
Lidya yang sudah kembali pulang kerumah,memulai aktifitasnya dirumah saja.Sambil mencari pekerjaan baru,karna ia tak bekerja lagi dengan Nayra
Dirinya pun mengisi waktu dengan bersantai dihalaman rumah.Dan ketika bersantai,tiba tiba saja seseorang datang mengunjunginya.Yaitu Brian,lelaki yang membuat dirinya sebal dan ilfil
"Kau..Kenapa kau bisa kesini??"Tanya Lidya terheran
"Bukankah kau ingin mendengar penjelasanku?"Tanya Brian tersenyum ramah
Senyuman yang membuat Lidya langsung datar dan ketus
"Kurasa aku tidak membutuhkan penjelasan mu..Pergi lah..Bagiku yang terpenting kedua orang tua ku sudah memaafkan ku.."Jawab Lidya dengan ketus
"Ck..Apa seperti ini tanda terima kasihmu??Setelah aku berusaha membuatmu bertemu dan berbaikan dengan kedua orang tuamu??"Tanya Brian menyindir
Sesaat Lidya pun terdiam
"Ayo kita berdamai..Aku tidak akan bersikap seperti sebelumnya..Diawal kita bertemu..Aku ingin berteman denganmu..Tidak ada niat apa pun.."Ujar Brian
"Kau pikir aku akan percaya begitu saja?..Orang seperti mu mustahil tiba tiba berubah menjadi seolah orang yang normal..Ini pasti hanya trik mu saja kan.."Sindir Lidya dengan sewot
__ADS_1
"Hahaha..Kenapa sulit sekali membuatmu percaya??Aku benar benar serius..Aku tak mencoba memperdayamu..Aku tulus.."Sahut Brian dengan tertawa lepas melihat sikap Lidya yang ketus
Lidya hanya menatap sinis
Dan disela pembicaraan mereka,ibu Lidya pun keluar dari rumahnya
"Eh..Ada nak Brian..Kapan datangnya nak?"Tanya ibu Lidya dengan ramah
"Sejak tadi tante."Jawab Brian dengan ramah
"Loh..Kok Lidya tidak kasih tahu mama,kalau nak Brian datang..Tidak disuruh masuk juga..Ayo masuk nak..Kamu ini bagaimana sih Lidya.."Ujar ibu Lidya
"Tidak apa apa tante..Aku disini saja..Tempatnya lumayan untuk bersantai.."Jawab Brian menolak
Lidya hanya menatap heran dengan sikap ibunya
"Lihat..Mama mu begitu ramah dengan ku..Tapi kenapa berbeda dengan mu??"Ujar Brian
"Bukan urusanmu..Terserah ku.."Jawab Lidya masih ketus
__ADS_1
"Apa yang membuatmu masih benci padaku?"Tanya Brian
"Untuk apa kau tanya?Kurasa kau sudah tahu.."Ujar Lidya masih ketus
"Kan aku sudah bilang aku sudah berubah.."Sahut Brian
"Itu cuma ucapanmu saja tuan..Ck.."Sindir Lidya
"Lalu kau ingin aku bagaimana??Katakan??Aku akan melakukan apa pun..Asal kau mau berdamai denganku.."Tanya Brian
"Heuh..Orang kaya..Mudah sekali mengatakan akan melakukan apa pun..Kalau ku suruh anda tiduran di jalanan,apa anda akan melakukan??Pasti tidak kan??Sebaiknya jangan asal bicara kalau kau tidak benar benar sungguh untuk berdamai denganku.."Sindir Lidya lagi dan menguji Brian
"Jadi kau mau aku melakukan itu??Dengan begitu kita bisa berdamai?"Tanya Brian memastikan
"Iya..Itu pun kalau kau punya nyali tuan..Heuh.."Jawab Lidya sengaja menantang Brian
"Baik..Jika itu bisa membuat kita berdamai..Aku akan lakukan sekarang..Tapi sebelumnya..-"Ujar Brian menerima tantangan
Lidya melirik kearah Brian
__ADS_1
"Sebelumnya aku minta maaf..Karna sikap kurang ajar ku sebelumnya..Sudah memandang rendah dirimu..Tak ku kira justru ini menjadi sebuah teguran untukku..Agar lebih bisa menghargai semua wanita..Karna aku selalu mempermainkan wanita..Pertama kali melihatmu,jujur ini membuatku tertarik padamu..Itu sebabnya aku sengaja menguji mu..Ku kira kau akan sama dengan wanita yang setiap ku temui..Sepertinya kau berbeda..Makanya aku terus mengejarmu,dan berusaha mempertemukan mu dengan kedua orang tuamu...Agar mendapat kesempatan darimu..Tapi ternyata kau memiliki hati yang cukup keras..Dan itu tidak membuatku untuk menyerah..Sekarang aku akan lakukan sesuai permintaanmu.."Ungkap Bria. panjang lebar dan beranjak bangkit
🏵🏵🏵