
Gala pun mengambil obat luka tersebut,dan dengan langsung mengobati luka pada kaki Nayra
"Jangan..Biar saya sendiri..Saya bisa melakukannya ."Ujar Nayra menolak
"Diam lah..Aku tidak akan membiarkan wanita yang kucintai,melakukannya sendiri.."Jawab Gala menghalangi tangan Nayra
Nayra hanya bisa menatap Gala tanpa bersuara
Haruskah aku berdamai dengannya?Memberi dia kesempatan?Tapi hatiku masih meragukan keseriusannya.Batin Nayra bingung
"Sudah..Jika kita menikah,aku tidak akan membiarkan mu melakukan semua pekerjaan ini..Aku akan memperlakukan mu layaknya ratu dirumah ku.."Ucap Gala membuat Nayra menatap datar
Menganggap Gala mulai dengan kesombongannya
"Tapi saya tidak mau diperlakukan seperti itu..Saya terbiasa melakukan semua pekerjaan sendiri,tanpa menyusahkan orang lain..Terima kasih sudah mengobati luka saya.."Jawab Nayra dengan tegas dan beranjak bangkit kembali ke dapur
Gala pun hanya bisa menghela nafas panjang
Nayra melanjutkan memasaknya untuk sarapan paginya.Dan tak berapa lama sarapan pun siap.Gala kembali tak begitu selera melihat makanan yang telah disiapkan Nayra.Hanya telur dadar dan sayur tumis
"Kenapa??Tuan tidak selera??Kalau begitu minum susu ini saja.."Tanya Nayra menebak dari raut wajah Gala yang tak suka makanan yang ia hidangkan
__ADS_1
"Siapa bilang aku tidak selera..Aku akan memakannya."Jawab Gala yang langsung menyantap makanannya
nua
Nayra hanya menatap heran
"Jangan terlalu memaksakan diri tuan..Jika hanya untuk menarik simpati saya.."Ucap Nayra menyindir
"Hei..Kenapa kata katamu kejam sekali..Aku tidak memaksa..Aku benar benar akan memakannya..Kau lihat ini.."Jawab Gala langsung membuktikan dirinya memakan masakan Nayra
"Kau lihat kan??Aku memakannya bukan?"Tanya Gala
Dan langsung membuat Gala tersihir dengan senyuman manis yang tersirat dari wajah Nayra
Cantik sekali..Baru ini aku melihatnya tersenyum ..Puji Gala dalam hati
Setelah sarapan,Nayra pun bersiap siap untuk pergi bekerja
"Aku harus pergi bekerja..Anda pulang lah.."Ujar Nayra dan menyuruh Gala pulang
"Kau mengusirku??"Tanya Gala dengan polosnya
__ADS_1
"Bukan mengusir,tapi tuan memang harus pulang kan??Tidak mungkin tuan disini terus,dan saya juga harus bekerja."Jawab Nayra
"Berhenti lah bekerja..Kau ikut bersamaku ke mansion."Ujar Gala
"Tidak bisa..Untuk apa saya kembali ke mansion tuan??Saya sudah memiliki pekerjaan lain,dan untuk uang itu saya sudah mulai mengumpulnya..Tunggu sebentar.."Jawab Nayra menolak permintaan Gala dan berjalan kearah kamarnya
Tak berapa lama ia pun kembali dengan membawa sejumlah uang.Uang tersebut langsung ia berikan pada Gala
"Uang apa ini?"Tanya Gala bingung
"Uang yang saya janjikan untuk melunasi nya..Dari yang tuan bantu untuk biaya operasi ayah saya dan kakak saya..Memang sedikit tapi perlahan akan saya lunasi..Saya harap tuan bisa mengerti dsn menunggu."Jelas Nayra
Mendengar penjelasan Nayra,Gala seakan tak tahu harus bicara apa lagi.Dia pun berusaha menahan emosinya karna Nayra masih saja tidak menganggap kebaikannya
"Kau..Ntah apa yang harus aku katakan lagi padamu..Kau benar benar..."Ucap Gala yang tak tahu harus berkata apa lagi
"Kenapa??Apa ucapan saya ada yang salah?"Tanya Nayra bingung
"Sudah cukup membuang waktu ku seperti ini..Kau benar benar menguji kesabaran ku Nayra."Ujar Gala yang tanpa pikir panjang lagi langsung menggendong tubuh Nayra keluar dari rumahnya
......................
__ADS_1