya,seakan hanya bisa tersenyum
"Oke..Aku tinggal dulu,kau harus ingat saran ku tadi.."Ujar Alif pada Nayra sambil mengedipkan sebelah matanya dan pergi
Gala hanya menatap datar pada Alif,dan Alif bisa tersenyum.Gala pun menatap kearah Nayra dengan tatapan dingin
Nayra hanya memalingkan wajahnya dan mengerti dari tatapan Gala
"Jangan menjadi gadis kecentilan disini..Kau tidak tahu seperti apa lelaki di perusahaan ku..Kau mengerti?"Ujar Gala memberi peringatan pada Nayra
"I..Iya..Saya mengerti tuan.."Jawab Nayra mengangguk
"Ayo kita kerumah sakit.."Ajak Gala meninggalkan Nayra.Dan Nayra mengikutinya dari belakang
🥀🥀🥀🥀
__ADS_1
Rumah sakit..
Sesampainya dirumah sakit,Nyara begitu tidak sabarnya ingin melihat keadaan ayahnya pasca setelah operasi.Ia pun masih harus menunggu beberapa jam untuk pemulihan ayahnya
Gala pun dengan sabar menemani Nayra untuk menunggu.Sesekali Nayra melirik kearah Gala.Ia merasa tidak enak hati,jika Gala masih menemaninya untuk menunggu.Sementara Gala adalah lelaki sibuk dengan pekerjaannya
"Tuan."Panggil Nayra
Gala pun menoleh kearah Gala
"Kalau tuan sibuk lebih baik tuan kembali saja kekantor..Biar saya disini sendiri."Ujar Nayra
"Kenapa??Kau ingin mengusirku??"Tanya Gala ketus
"Sudah..Jangan bicara omong kosong..Fokuskan saja kau dengan kondisi ayahmu."Ujar Gala tegas
"Iya ..Baik tuan.."Jawab Nayra mengangguk
Beberapa jam setelah masa pemulihan,akhirnya Nayra pun diperbolehkan untuk melihat keadaan ayahnya
Namun sang ayah masih dalam keadaan yang belum sadarkan diri.Berbagai macam alat medis yang masih menancap ditubuh sang ayah
Nayra yang tak kuasa melihat keadaan sang ayah setelah operasi,hanya bisa menangis haru dan bersyukur.Jika akhirnya nyawa penyakit sang ayah dapat diobati walaupun harus menjalani operasi.Dan bersyukur,karna Gala yang secara tak sengaja bertemu dengannya dengan kesan yang tidak baik,namun dapat menyelamatkan sang ayah
__ADS_1
Nayra perlahan berjalan mendekati sang ayah sambil mencoba berbisik pelan
"Ayah..Akhirnya penyakit ayah bisa diobati,walau harus di operasi..Ayah cepat sembuh ya..Nayra kangen ayah.."Ucap Nayra dengan pelan
Gala hanya bisa terdiam menatap ketulusan Nayra terhadap ayah angkatnya.Ia tak menyangka jika Nayra gadis yang benar benar tulus dan rela melakukan apa pun untuk sang ayah.Ia juga tak habis pikir kenapa ayah kandung yang seharusnya bersama Nayra,tapi justru membuang Nayra dengan rasa tega dan tidak manusiawi.Sedangkan ayah angkatnya justru merawat Nayra dengan baik layaknya anak kandung.Walaupun harus menjalani hidup yang serba kekurangan.Dan juga menerima kondisi Nayra yang cacat
Gala pun keluar dari ruangannya perawatan dan mencoba menghubungi pak Satyo
"Halo tuan."Sahut pak Satyo
"Aku punya tugas untukmu."Perintah Gala dengan serius
Sejam kemudian,setelah Nayra cukup puas melihat keadaan sang ayah,ia pun keluar dari ruang perawatan dan melihat Gala sedang duduk diruang tunggu
Nayra pun menghampirinya
"Tuan.."Panggil Nayra
Gala pun menoleh
"Nayra..."Panggil Nisa dari kejauhan,membuat mereka bersamaan menoleh
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1