
Seketika membuat Gala terdiam dan buang muka
"Sudahi rasa ego mu itu,mau sampai kapan kau akan seperti ini..Mengalah bukan berarti kau kalah bos..Tapi mengalahkan rasa ego mu..Demi kebahagiaan mu..Aku tahu,kau memang sudah tertarik padanya,bukan karna kau merasa kasihan padanya karna masa lalu kalian.. tapi lebih ke hati mu..Coba pikirkan lagi."Ujar Alif memberi nasehat
Gala hanya menatap Alif dengan diam sambil menarik nafas panjang
πΈπΈπΈ
Sore hari..
D ini terlihat senyam senyum sendiri sambil membersihkan meja makan
Eca dan Dwi hanya menatap mereka dengan terheran
"Kau lihat ekspresi wajahnya??Sejak Nayra tak ada disini lagi,ia sepertinya bahagia..Tidak terlihat raut wajah nya yang sewot."Ujar Eca menatap Dini dengan sinis
"Iya benar..Kan memang itu maunya dia..Berlagak dia bisa mendapatkan tuan muda dengan menyingkirkan Nayra..Benar benar tidak tahu malu ya.."Sambung Dwi sinis
"Iya benar..Rasanya aku kangen sama Nayra..Walaupun kita belum lama mengenalnya,tapi dia baik,ramah lagi..Berbeda dengan nenek sihir itu..Sama sama belum senior tapi gayanya sudah kayak senior..Bikin sebel itu orang.."Sahut Eca lagi dengan bete nya
__ADS_1
"Biarin saja..Ntar juga dia sadar sendiri,pantas atau tidaknya dengan tuan muda."Jawab Dwi
"Jelas tidak pantas lah..Muka juga pas pasan,tidak ada cantiknya.."Ucap Dini semakin sewot
"Siapa yang mukanya pas pasan??"Sahut Dini yang tiba tiba muncul
Membuat mereka terkejut melihat kemunculan Dini,yang tanpa sadar
"Menurutmu siapa lagi??Orang yang terlalu percaya diri bisa dekatin tuan muda."Sahut Eca dengan cueknya
"Memangnya apa urusannya denganmu??Dan kau pikir kau cantik??Mengataiku muka pas pasan??Hah??"Sentak Dini dengan sewot
"Percaya diri sekali bisa dapetin tuan muda..Sadar diri atuh.."Jawab Eca yang sengaja memancing emosi Dini
"Tidak usah ikut campur,dasar mulut ember..Kalian itu bukan selevel denganku..Paham..!!!"Jawab Dini nada sombongnya
"Kita juga ogah satu level denganmu..Lebih baik Nayra..Cantik tapi tidak sombong..Sedangkan kau tidak cantik tapi sombong..Belagu lagi..Cih.."Jawab Eca yang semakin menjadi menantang Dini
"Apa katamu???Brengsek...!!!!Kau ingin cari ribut denganku..Ini rasain balasan dariku.."Ucap Dini nada tinggi yang langsung menarik rambut Eca dengan kuat
__ADS_1
Eca pun meringis kesakitan,dan membalas Dini menarik rambutnya juga
"Kau pikir kau saja yang bisa,aku juga bisa...Perempuan tidak tahu malu..!!"Balas Eca emosi dan menarik rambut Dini dengan kuat juga
Dwi yang melihat pun langsung panik
"Aduh..Hentikan donk..Kalian jangan berkelahi..Nanti pak Satyo tahu,bisa gawat.."Ujar Dwi yang mencoba memisahkan mereka
"Diam kau..!!Kau juga sama..Dasar penjilat..Munafik kalian semua..!!"Sentak Dini yang semakin memperkuat menarik rambut Eca
"Kau yang munafik,perempuan gila..!!"Jawab Eca membalas dengan mencakar wajah Dini .Yang kebetulan Eca memiliki kuku kuku yang sangat panjang.Membuatnya punya kesempatan untuk mencakar wajah Dini
"Akh..Wajahku..Beraninya kau mencakarku.."Teriak Dini langsung melepaskan tangannya dari rambut Eca,sambil meringis kesakitan memegangi wajahnya
"Mampus kau..Perempuan sialan..!!"Ucap Eca merasa puas dengan balasannya
"Hentikan ....Apa yang sudah kalian lakukan???"Sentak seseorang yang tiba tiba datang
......................
__ADS_1