Gadis Cacat Milik Tuan Muda

Gadis Cacat Milik Tuan Muda
Bonus Chapter 16


__ADS_3

Nadine meninggalkan Nathan begitu saja,tidak peduli dengan ucapannya yang menegaskan Nathan agar jangan berharap anak yang dikandungnya adalah anak Nathan.


Dari sebuah kesalahan yang dilakukannya,tanpa sadar jika kehamilannya ternyata adalah anak dari biologis Nathan.Tapi ia tidak mau jika Nathan bertanggung jawab atas anak yang dikandungnya.


Sebab dia sama sekali tidak mencintai Nathan sedikit pun.Perasaan yang hancur dan tidak terima dengan pengkhianatan yang dilakukan Brian sebelum ia menikah,membuat Nadine terpuruk.Sampai harus melampiaskannya dengan minum-minum yang beralkohol dan membuatnya mabuk berat.


Nathan yang tahu masalah yang dihadapi Nadine mencoba untuk menghiburnya,agar Nadine tidak terus terpuruk dalam kekecewaan yang dilakukan Brian padanya.


Tapi siapa sangka,pada malam itu menjadikan malam yang kelam untuk Nadine.Melihat Nathan yang dianggapnya seperti Brian,tanpa pikir panjang ia langsung melampiaskannya dengan ingin melakukan hubungan panas yang pernah ia lakukan sebelumnya dengan Brian.


Flashback :


"Brian..kenapa kau harus mengkhianati ku??kenapa kau harus menghancurkan perasaan ku??apa yang kurang dari ku Brian??apakah selama ini kau tidak pernah puas setiap kita melakukannya??" tanya Nadine dengan nada yang sudah mabuk berat.

__ADS_1


Nathan pun hanya terlihat bingung saat melihat Nadine yang sudah mabuk berat.


"Nadine,lebih baik kau istirahat saja..berhenti untuk minum lagi." ujar Nathan mengingatkan Nadine dan melarangnya.


"Jangan melarang ku minum..!! aku ingin terus minum dan kau harus menemani ku Brian.!" sentak Nadine yang tidak menyadari jika Brian yang dilihatnya adalah Nathan sebenarnya.


"Nadine,kau sudah mabuk berat..berhenti untuk minum lagi." ujar Nathan berusaha mengambil gelas yang ada ditangan Nadine agar membuatnya berhenti minum.


Nadine pun akhirnya membiarkan Nathan mengambil gelas dari tangannya.Saat Nathan baru saja akan meletakkan gelas tersebut,tanpa diduga Nadine langsung menyerang dirinya.Dengan sebuah ciuman yang mendadak dan melu*at bibir Nathan tanpa henti.Karena di pikiran nya sudah dibayangin oleh Brian terus,membuatnya seakan hilang akal dan ingin melampiaskan hasratnya pada Nathan yang masih belum sadar.


Namun,ia harus memendamnya karena selain Nadine mencintai pria lain tapi juga suatu alasan yang membuatnya tidak mungkin untuk memilikinya.


Dan mereka pun melewati malam yang panjang dengan saling menyalurkan hasrat satu sama lain.Tanpa pikir dan sadar jika yang mereka lakukan suatu saat akan menjadi masalah besar.

__ADS_1


*


*


Nadine akhirnya tiba di klinik kandungan,tapi baru saja tiba.Ia tanpa sengaja berpapasan dengan Lidya.Yang ternyata baru saja keluar dari klinik kandungan tersebut.


Sesaat Nadine menatap heran dengan Lidya yang baru saja keluar dari sana.


"Apa yang kau lakukan disini??" tanya Nadine dengan nada ketus.


"Menurut mu apa?jika seorang wanita yang sudah bersuami datang ke klinik kandungan??" tanya balik Lidya.


"Jangan bilang kau..?-" seru Nadine yang seakan tidak sanggup untuk mengatakannya.

__ADS_1


"Yah..saat ini aku sedang mengandung anak dari suami ku Brian..kenapa??apa kau terkejut??" ungkap Lidya dengan nada tenang tapi menatap Nadine begitu dingin.


"A..Apa??kau ha-hamil??" seru Nadine yang seketika syok mendengar Lidya hamil.


__ADS_2