
"Kenapa kamu harus pergi lebih dulu sayang..Hiks..Bahkan mama belum melihatmu seperti apa..Hiks..Kenapa kamu meninggalkan mama nak..Hiks..Mama ingin memelukmu nak..Mama belum siap kehilanganmu sayang..Hiks.."Isak Nayra meluapkan semua kesedihannya
Gala yang menemaninya berusaha menguatkan Nayra dengan mengusap usap punggungnya agar tetap kuat dan tabah
"Ikhlaskan sayang..Tuhan lebih sayang pada anak kita..Ini mungkin yang terbaik.."Ucap Gala seakan tak sanggup untuk mengatakannya,namun ia pun berusaha kuat untuk tegar
"Ini salahku..Aku yang sudah menyebabkan malaikat kecil kita pergi..Aku sudah gagal menjaga buah hat kita..Hiks..Ini salahku..Hiks.. Seharusnya aku saja yang menggantikan buah hati kita..hiks.."Isak Nayra lagi yang terus memegangi batu nisan buah hatinya yang berjenis kelamin perempuan bernama Aisyah
"Kau harus kuat sayang..Kau harus tabah..Ini sudah menjadi takdir tuhan..Kita harus mengikhlaskan kepergian anak kita..Kau tidak boleh merasa bersalah..Biarkan anak kita tenang disana,ditempat yang terbaik.."Ucap Gala yang terus menguatkan hati Nayra
Dan pada akhirnya Nayra hanya bisa menangis dan tak bisa berkata apa pun
Setelah cukup lama berada di pemakaman,Gala pun mengajak Nayra pulang kemansionnya
Sesampainya di gerbang pintu,sang ayah yang melihat langsung memberi arahan pada seluruh pelayan
__ADS_1
"Kalian harus bersiap menyambut mereka..Jangan menunjukkan raut wajah yang sedih..Anggap saja tidak terjadi apa apa..Dan ibu Nayra,saya harap anda juga bisa bersikap seperti biasa..Agar Nayra tidak berlarut sedih..Kita sambut dengan suka cita,supaya Nayra bisa tersenyum kembali.."Ujar ayah Gala seolah tak ingin berlarut membuat Nayra sedih.Dengan mengatur semua penghuni rumah menyambutnya dengan suka cita
"Iya pak..Saya paham..Saya juga ingin mengembalikan senyuman Nayra seperti semula.."Jawab ibu Nayra
"Benar..Kita harus sama sama menyembuhkan luka dihatinya..Saya mengerti perasaannya saat ini..Sulit menerima kenyataan kehilangan orang yang dicintai..Saya yakin mereka pasti bisa memiliki anak lagi.."Sahut ayah Gala
"Amin."Jawab ibu Nayra menghilangkan raut wajahnya yang sedih
Dan tak berapa lama Gala dan Nayra pun memasuki kediamannya.Mereka pun langsung menyambut Nayra dengan perasaan bahagia
Karna Nayra yang baru keluar dari rumah sakit,tak langsung kembali kekediaman Gala.Ia justru memaksakan diri untuk kepemakaman sang anak
Sang ibu langsung memeluk erat tubuh Nayra
"Selamat pulang kembali nak..Ibu merindukanmu..Kamu harus kuat dan tabah ya..Ini cobaan..Ambil hikmahnya nak.."Ucap ibunya memberi pengertian
__ADS_1
"Iya bu."Jawab Nayra kembali menangis dalam dekapan sang ibu.Ia tak bisa menutupi kesedihan jika mengingat sang buah hatinya
Gala dan ayahnya hanya bisa terdiam melihat pemandangan dengan suasana haru yang pecah.
Ayah Gala pun mendekati Nayra
"Jangan berkecil hati nak..Kau masih memiliki kesempatan untuk punya anak lagi..Ikhlaskan,agar malaikat kecil kita bahagia disana..Kami akan terus mendukungmu..Kami ada untukmu nak.."Ucap ayah Gala memberi semangat
Nayra pun melepas pelukan sang ibu,dan justru memeluk ayah mertuanya
"Maafkan Nayra pa..Nayra sudah membuat harapan papa hilang..Nayra sudah gagal..hiks.."Isak Nayra dalam dekapan ayah mertuanya
Sesaat ayah mertuanya pun melepas dekapannya dan menatap tersenyum pada Nayra.
"Kau masih ada kesempatan nak..Jangan terpuruk dengan yang sudah terjadi..Bangkit kembali nak..Kau tidak sendirian..Berdoa lah agar diberi jalan untuk kau bisa memiliki keturunan lagi..Papa tidak apa apa. Yang penting keadaanmu baik baik saja."Ujar ayahnya
__ADS_1
Nayra pun hanya bisa menangis
🥀🥀🥀🥀🥀