
"Aduh..Perutku..Sakit..Ah..Sakit.."Lirih Nayra tiba tiba memegangi perutnya yang sakit
Membuat mereka langsung terkejut dan panik.Terutama Gala yang langsung menghampiri Nayra
"Kau kenapa sayang?"Tanya Gala langsung memapah tubuh Nayra dari belakang
"Perutku..Perutku sakit sekali..Sepertinya aku mau melahirkan..Akhhh..."Jawab Nayra berusaha menahan rasa sakitnya
"Cepat hubungi ambulans..!!!"Teriak Gala pada Alif
"Oke..Oke.."Jawab Alif dengan cepat menghubungi ambulans
πΈπΈπΈπΈ
Brian kembali mengunjungi kediaman Lidya.Dan kali ini ia tidak datang sendirian.Ia sengaja mengajak kedua orang tuanya untuk menemui keluarga Lidya
Lidya pun terkejut dengan kedatangan Brian bersama keluarganya
__ADS_1
"Hai..Sori kalau aku mengganggu waktumu..Apakah orang tua mu ada??"Sahut Brian tersenyum ramah
Lidya masih terlihat bingung dengan kedatangan Brian dan orang orang yang menurutnya tidak ia kenal
"A..Ada..Silakan masuk.."Jawab Lidya mempersilakan Brian dan orang tuanya masuk kedalam rumah
Lidya pun bergegas memanggil kedua orang tuanya.Dan tak berapa lama orang tua Lidya pun datang dan menyambut Brian dan juga orang tuanya
"Halo..Apa kabar nyonya..Kami adalah orang tua Brian..Maaf jika kedatangan kami mengangguk keluarga anda..Karna datang secara mendadak.."Jelas ibu Brian dengan sopan dan ramah
"Tidak apa apa nyonya..Saya senang bisa bertemu dengan orang tua Brian..Brian pemuda yang sangat baik.."Balas ibu Lidya dengan ramah juga
"Begini pak..Maaf sebelumnya jika kedatangan kami dengan tujuan yang mendadak tanpa berbicara kan dulu pada kalian,selaku kedua orang tua Lidya..Maksud tujuan kami kesini..Bahwa Brian anak kami berniat ingin meminang Lidya,jika bapak dan ibu mengijinkan ."Jelas ayah Brian
Seketika membuat Lidya tecengang dan terkejut
"Hah??Meminang??Tuan apa kau serius?"Tanya Lidya masih tak percaya dengan ucapan ayah Brian dan pandangannya tertuju pada Brian
__ADS_1
"Ya..Aku serius Lidya..Untuk apa bercanda??Sampai harus mengajak kedua orang tuaku bertemu keluargamu.."Jawab Brian menjelaskan
"Ta..Tapi..Maaf..Ijinkan saya berbicara dulu dengan anak om dan tante ya..Ayo tuan..Permisi.."Ujar Lidya sembari menarik tangan Brian dengan paksa.Dan mengajak Bria ke suatu tempat yang jauh dari rumahnya
"Tolong..Anda jelaskan ,apa maksudnya semua ini??Kenapa kau melakukan ini tanpa sepengetahuanku??Jangan melakukan sesuatu yang ceroboh tuan.."Tanya Lidya dengan protes
"Ceroboh apa??Aku tidak melakukan sesuatu yang ceroboh..Aku melakukan sesuatu yang benar..Aku sengaja tidak memberitahu mu,karna kau pasti akan menolak.."Jawab Brian
"Lalu tuan pikir dengan cara tuan sekarang,aku tidak akan menolak??Tuan sudah gila ya??Ingin mempermalukan keluarga tuan begitu??"Tanya Lidya lagi
"Ya..Aku memang sudah gila..Aku gila karnamu..Kau membuat hidupku berbeda..Menyadarkan ku menjadi orang yang lebih menghargai wanita..Aku..Aku jatuh cinta padamu,saat pertemuan kita pertama..Aku menarik di mata ku..Membuatku ingin tahu tentang dirimu..Ijinkan aku untuk hadir dalam kehidupanmu..Dalam sebuah ikatan pernikahan..Bukan hanya sebagai teman biasa.."Ungkap Brian dengan serius
"Aku tidak percaya tuan memiliki perasaan itu pada ku..Karna aku tidak memiliki perasaan apa pun pada tuan.."Jawab Lidya menolak
"Bagiku tidak masalah..Jika hanya aku yang memiliki perasaan ini..Karna waktu yang akan menjawabnya nanti..Percaya lah padaku..Aku sangat mencintaimu..Aku serius,dan tidak main main..Apa lagi harus melibatkan kedua orang tuaku.."Ungkap Brian lagi
Membuat Lidya masih bingung dengan ungkapan Brian
__ADS_1
ππππ