
"Ta..Tapi..Bagaimana bisa??Bukankah selama ini tuan sangat membenci saya??Dan lagi apa tuan tidak sadar,dengan siapa anda menyukai?Saya gadis cacat,miskin dan hina?Itu yang selalu tuan cap pada diri saya??"Tanya Nayra mengungkit semua yang pernah Gala katakan tentang dirinya
"Ya..Aku memang kejam,sudah mengatakan hal yang seharusnya tidak ku katakan..Aku sadar,aku memang terlalu sombong dan angkuh..Dan aku menginginkan mu agar kau bisa mengubah hidupku.."Jawab Gala menjelaskan
"Maaf tuan..Saya tidak bisa..Ini tidak masuk akal..Dan sangat berlebihan..Saya memang cacat dan miskin,tapi tidak akan mungkin orang hebat seperti tuan bisa menyukai saya..Yang pada awalnya tuan membenci saya.."Jawab Nayra menolak dengan tegas
"Tapi rasa benci itu bisa berubah menjadi suka bukan??Plis Nayra..Jangan menolak.."Ujar Gala yang memohon sambil menggenggam kedua tangan Nayra dan masih berlutut
Nayra pun semakin bingung dengan sikap Gala
"Tapi..Saya tetap tidak bisa tuan..Ini pasti hanya rasa bersalah tuan,bukan karna perasaan tuan..Jangan mempermainkan perasaan tuan atau pun saya.."Jawab Nayra yang terus menolak
"Aku tidak mempermainkan perasaanku atau pun kau..Aku serius..Kenapa kau sulit sekali untuk percaya???"Ujar Gala menegaskan
Nayra pun melepaskan tangannya dari genggaman Gala
"Tuan..Ini sudah malam,sebaiknya tuan pulang..Karna saya ingin istirahat.."Ucap Nayra mengalihkan ucapan Gala
__ADS_1
"Aku tidak akan pulang sampai kau menerima ku..Dan lagi pula aku tidak membawa mobil..Bahkan ponsel juga tidak ku bawa."Jawab Gala menolak pulang
"Hah???"Seru Nayra menatap heran pada Gala
Nayra pun akhirnya terpaksa membiarkan Gala menginap dirumahnya.Karna hari memang sudah semakin malam.Dan Nayra pun tak bisa mengusir Gala begitu saja.Karna Gala tak membawa mobilnya dan juga ponsel untuk menghubungi pak Satyo.Bahkan dompet pun ia tak membawanya.Nayra hanya merasa heran kenapa Gala tak membawa apa pun saat ia akan keluar rumah
"Tuan tidur dikamar ayah saya..Jangan mengeluh karna ini bukan kamar mewah seperti tuan punya..Dan saya juga terpaksa mengijinkan tuan menginap dirumah saya,karna saya juga tidak tega untuk mengusir tuan.."Jelas Nayra sedikit cuek
"Kau tidak menemaniku disini?"Tanya Gala dengan polosnya
Tanpa menanggapi pertanyaan Gala,Nayra pun beranjak meninggalkan kamar ayahnya
Tapi..
"Tunggu.."Seru Gala
Membuat langkah Nayra terhenti tanpa menoleh
__ADS_1
Gala pun berjalan kearah Nayra dan tanpa pikir panjang,Gala langsung memeluk tubuh Nayra dari belakang dengan sangat erat
Sontak membuat Nayra terkejut dan berusaha melepas tubuhnya dari dekapan Gala
"Hanya sebentar..Aku benar benar sangat merindukanmu..Aku mulai gila karna mu.."Ucap Gala dengan pelan
Nayra akhirnya membiarkan dirinya dipeluk oleh Gala.Karna Nayra dapat merasakan bahwa Gala benar benar tulus tanpa paksaan.Namun Nayra pun tak bisa semudah itu mempercayai semua ungkapan perasaan Gala
Karna sejujurnya ia masih merasa sedikit trauma dengan semua ucapan yang sudah menyakiti hatinya.Walaupun ia harus berbohong jika dirinya sudah melupakan semua penghinaan yang pernah Gala katakan padanya
"Maaf tuan..Ini sudah malam..Istirahat lah.."Ucap Nayra langsung melepas kan dekapan Gala agar ia tak terbawa suasana
Gala hanya bisa menuruti perkataan Nayra dan tak bisa menolak.Nayra pun meninggalkan dirinya sendiri dikamar milik ayah Nayra
Aku tidak akan menyerah..Aku pasti akan memilikimu ..Secepatnya aku pasti akan menikahimu Nayra..Batin Gala dengan serius
......................
__ADS_1