Gadis Cacat Milik Tuan Muda

Gadis Cacat Milik Tuan Muda
Tidak Tahu Balas Budi


__ADS_3

Setelah mendengar ucapan Nayra dari balik pintu,Gala pun pergi dengan perasaan kesal


"Kalau begitu,kenapa kau masih disini???Kenapa tidak pergi saja dari sini..Aku sangat membenci mu..Kau penghalang untuk ku bisa mendapat perhatian dari tuan muda..!!!"Ujar Dini


"Aku akan pergi,jika tuan mu menyuruh ku pergi dari sini..Aku juga tidak ingin mencari musuh.."Jawab Nayra dengan tegas


"Kalau gitu buktikan..Jangan cuma dari omongan saja..!!!!Gadis tidak tahu diri.."Ucap Dini yang akan keluar dari kamar Nayra,sambil menabrak pundak Nayra dengan keras


Nayra hanya menatap heran dengan sikap Dini yang terlalu berlebihan


"Tanpa kau suruh,aku juga ingin pergi dari sini,tapi kau tidak mengerti situasi ku.."Ujar Nayra pada dirinya


Malam hari..


Nayra yang tadinya sudah tertidur lelap,tiba tiba terbangun dan ingininum.Seperti biasa ia keluar kamar untuk mengambil air mineral di dapur.Sesampainya di dapur ia melihat pak Satyo sedang membuat teh.Nayra langsung menghampirinya


"Pak Satyo..Kenapa belum tidur??"Tanya Nayra dengan ramah


"Oh..Nona Nayra..Saya belum bisa tidur.."Jawab pak Satyo

__ADS_1


"Dan pak Satyo ingin minum teh agar bisa tidur?"Tanya Nayra menebak


"Ah..Tidak..Ini untuk tuan..Dia meminta saya untuk membuatkannya.."Jawab pak Satyo menjelaskan


"Tengah malam begini pak?"Tanya Nayra terheran


"Ya..Ini sudah biasa ia lakukan..Maaf,saya harus mengantarkan teh ini dulu.."Ujar pak Satyo beranjak akan pergi


"Tunggu pak..Apakah boleh saya saja..Bapak istirahat saja."Ujar Nayra menawarkan dirinya untuk mengantarnya


"Tidak usah nona..Ini bukan tugas nona.."Jawab pak Satyo menolak


"Tidak apa apa pak..Saya senang melakukannya..Dan lagi jangan panggil saya nona..Saya juga pelayan dirumah ini..Ini terdengar kurang enak..Sini pak."Ujar Nayra memaksa untuk mengantarkan teh itu untuk Gala


"Baik lah..Antarkan teh ini ke kamar nya..Dan terima kasih Nayra.."Ucap pak Satyo


"Sama sama pak..Kalau begitu saya antarkan dulu ya..Selamat malam pak.."Ujar Nayra yang akhirnya mengantarkan teh untuk Gala ke kamar nya


Pak Satyo hanya mengangguk tersenyum

__ADS_1


Nayra pun mengantarkan teh kekamar Gala.Sebelum masuk,ia pun mengetuk pintunya terlebih dulu


Tok..Tok


"Permisi..Tuan..Saya mengantarkan teh ini untuk tuan."Ujar Nayra dari balik pintu kamar Gala


Tapi Nayra tak mendengar suara dari dalam kamar Gala.Nayra pun mencoba mengetuk pintu kamar Gala beberapa kali


Dan tetap saja tak ada jawaban dari Gala


"Sepertinya si tuan muda sudah tidur..Ya sudah lah,aku kembalikan saja kedapur."Ujar Nayra pada dirinya dan beranjak meninggalkan kamar Gala


Tapi pintu kamar Gala pun seketika terbuka.Terlihat Gala yang berdiri didepan pintu kamarnya dengan tatapan dingin.Nayra pun langsung menoleh dan mengangguk saat ia berdiri dihadapan Gala


"Maaf tuan..Mengganggu istirahat tuan,saya hanya ingin mengantarkan teh ini dari pak Satyo."Ucap Nayra dengan sopan


Gala pun tak menjawab dan tetap diam menatap Nayra dingin


Nayra yang merasa sedikit cemas dengan tatapan dan raut wajahnya yang sepertinya tidak senang,ia memilih cepat menaruh teh tersebut diatas nakas dikamar Gala fan bergegas untuk keluar dari kamar Gala

__ADS_1


"Tehnya sudah saya taruh disana tuan..Saya permisi.."Ujar Nayra sambil menundukkan kepala dan keluar dari kamarnya


"Gadis tidak tahu balas budi.."Ucap Gala dengan nada dingin tanpa menoleh sedikit pun kearah Nayra


__ADS_2