Gadis Cacat Milik Tuan Muda

Gadis Cacat Milik Tuan Muda
Bertemu


__ADS_3

"Bukan urusan ku dia hamil atau tidak."Jawab Veronica


"Seharusnya kau bisa seperti dia..Memberiku keturunan yang sudah lama ku inginkan..Tapi aku merasa heran kenapa kau masih saja tidak ingin hamil.."Ujar ayah Gala mulai protes


"Kenapa kau mengungkit hal itu..Hanya karna menantu mu hamil..Bukankah ini sudah menjadi kesepakatan kita diawal pernikahan..Jika aku tidak mau memiliki keturunan..Untuk apa kau membahasnya lagi?"Sahu Veronika yang sewot


"Karna aku masih tidak mengerti kenapa kau tidak mau memiliki keturunan..Kau masih menutupinya dari ku..Dan aku tidak tahu apa alasan mu begitu.."Ujar ayah Gala


Sesaat Veronica terdiam dengan sinis


"Atau jangan jangan kau wanita mandul??Yang memang tidak bisa memberiku keturunan??"Tebak ayah Gala


Seketika Veorinca menoleh kearah ayah Gala menatap tajam


"Jangan asal bicara..!!!"Sentak Veronica


"Kalau kau membantah perkataanku,aku ingin kau membuktikannya..Aku ingin kau memeriksa kesuburanmu..Jika benar tidak ada masalah dengan kesuburanmu,aku tidak akan menuntutmu untuk memiliki keturunan..Jika benar kau mandul,akhiri saja pernikahan kita..!!"Jelas ayah Gala dengan tegas


"Bicara apa kau ini?Meminta keturunan diusia mu yang sudah tua..Kau bahkan sudah memiliki cucu..Apakah menurutmu ini tidak lucu,jika kau memintaku keturunan lagi?"Sahut Veronica mulai emosi

__ADS_1


Sesaat sang ayah menarik nafas panjangnya.Dan sejenak mencerna ucapan Veronica,yang sebenarnya ada benarnya


"Ya sudah..Aku tidak akan memaksamu lagi untuk meminta keturunan..Tapi ku minta,tunjukan sikap baikmu sebagai mertua didepan Nayra..Dia anak yang baik,jangan membedakan,hanya karna dia berbeda kalangan dengan kita.."Ucap ayah Gala dan langsung pergi


🌺🌺🌺🌺


Malam hari ketika menjelang tutup toko,Lidya seperti biasa membereskan dan membersihkan lantai toko.Ketika selesai,ia pun hendak akan menutup pintu toko


Namun sesaat ia berdiri mematung,ketika dua orang yang amat sangat ia rindukan berdiri tepat dihadapannya


"Lidya.."Sahut ibu Lidya memanggil nama Lidya


"Mama..Papa.."Sahut Lidya perlahan berjalan kearah kedua orang tuanya


Bagaikan seperti mimpi,Jika ia akan bertemu dengan kedua orang tuanya saat ini


"Kenapa kau harus pergi ketempat sejauh ini nak?"Tanya sang ayah


"A..Aku..Hiks..Maafkan aku pa..ma.."Isak Lidya tak bisa menahan rasa sedih dan rindunya terhadap kedua orang tuanya

__ADS_1


Sang ibu dan ayah pun menghampiri Lidya dan memeluknya dengan sangat erat


"Hiks..Maaf..Maafkan aku ..Pa..Ma..Ini semua salahku..Salahku karna aku tidak mendengarkan nasehat kalian..Hiks.."Lirih Lidya dengan terisak karna merasa bersalah


"Iya nak..Mama dan papa mengerti..Tapi kamu tidak harus pergi dari rumah..Kami sangat mengkhawatirkan mu.."Jawab sang ibu yang juga menangis


"Benar..Kau tidak harus mengikuti ucapan papa..Papa tidak sungguh sungguh mengusirmu..Papa hanya memberimu ketegasan,agar kau tidak salah mengambil keputusan.."Sahut sang ayah


"Aku benar benar minta maaf pa..Ma..Hiks."Ucap Lidya lagi


"Ya..Sudah..Kita pulang ya nak..Jangan pergi kemana pun lagi..Kamu masih memiliki kami nak. Hiks.."Ucap ibunya melepas pelukannya dan mengusap usap rambut Lidya dengan lembut


Lidya pun mengangguk tersenyum


"Tapi..Bagaimana kalian tahu aku ada disini??Siapa yang memberitahu kalian??"Tanya Lidya penasaran


Dan seseorang pun muncul dari belakang kedua orang tua Lidya


💮💮💮💮

__ADS_1


__ADS_2