Gadis Cacat Milik Tuan Muda

Gadis Cacat Milik Tuan Muda
Bonus Chapter 24


__ADS_3

Brian langsung mengemudikan mobilnya menuju suatu tempat yang belum diketahui Nadine.


Nadine pun tidak merasa curiga sedikit pun,karena ia sudah sepenuh percaya dengan Brian,jika Brian memang sudah resmi berpisah dengan Lidya.Dan lebih memilih dirinya untuk bertanggung jawab atas kehamilannya.


Nadine menikmati perjalanannya bersama Brian.Dan beberapa saat ia merasa ngantuk sambil menguap.Brian pun tidak sengaja melihat Nadine yang menguap.


"Kalau kau mengantuk,tidur saja.Kalau sudah sampai aku akan bangunkan." ujar Brian sambil tetap fokus mengemudi.


"Baik lah." jawab Nadine mengangguk dan langsung memejamkan mata untuk sejenak tidur.


Brian hanya melirik sinis kearah Nadine.


...****************...


Anggara memberanikan diri untuk datang menemui Yuka dikediamannya.


Yuka yang kebetulan berada dirumah,begitu kaget melihat Anggara yang datang.


"Dokter Anggara." seru Yuka yang kaget.


"Halo,maaf aku mengganggu mu." ujar Anggara sambil tersenyum.


"Bagaimana dokter tahu saya tinggal disini?" tanya Yuka penasaran.

__ADS_1


"Maaf,aku melirik alamat mu di data kasir..jadi aku langsung berniat kesini." jawab Anggara menjelaskan.


"Oh,begitu. Maaf saya tidak tahu kalau dokter mau datang ke rumah saya." kata Yuka yang merasa sungkan.


"Salah ku karena datang tanpa diundang..apa kau akan membiarkan ku berdiri disini??" tanya Anggara yang masih berdiri tepat didepan pintu teras nya.


"Ah..Iya,silakan masuk dok." jawab Yuka mempersilakan Anggara masuk ke kediamannya.Dan mengikuti Yuka berjalan menuju ruang tamu.


"Silakan duduk dok,saya akan buat kan teh dulu." ujar Yuka.


"Tidak perlu repot-repot,aku tidak mau menyusahkan mu.." kata Anggara


"Tidak apa-apa..tunggu sebentar." kata Yuka langsung meninggalkan Anggara sendirian.


Anggara pun langsung duduk sambil memperhatikan suasana rumah Yuka.Ia begitu terkesan dengan suasana rumah Yuka yang begitu rapi dan bersih.Menggambarkan sisi kewanitaannya yang cinta akan kerapian.


Namun,seketika pandangannya terfokus pada sebuah bingkai foto yang terpajang di atas meja sisi sofa.Bingkai foto tersebut membuat raut wajahnya menjadi muram dan kecewa.Kala melihat isi foto tersebut ternyata adalah foto pernikahan Yuka dan Alif.


Dia sudah menikah??Bagaimana bisa??' batin yang begitu terkejut.


Bagaimana tidak,kalau selama ini ia sama sekali tidak tahu jika status Yuka sudah menikah.Karena ia pikir Yuka hanya gadis muda yang masih kuliah.Tidak mengira jika ternyata Yuka sudah menikah,tanpa ia mencari tahu dulu status Yuka.


Anggara pun langsung merasa kecewa sambil menarik nafas panjangnya.

__ADS_1


Tak berapa lama Yuka pun datang dan langsung menyuguhkan teh tersebut untuk Anggara.


"Silakan di minum dok." ujar Yuka mempersilakan Anggara untuk minum.


"Terima kasih.." jawab Anggara.


"Lalu kalau boleh tahu,ada keperluan apa ya dokter datang kesini??"tanya Yuka penasaran.


...****************...


Setengah jam perjalanan akhirnya Brian menghentikan laju mobilnya di suatu tempat.Melihat Nadine yang masih tertidur pulas,membuat Brian memiliki kesempatan untuk membawanya keluar.


Brian perlahan mengangkat tubuh Nadine dengan sangat hati-hati dan pelan.Agar tidak membuat Nadine tiba-tiba terbangun.Sebab ia khawatir jika Nadine terbangun dan mengetahui tempat yang didatangi Brian ternyata membuatnya tidak bisa kabur.


Setelah berhasil mengangkat tubuh Nadine keluar dari mobilnya,Brian memapah tubuh Nadine menuju ketempat tersebut dengan berjalan.


Dan beberapa orang pun langsung menghampiri Brian.


...****************...


Jangan lupa mampir ya readers othor tersayang..πŸ₯°πŸ₯°


karena masih sepi,view othor susah naik sekarang..πŸ₯ΊπŸ₯Ί

__ADS_1


Cari di beranda ya,jangan di profil..πŸ˜‰



__ADS_2