
Seketika membuat langkah Nayra terhenti.Ia begitu terkejut mendengar ungkapan Gala yang tiba tiba saja menganggap dirinya tidak tahu balas budi
Nayra langsung menoleh kearah Gala,dengan menatap Gala bingung
"Apa maksud tuan??Kenapa tuan bicara begitu??"Tanya Nayra masih bingung
"Ternyata seperti ini sifat aslimu..Terlalu munafik,hanya menggunakan kecacatan mu untuk menutupi sifat aslimu."Ucap Gala menyindir dengan nada dingin
"Saya tidak mengerti maksud tuan apa."Jawab Nayra yang masih tidak mengerti
"Kalau kau memang tidak bisa menghargai kebaikan orang,silakan kau tinggalkan tempat ini..Tidak ada gunanya aku menolongmu,walaupun aku benar benar berniat untuk menebus kesalahanku..Ternyata aku justru seperti orang bodoh dimatamu..Dan kau tidak ada bedanya dengan kakakmu yang brengsek itu..Kalian benar benar manusia sampah..!!!"Ungkap Gala dengan nada tinggi
Hal itu langsung membuat Nayra sangat terkejut,dan masih terus bingung dengan semua yang diucapkan oleh Gala.Nayra kembali menerima penghinaan yang dilontarkan oleh Gala.Tidak tahu kesalahan apa yang ia buat,hingga membuat Gala melampiaskan semua kemarahannya pada dirinya
__ADS_1
"Sa..Saya salah apa ?Kenapa tuan bicara seperti itu?"Tanya Nayra dengan sedikit ketakutan
"Diam kau gadis munafik..!!!Segera angkat kaki dari rumahku..Jangan pernah lagi kau muncul di hadapanku..Gadis miskin tidak tahu diri..!!!"Bentak Gala dengan emosi,melampiaskan semua kemarahannya pada Nayra
Nayra pun merasa syok dengan bentakan dan kata kata Gala yang begitu menyakitkan.Ia pun tak dapat bicara apa pun lagi.Dan seketika air matanya pun menetes perlahan,dengan tubuh yang gemetaran
"Baik tuan ."Jawab Nayra mengangguk dengan nada yang gemetaran juga
Hari yang semakin malam,Nayra terus berjalan pelan pelan dan berhati hati.Ia hanya berjalan seorang diri tanpa membawa apa pun,bahkan uang sepeser pun.Sejak ia tinggal dikediaman Gala,Ia sama sekali tidak memiliki uang lagi,karna penghasilan yang biasa ia dapatkan dari berjualan sudah tidak ia lakukan lagi
Sementara Gala hanya bisa meluapkan semua emosinya dengan membuang semua barang barang yang ada dihadapannya.Emosinya mulai tak terkontrol jika mengingat apa yang diucapkan Nayra .Seolah Nayra tak menghargai niat tulusnya untuk menebus kesalahannya dimasa lalu,walaupun Nayra belum mengetahuinya
"Erggghhh...Kau benar benar membuatku muak ...!!!"Teriak Gala melempar gelas yang ada dihadapannya ke dinding,hingga pecah berjatuhan
__ADS_1
Gala hanya bisa menatap tajam ia tak mengira jika kebaikannya masih saja diragukan oleh Nayra
"Aku bersumpah tidak akan melihatmu lagi..Kau sungguh gadis munafik..!!"Ujar Gala pada dirinya
Beberapa bulan kemudian..
Setelah Nayra diusir dari kediaman Gala,Nayra pun kembali kekehidupan normalnya.Ia pun tak pernah bertemu dengan Gala sekali pun.Dan kondisi sang ayah pun juga mulai sehat
Sedangkan Gala,hidupnya justru semakin tak beraturan.Ia semakin arogan,dan gampang emosional.Ia menganggap setelah mengusir dan bersumpah tidak akan bertemu dengan Nayra lagi,justru bayangan Nayra masih terus membayangi pikirannya
Perasaannya kembali merasa bersalah,merasa yang dilakukannya sudah berlebihan tanpa ia sadari.Rasa emosional yang menyelimuti hatinya membuatnya tidak terkendali.Namun kembali ia memiliki gengsi yang besar,dan berusaha untuk tidak memikirkan Nayra lagi
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1