
Beberapa jam kemudian...
Setelah Rianti berjuang melakukan operasi pada Nayra,akhirnya pun ia keluar dari ruang operasi
Dan terlihat Gala sedang duduk dengan kepala menunduk bersama ayahnya.Ia pun menghela nafas panjang dengan berat
Rianti menghampiri Gala dan ayahnya,membuat Gala langsung menoleh
"Bagaimana dengan keadaan istriku?"Tanya Gala penasaran dan tidak sabar
Rianti pun kembali menarik nafas panjangnya dengan lesu sambil menggelengkan kepalanya
"Apa maksudmu?"Tanya Gala penasaran
"Maafkan kami..Kami sudah melakukan sebisa kami..Namun tuhan berkehendak lain..Bayi yang ada dalam kandungan istrimu,tidak dapat tertolong..Karna benturan keras,membuat sang bayi meninggal didalam kandungan."Jelas Rianti dengan pelan dan menunduk
__ADS_1
Seketika Gala pun lemas dan menghempaskan tubuhnya ke dinding dengan keras.Sebuah kenyataan yang tak pernah ia bayangkan,jika ia harus kehilangan sang buah hatinya untuk pergi selamanya lamanya.Setelah sekian bulan ia menantikan kehadiran sang buah hati
Gala begitu terpukul dan sedih,ntah bagaimana ia harus mengungkapkan perasaannya saat ini.Terlebih untuk Nayra,ia pun tidak tahu bagaimana menyampaikannya jika ia tahu sang buah hati sudah pergi untuk selamanya dari kehidupan mereka
"Tidak..Ini tidak mungkin..Kenapa ini bisa terjadi..Kau pasti salah Rianti..Anakku tidak mungkin pergi..Anak ku tidak mungkin meninggal..Arggghhhh...!!!!"Teriak Gala meluapkan semua kesedihannya
"Gala tenanglah..Mereka sudah melakukan yang terbaik..Yang terpenting kondisi Nayra..Bagaimana dengan Nayra??Apakah dia baik baik saja??"Ujar sang ayah mencoba menenangkan Gala,dan bertanya Rianti
"Nayra saat ini masih belum sadar..Karna pasca operasi..Kita hanya tinggal menunggu saat dia sadar..Dan saya turut berduka cita atas kehilangan bayinya..Maaf kami tidak bisa menyelamatkan bayinya.."Jawab Rianti turut prihatin
"Baik..Dan Gala ada sesuatu yang ingin ku bicarakan padamu..Tapi sepertinya nanti saja ..Aku akan mengurus jenazah bayimu..Ku harap kau bisa menerima ini..Dan tabah.."Ucap Rianti menguatkan Gala dan langsung pergi meninggalkan Gala dan Ayahnya
"Argghhh..Kenapa ..Kenapa anakku harus pergi..Ini tidak mungkin..Hiks..Kenapa harus terjadi pada kami..Hiks..Arrgghh.."Teriak Gala tanpa memperdulikan situasi rumah sakit
Sang ayah hanya bisa berusaha menenangkan Gala.Ia pun ikut terpukul kehilangan sang cucu yang sangat dinantikannya
__ADS_1
Ia juga tak tahu harus bagaimana mengungkapkan perasaannya saat ini.Ayah Gala hanya berusaha kuat menghadapi kenyataan pahit yang menginginkan seorang cucu,harus pupus sudah
πΈπΈπΈπΈπΈ
Beberapa hari kemudian..
Suasana duka masih menyelimuti Gala dan keluarganya.Terutama Nayra sendiri,yang begitu sangat terpukul mengetahui sang buah hati yang di nanti nya harus pergi lebih dulu
Diatas pemakaman dengan tanah yang masih merah,Nayra menaburi bunga bunga dengan perasaan yang teramat sedih .Ia pun menangis dengan tersedu sedu,dengan keadaan yang masih lemah pasca operasi.Ia memaksakan dirinya untuk melihat langsung pemakaman sang buah hati
Ia masih tak percaya jika ia harus kehilangan sang buah hati,tanpa ia lebih dulu melihatnya.Nayra yang baru tersadar dan kondisinya yang masih belum pulih,tak memberi ia kesempatan untuk melihat aang buah hati saat dimakamkan
Hatinya sangat hancur dan terpukul.Sebagian hidupnya seolah hilang begitu saja,ketika harus menerima pahit yang ia terima
πΊπΊπΊπΊπΊ
__ADS_1