
"Terima kasih untuk tawaran anda..Karna saya bukan wanita seperti yang tuan nilai."Sahut Lidya tersenyum terpaksa
"Heuh..Apa kau kira jaman sekarang wanita masih mempertahankan harga dirinya tanpa uang??Justru dengan uang,harga diri mereka sangat tidak ada harganya.."Cetus Brian menatap
"Ya..Karna anda menilai wanita yang hanya anda temui,bukan yang anda kenal sebenarnya..Orang seperti anda saya sudah paham betul,jika wanita hanya mainan untuk anda...Tapi perlu anda ketahui,tidak semua wanita bisa anda beli dengan uang..Jika anda ingin membeli wanita,bukan disini tempatnya..Terima kasih untuk kunjungan anda kesini.."Jawab Lidya dengan beraninya dan langsung meninggalkan Brian begitu saja
Dan Brian hanya menatap sinis pada Lidya
Sombong sekali wanita itu..Baru ini aku merasa ditolak..Ck..Batin Brian menggerutu
πΎπΎπΎπΎ
Setelah bertemu Nisa,Nayra pun pulang kerumahnya.Dan sesampainya dirumah ia disambut oleh ibu tiri Gala yang baru terlihat oleh Nayra yang juga ibu mertuanya
"Hai..Nayra.."Sapa ibu mertuanya
__ADS_1
"Mama."Sapa balik Nayra yang memanggilnya ibu mertuanya dengan sebutan mama
"Kenapa baru pulang??Aku dan papa mu sudah sejak tadi."Tanya ibu mertuanya sekaligus bertanya
"Benar Nay..Papa sudah dari tadi menunggu..Papa baru saja pulang dari luar kota."Sambung ayah mertuanya yang muncul dari belakang ibu mertuanya
"Papa..Maaf pa,tadi aku pergi kerumah ayah angkat ku..Aku tidak tahu jika papa dan mama akan datang berkunjung."Jelas Nayra
"Iya tidak apa apa..Kalau begitu papa istirahat dulu."Ucap ayah mertuanya meninggalkan mereka
"Kudengar kau mengalami keguguran??Apa benar itu?"Tanya ibu mertuanya
"Iya ma.."Jawab Nayra singkat sambil tersenyum palsu
"Tapi kau beruntung ya,suami mu Gala masih mempertahankan mu..Biasanya orang terpandang,jika mengetahui istrinya keguguran,bisa jadi mereka akan mencari yang lebih baik lagi..Sampai dia mendapatkan keturunan untuk penerus kekayaan mereka..Apa kau tidak mengkhawatirkan itu?"Sahut ibu mertuanya dengan sengaja menguji Nayra
__ADS_1
"Kenapa mama bicara seperti itu???Kurasa Gala tidak akan berpikir begitu.."Tanya Nayra dengan tenang
"Hanya mengatakan yang sesuai realitanya saja..Orang kaya sudah umum jika memiliki wanita lebih dari satu..Dan kau bisa jadi bukan lah wanita satu satunya yang akan dimiliki Gala..Kau harus pikirkan itu.."Jawab ibu mertuanya
"Lalu..Bagaimana dengan mama sendiri??Apakah mama saat ini memiliki anak??"Tanya Nayra menguji balik ibu mertuanya
"Tidak..Karna dari awal aku memang tidak ingin memiliki anak.."Jawab ibu mertuanya dengan tegas
"Lalu,apakah mama tidak khawatir dengan yang sudah mama katakan tadi?"Tanya Nayra lagi
"Untuk apa aku khawatir..Papa mertuamu sangat mencintaiku..Terlebih aku juga kaya ,sama dengannya..Jadi papamu tidak akan mencari wanita lain..Sedangkan kau,bukankah hidupmu dulunya sangat memprihatinkan??Terlebih lagi kau dulunya cacat..Bisa saja Gala akan berubah pikiran,ditambah lagi kau tidak bisa hamil lagi.."Cetus ibu mertuanya
"Maaf ma..Sepertinya mama tidak suka melihat kebahagiaan kami..Jika mama tidak ingin di usik,lebih baik jangan mengusik pernikahan kami..Apa pun yang mama katakan,aku tidak akan pernah peduli..Yang menjalani pernikahan ini aku dan Gala..Kuharap mama tidak mencampuri urusan rumah tangga kami..Maaf ya,aku mau istirahat.."Ucap Nayra panjang lebar dan langsung menuju kamarnya
Sang ibu hanya menatap sinis
__ADS_1